KESALAHAN KESALAHAN DALAM PEMBUATAN CV

Saat melamar kerja CV merupakan komponen yang penting. Pada saat membuat dan melampirkan CV ketika melamar kerja, ditemukan kesalahan yang ditemukan rekruter dalam cv – cv tersebut. Pada saat pembuatan CV banyak pelamar kerja yang lupa untuk memerhatikan detail yang ada. Perlu diketahui setiap detail yang ada di CV itu penting dan memiliki peran penting menurut sudut pandang padan tiap kerja incaranmu. Berikut ini adalah kesalahan dalam Membuat CV yang sering terjadi.

Banyaknya typo pada saat membuat CV (salah ketik)

Kesalahan yang sangat umum terjadi ketika membuat CV yaitu typo atau salah ketik. CV merupakan perwujudan kita untuk dapat dilihat oleh tim rekruter. Cara menghindari typo ada caranya yaitu kamu perlu membaca dan meneliti ulang CV yang telah selesai diketik. Lakukan review CV kita secara maksimal agar menghindari tingkat typo yang terjadi.

Pembuatan CV yang Sangat Kreatif

Kesalahan dalam membuat CV selanjutnya yaitu membuat cv yang sangat kreatif. Buatlah CV dengan format yang sederhana, akan tetapi tetap modern. Sekarang banyak perusahaan di industri kreatif contohnya startup, e-commerce, stasiun radio hanya memerlukan CV yang tidak terlalu kaku untuk format pembuatan  CV. Perlu diperhatikan bahwa kita harus tetap hati-hati. Karena sekarang CV yang terlalu kreatif sulit terbaca oleh aplikasi yang bernama applicant tracking system (ATS).  Aplikasi ATS adalah aplikasi yang digunakan oleh rekruter untuk menyaring curriculum vitae  untuk setiap kandidat. Aplikasi ini akan melakukan pembacaan untuk setiap cv jika CV kita sulit terbaca oleh ATS ini maka peluang kita untuk lolos seleksi akan mengecil. Dengan Demikian untuk masuk di pekerjaan impian akan semakin sulit didapatkan.

Sesuatu yang Tidak Valid Dimasukkan Kedalam CV

Membuat kebohongan seperti contohnya mengaku IPK 3.25 yang pada kenyataannya IPK kita hanya 3.00 untuk memenuhi syarat minimal pekerjaan yang dituju, data persebut merupakan data yang tidak valid. Akibatnya bisa jadi tim rekruter nantinya bisa meminta langsung ijazahnya untuk di cek kevalidan nya, hal ini merupakan kesalahan yang sangat fatal apabila kita terapkan ketika membuat CV. Kunci utama dalam bekerja adalah jujur,, dengan Jujur dari hal kecil dapat menjadi modal untuk mendapat kepercayaan dari seorang atasan lebih besar.

CV Bukan Pertanyaan Esai,  Jadi Jangan Membuat Terlalu Panjang

Banyak Pelamar pekerjaan pada saat mencari kerja sering membawa CV yang jumlahnya berlembar-lembar. Bahkan mencapai 4 lembar, itu pun belum termasuk cover letter, sertifikat Kegiatan dan lain – lainnya. Perlu diingat dalam membuat CV itu bukan menjawab pertanyaan esai yang harus panjang lebar. Dengan CV yang panjangan  tidak akan menjamin dapat diterima pada sebuah instansi atau  perusahaan, dampaknya membuat rekruiter kesulitan dalam menemukan hal utama didalam CV kita.  Setidaknya dalam membuat CV maksimal 2 halaman saja agar biodata diri akan secara efektif dapat terbaca.

Jangan Menulis Perihal yang Menyangkut privasi Diri

Dalam membuat CV jangan sampai kita menulis kesan buruk terhadap kantor atau tempat kerja kita terdahulu, jangan menyampaikan informasi yang sifatnya tertutup untuk kalangan terbatas. Jangan Membuat CV yang bertujuan untuk menciptakan kontroversi yang akan membuka rahasia dari sebuah perusahaan kepublik. Kita harus bijak dalam memasukkan info ke dalam CV. Hal –  hal privasi perti alamat blog, nama orang ataupun pengalaman kerja yang bersifat rahasia alangkah baiknya tidak perlu ditulis, sekalipun kita sangat berperan aktif dalam tempat tersebut.

Baca Juga : Cara Sederhana dalam Membuat Sistem Keamanan Pintu Rumah kita

Informasi yang Tulis Terlalu Banyak

Kesalahan yang sangat umum terjadi saat pembuatan CV yaitu memasukkan informasi yang terlalu banyak yang dicantumkan kedalam CV. Seperti contohnya yaitu kita pada saat kuliah dahulu aktif dalam pekerjaan freelance, aktif organisasi internal maupun eksternal kampus, dilanjutkan lagi dengan berbagai macam penghargaan yang diberikan kampus. Akan tetapi alangkah baiknya jika prestasi itu tidak perlu semua kita masukkan dalam CV, pilihlah prestasi yang derajatnya lebih tinggi dari pada prestasi – prestasi yang kita dapatkan. Terlalu banyak dalam memasukkan informasi akan menutupi penilaian untuk poin utama yang seharusnya kita tampilkan.Usahakanlah dalam pembuatan CV dilakukan penyesuaian dengan posisi yang ingin kita lamar. Semua hal yang berhubungan dengan prestasi dan pengalaman kerja yang tidak ada berhubungan  dengan tempat kerja yang ditargetkan lebih baik simpan dulu, jangan dimasukkan kedalam CV kita. Masih ada kesempatan untuk kita menjelaskan semua prestasi yang kita dapatkan selama ini yaitu pada saat sesi wawancara, itulah kesempatan kita untuk dapat menjelaskan semua hal yang ada di luar hal profesi.

Translate »