Bandar Lampung – Mahasiswa Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus berdampak terbaik di Lampung, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMKN 4 Bandar Lampung dengan mengusung tema “Membangun Profesionalisme Siswa SMK melalui Pelatihan Etika Customer Service dan Telephoning Berbasis Simulasi.” Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan siswa dalam bidang pelayanan pelanggan dan komunikasi profesional, sebagai bekal penting menghadapi dunia kerja dan industri jasa.
Kegiatan PkM tersebut diikuti oleh siswa kelas XI AK 3 SMKN 4 Bandar Lampung dan berlangsung secara interaktif melalui kombinasi pemaparan materi, pemutaran video edukatif, demonstrasi langsung, hingga simulasi praktik pelayanan pelanggan.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Annisa Marcella Novelia, Azkiya Azahra Guntur S., Fella FisuTara, Riana Nur Indah Sari, dan Khaalisa Aufa Salsabila, di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah Kesekretarisan Universitas Teknokrat Indonesia, Masnia Rahayu, S.S., M.Hum.
Pada sesi awal, para peserta mendapatkan materi mengenai profesionalisme di dunia kerja yang mencakup aspek disiplin, tanggung jawab, etika kerja, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan komunikasi.
Dalam penyampaian materi, siswa diajak memahami bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga oleh sikap, karakter, dan etika profesional yang baik.
Selanjutnya, materi difokuskan pada peran customer service sebagai garda terdepan perusahaan dalam menjembatani komunikasi dengan pelanggan. Siswa mempelajari tugas dan tanggung jawab layanan pelanggan, teknik pelayanan yang efektif, penanganan keluhan, serta strategi menjaga kepuasan pelanggan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan telephoning atau komunikasi melalui telepon secara profesional, mulai dari cara menerima panggilan, memperkenalkan diri, menyampaikan informasi dengan jelas, hingga menutup percakapan dengan sopan dan beretika.
Untuk memperkuat pemahaman, tim mahasiswa menampilkan video pembelajaran serta melakukan demonstrasi langsung terkait pelayanan pelanggan dan komunikasi telepon.
Dalam simulasi customer service, mahasiswa memperagakan penanganan keluhan pelanggan terkait barang yang tidak sesuai pesanan. Sementara pada simulasi telephoning, ditunjukkan bagaimana melayani pelanggan yang menanyakan status pesanan secara profesional.
Sesi simulasi menjadi bagian yang paling menarik perhatian karena siswa diberi kesempatan untuk berperan langsung sebagai pelanggan maupun petugas layanan. Metode ini membuat pembelajaran terasa lebih nyata dan aplikatif.
Kegiatan ini mendapatkan respons sangat positif dari para siswa. Mereka terlihat aktif bertanya, berdiskusi, dan antusias saat mengikuti praktik simulasi.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik langsung sangat membantu dalam memahami materi.
“Materinya menarik dan mudah dipahami karena tidak hanya dijelaskan secara teori, tetapi juga dipraktikkan. Kami jadi lebih memahami bagaimana cara melayani pelanggan dan berkomunikasi melalui telepon dengan baik dan profesional,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, tim mahasiswa memberikan hadiah kepada peserta yang aktif dalam kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya menguasai teori di bangku kuliah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung dalam peningkatan kompetensi masyarakat, khususnya siswa SMK.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, PkM ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UTI mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi peningkatan kompetensi generasi muda. Ini sangat penting dalam menyiapkan SDM yang siap kerja dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pengabdian tersebut dan menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kualitas pendidikan berbasis praktik dan kebutuhan industri.
“Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berbasis praktik dan kebutuhan nyata dunia industri. Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Rektor
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi siswa berbasis keterampilan praktis, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan komunikasi profesional dan siap bersaing di dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, etika kerja, dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia usaha dan industri. Ayo Kuliah di Teknokrat silahkan klik link website berikut ini : https://spmb.teknokrat.ac.id/
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#PengabdianKepadaMasyarakat