IPK Tinggi dan Pengalaman Antar Billy Kristiadi Putra Mahasiswa Berprestasi PTS Terbaik Sumatera Teknokrat Berarier di PLN

Billy Kristiadi Putra kelahiran Bandar Lampung, 14 Mei 1999. Ia beralamat di Jalan Nusantara Gang Garuda Nomor 60 Kelurahan Kotasepang, Kecamatan Labuhanratu, Bandar Lampung. Ibunya bernama  Sri

Wahyuni dan ayahnya Slamet Ardy. Pendidikan Bily ditempuh di SD Negeri 1 Labuhanratu,  SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung, dan SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Ia kemudian meneruskan pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia.

Menurut Billy, kuliah di Teknokrat adalah pengalaman pendidikan yang sangat luar biasa. Sebab, Teknokrat adalah universitas yang disiplin dari segala hal. Mulai dari cara berpakaian sampai hal lainnya.

Selain itu, Teknokrat mempunyai sarana dan prasarana yang baik, mempunyai unit kegiatan mahasiswa yang berprestasi. Sehingga tak heran jika saat ini Universitas Teknokrat Indonesia merupakan universitas terbaik se-Sumatera.

Selama kuliah Billy mendapatkan pelatihan-pelatihan yang mungkin belum tentu didapatkan di universitas lain. Dan itu sangat bermanfaat karena berguna baginya untuk dunia kerja. Dan itu merupakan keunggulan yang dimiliki Teknokrat.

Billy mengatakan, dosen di Teknokrat sangat berkualitas dan merupakan dosen-dosen yang dipilih melalui serangkaian  tes dengan standar nilai yang tinggi. Hal ini juga terbukti berdasarkan latar belakang pendidikan dosen-dosen Teknokrat yang berasal dari universitas-universitas unggulan di Indonesia.

Selama kuliah, ia dibimbing oleh dosen-dosen yang dalam penyampaian materi sangat mudah dipahami dan dalam menggunakan media pembelajaran sangat baik. Para dosen juga sangat mendukung mahasiswanya untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dengan mengajak dan membimbing mahasiswa dalam mengikuti lomba-lomba, mengajak mahasiswa dalam mengikuti pelatihan dan seminar yang tentunya akan bermanfaat untuk mahasiswa.

Dosen-dosen di Teknokrat, kata dia, dalam memberikan motivasi untuk mahasiswa agar sukses dan maju dimulai dari perkuliahan dengan menceritakan pengalaman prestasi mereka ataupun rekan-rekannya mengenai awal mula memulai karier sampai keberhasilan.

Ini tentu menjadi motivasi bagi mahasiswa-mahasiswa. Selain itu, dosen-dosen sering mengingatkan dan memberikan nasihat kepada mahasiswa. Para dosen juga memberikan dukungan kepada mahasiswa dengan memberikan informasi-informasi yang bermanfaat mengenai kegiatan pelatihan, seminar, dan lomba-lomba untuk diikuti.

Untuk infrastruktur yang dimiliki oleh Teknokrat, kata dia, sangat baik. Gedung yang banyak dan bertingkat sehingga suatu kesenangan karena bisa melihat pemandangan di sekitar kampus. Selain itu ruang kelas di kampus memiliki suasana yang nyaman dan sejuk.

Serta memiliki fasilitas pendukung pendidikan yang lengkap di dalam ruang kelas. Selain itu, juga memiliki laboratorium yang bagus dan nyaman sebagai pendukung mahasiswa dalam menjalankan kegiatan mata kuliah praktik dan memiliki lingkungan kampus yang sejuk dan asri.

“Saya aktif mengikuti organisasi Himpunan Mahasiswa Manajemen sebagai ketua Divisi Kewirausahaan,” ujarnya. Selama proses pendidikan, Billy aktif di kegiatan perkuliahan dan bisa dibilang mahasiswa yang rajin. Sehingga dirtinya bisa lulus kuliah dalam waktu 3 tahun 6 bulan dengan IPK 3,93.

“Pada masa perkuliahan saya juga sering diajak oleh dosen untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kampus dan menjadi pantia penyelenggara,” tambahnya.

Billy menceritakan pengalaman sewaktu tes sampai dengan bekerja. Awal mula bekerja di PLN ULP Tanjungkarang yaitu pada saya menjalankan praktik kerja lapangan di semester pendek pada semester 6. Pada saat itu, ia bersama 3 teman menjalankan PKL selama 2 bulan. Setelah selesai PKL, karena pada saat itu pandemi covid-19 dan juga kebetulan SKS sudah habis, dirinya melanjutkan untuk skripsi.

“Saya memutuskan izin di PLN ULP Tanjungkarang untuk melakukan penelitian. Saya diizinkan untuk melakukan penelitian sekaligus membantu karyawan di sana. Itu juga kesempatan yang besar bagi saya untuk belajar dan menambah wawasan serta pengalaman di dunia kerja,” ujarnya.

Billy menambahkan, pada saat itu pun dia memutuskan izin tidak ke PLN ULP Tanjungkarang lagi karena data-data yang dibutuhkan sudah didapatkan. Billy juga memutuskan fokus dengan skripsi. Barulah setelah satu bulan lebih ia dipanggil kembali untuk membantu pekerja di sana dan beberapa bulan setelahnya karena paham dalam mengerjakan pekerjaan di PLN ULP Tanjungarang, ia dites.

“Bukan tes akademik atau yang lainnya, tetapi saya dites untuk melakukan pekerjaan langsung dan diwawancarai mengenai kuliah saya dari pengalaman organisasi, pengetahuan yang didapat dari kampus mengenai program studi saya, dan prestasi serta IPK,” kata dia.

Barulah ketika ia berhasil melalui itu semua, ia diangkat menjadi karyawan kontrak pada perusahaan yang juga mempunyai kontrak dengan PLN yaitu PT. Sapta Karya Manunggal.

Mengenai tugas pokok di perusahaan, Billy merupakan staf administrasi dan pelayanan pelanggan P2TL (penertiban pemakaian tenaga listrik). Tugasnya adalah membantu dan memberikan pelayanan kepada pelanggan yang terkena penertiban pemakaian tenaga listrik mulai dari awal pemeriksaan sampai penyelesaian administrasi.

Selain itu, ia juga melayani pengaduan pelanggan yang mengalami permasalahan pada rekening listriknya atau pada KWH meter pelanggan.

“Perusahaan tempat saja bekerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) yaitu PLN Unit Layanan Pelanggan Karang yang beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 14, Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung yang bergerak di bidang energi,” ujarnya.

Billy punya pesan kepada mahasiswa Teknokrat. Ia bilang mahasiswa Teknokrat harus maju dan berkembang. Caramya  denghan mengikuti semua program yang diadakan kampus, mulai dari kegiatan pelatihan sampai seminar-seminar.

Sebab, Teknokrat sering mengadakan pelatihan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk dunia kerja nantinya..

“Belum tentu ini didapatkan di universitas lain. Selain itu Teknokrat juga sering mengadakan seminar dengan narasumber yang menginspirasi. Teknokrat juga memiliki unit kegiatan mahasiswa yang beragam dan berprestasi yang tentunya membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensinya,” kata dia.

“Mahasiswa harus cari dan kenali bakat yang dimiliki dan ikuti kegiatan-kegiatan yang ada di kampus karena dapat membantu mereka dalam mengembangkan potensi,” tutupya.

Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, peran alumni cukup sentral.

Sebab, peran mereka selama menjadi mahasiswa juga menjadi palagan yang akan tetap dikenang. Ia berterima kasih atas apresiasi alumni terhadap prestasi Teknokrat sebagai kampus terbaik I se-Sumatera versi Webometrics.

Mahathir mengatakan, kualitas lulusan juga menjadi perhatian. Sebab, inilah salah satu bukti bahwa kampus ini mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja secara profesional. Baik di instansi maupun membuka lapangan kerja.

Oleh sebab itu, Mahathir meminta alumni tetap berkomunikasi dengan kampus. Peran mereka sekarang, kata dia, adalah memberikan masukan kepada kampus.

Juga memberikan motivasi kepada adik-adik mereka yang sedang kuliah. Tujuannya, supaya menyelesaikan pendidikan sesuai dengan waktu yang ditentukan dan meraih prestasi akademik yang memuaskan.