PENDAFTARAN

KAMPUS BERDAMPAK !! Universitas Teknokrat Indonesia dan University of Northern Philippines Kolaborasi Perkuat Literasi AI dan Transformasi Digital Pendidikan

Bandar Lampung – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi digital dalam dunia pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap proses pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Merespons perkembangan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia bersama University of Northern Philippines dan SMA Perintis 2 Bandar Lampung menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional pada Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa KIP-Kuliah Universitas Teknokrat Indonesia Borong Lima Penghargaan di PIMKIPNAS 2026

Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kampus Berdampak tersebut mengangkat semangat kolaborasi internasional dalam memperkuat pemanfaatan teknologi pendidikan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industry, Innovation and Infrastructure.

Kolaborasi Indonesia-Filipina Hadirkan Perspektif Pendidikan Global

Kegiatan PkM Internasional berlangsung secara hybrid, dengan melibatkan peserta secara langsung di SMA Perintis 2 Bandar Lampung serta peserta yang mengikuti kegiatan secara daring.

Program tersebut menghadirkan empat narasumber dari dua negara. Dari University of Northern Philippines hadir Dr. Jamaica Vizcarra-Garcia dan Dr. Dave Fontejon, EdD, sementara Universitas Teknokrat Indonesia menghadirkan Dosen Terbaik Dr. Afrianto, M.Hum. dan Dosen Terbaik Nicky Dwi Puspaningtyas, M.Pd.

Kehadiran narasumber dari Indonesia dan Filipina memberikan ruang pertukaran pengetahuan serta pengalaman mengenai perkembangan teknologi pendidikan. Kolaborasi tersebut sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai bagaimana teknologi dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dari perspektif lokal maupun internasional.

Guru dan Siswa Belajar Memanfaatkan AI Secara Kreatif dan Bertanggung Jawab

Materi kegiatan berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk mendukung proses pembelajaran. Para guru dan siswa SMA Perintis 2 Bandar Lampung tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis mengenai penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar.

Dosen Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Afrianto, M.Hum. dan Nicky Dwi Puspaningtyas, M.Pd., membawakan materi mengenai Interactive Digital Teaching Media.

Materi tersebut memperkenalkan berbagai pendekatan dalam pemanfaatan media pembelajaran digital interaktif sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, komunikatif, dan mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik.

Media digital interaktif dinilai dapat membantu guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif. Di sisi lain, siswa juga didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara kreatif untuk mendukung proses belajar.

Pertukaran Pengetahuan Perkuat Jejaring Pendidikan Internasional

Narasumber dari University of Northern Philippines turut memberikan perspektif internasional mengenai pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik.

Pertukaran perspektif antara akademisi Indonesia dan Filipina menjadi salah satu kekuatan utama kegiatan tersebut. Guru dan siswa memperoleh kesempatan untuk melihat perkembangan teknologi pendidikan tidak hanya dari lingkungan akademik Indonesia, tetapi juga dari pengalaman institusi pendidikan di Filipina.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas pada masa mendatang.

AI Diposisikan sebagai Mitra, Bukan Pengganti Guru

Di tengah pesatnya perkembangan AI, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya literasi digital serta penggunaan teknologi secara bijak, kritis, etis, dan bertanggung jawab.

AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat memperkuat kreativitas, efisiensi, dan efektivitas proses pembelajaran. Namun, pemanfaatannya tetap harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pendidikan yang mempertahankan peran guru serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Pendekatan tersebut penting agar perkembangan teknologi tidak hanya menghasilkan pengguna yang mampu mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga membentuk generasi yang mampu memahami manfaat, risiko, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Pembelajaran Pembangkit Tenaga Listrik melalui Kunjungan ke PLTA Batutegi

SMA Perintis 2 Apresiasi Kolaborasi dan Berharap Program Berkelanjutan

Kepala SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Aman Surya, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PkM Internasional yang melibatkan Universitas Teknokrat Indonesia dan University of Northern Philippines.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi guru dan siswa dalam memahami serta memanfaatkan AI dan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran.

“Kami sangat mengapresiasi Universitas Teknokrat Indonesia dan University of Northern Philippines yang telah memberikan pengalaman baru bagi guru dan siswa dalam pemanfaatan AI dan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Harapan kami, kerja sama ini dapat terus dilanjutkan secara reguler, terutama pelaksanaan PkM,” ujar Aman Surya.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas guru maupun peserta didik.

Rektor Teknokrat: AI Harus Menjadi Mitra dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa perkembangan AI perlu diiringi dengan peningkatan literasi digital dan kemampuan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pendidikan harus diarahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus membangun kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis dan kreatif.

“AI harus kita tempatkan sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Guru dan siswa perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif, tetapi tetap kritis, etis, dan bertanggung jawab. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong kolaborasi internasional yang memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Nasrullah menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan mitra internasional merupakan langkah strategis untuk memastikan perkembangan teknologi dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Rektor: Transformasi Digital Harus Berdampak pada Kualitas Pembelajaran

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan bahwa PkM Internasional tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan perspektif pendidikan Indonesia dan internasional.

“Kolaborasi dengan University of Northern Philippines memberikan pengalaman yang berharga bagi guru dan siswa untuk melihat praktik pemanfaatan teknologi pendidikan dari perspektif global. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga transformasi digital di sekolah tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk memperluas manfaat kerja sama internasional melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pendidikan dan masyarakat.

Dukung SDGs melalui Inovasi dan Infrastruktur Pendidikan Digital

Pelaksanaan PkM Internasional ini turut mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, melalui penguatan pemanfaatan teknologi digital dan inovasi dalam sektor pendidikan.

Selain itu, kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) karena mendorong peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Penguatan literasi AI, media pembelajaran digital interaktif, serta pertukaran pengetahuan lintas negara menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kolaborasi tersebut juga mendukung terciptanya akses terhadap pengetahuan dan praktik pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

Teknokrat Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan Adaptif di Era Digital

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang responsif terhadap perkembangan teknologi.

Kolaborasi bersama University of Northern Philippines dan SMA Perintis 2 Bandar Lampung menjadi contoh bahwa transformasi digital pendidikan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, sekolah, akademisi, guru, hingga peserta didik.

Ke depan, Universitas Teknokrat Indonesia berharap pemanfaatan AI dan teknologi digital di lingkungan pendidikan dapat terus berkembang secara inovatif, kritis, etis, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama akademik internasional antara Indonesia dan Filipina.

Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi perangkat pendukung pembelajaran, tetapi juga menjadi instrumen untuk menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas, adaptif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: KAMPUS BERDAMPAK !! Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Smart Weather Station Berbasis IoT untuk Sistem Peringatan Dini Cuaca

#PengabdianKepadaMasyarakat
#PKMInternasional
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak