PENDAFTARAN

Mahasiswi Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Dua Penghargaan Nasional di Edutalk Fair Competition 2026 Lewat Inovasi Lumpia Ubi Madu

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung. Kali ini, mahasiswi Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Edutalk Fair Competition 2026 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Baca Juga: Alumnus Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Bank Syariah Indonesia, Berawal dari Prestasi Internasional hingga Menjadi Profesional Perbankan

Tim yang terdiri atas Deanita Meivis Aulia, Destiana, dan Yuliana Puspa Lita Herman sukses membawa pulang penghargaan Bronze Medal serta Favorite Poster Business Plan melalui karya inovatif berjudul “Inovasi Produk Lumpia Ubi Madu sebagai Upaya Peningkatan Produk Pangan Lokal yang Kreatif dan Bernilai Jual Tinggi.”

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung dalam menghasilkan ide-ide kreatif yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan potensi pengembangan usaha berbasis pangan lokal.

Bersaing dengan Ratusan Peserta dari Kampus Ternama Indonesia

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diikuti oleh 238 peserta yang berasal dari 93 perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi yang turut ambil bagian di antaranya Universitas Indonesia, IPB University, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Semarang, Binus University, Telkom University, dan berbagai kampus unggulan lainnya.

Dalam kompetisi tersebut, tim Universitas Teknokrat Indonesia yang dibimbing oleh Febrian Eko Saputra, S.M., M.S.M. berhasil menarik perhatian dewan juri melalui konsep pengembangan produk lumpia berbahan dasar ubi madu yang dikemas secara kreatif dan memiliki prospek bisnis yang menjanjikan.

Produk inovatif tersebut dipresentasikan pada kategori Kuliner dan Fashion, dengan fokus pada peningkatan nilai tambah komoditas pangan lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.

Mengangkat Potensi Pangan Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Melalui inovasi yang dikembangkan, tim mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia berupaya menghadirkan alternatif produk pangan yang tidak hanya lezat dan inovatif, tetapi juga memiliki daya jual tinggi.

Pemanfaatan ubi madu sebagai bahan utama menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus mendorong masyarakat agar lebih mencintai produk-produk pangan daerah.

Selain itu, konsep bisnis yang disusun oleh tim dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha berbasis UMKM yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu memahami teori bisnis dan akuntansi di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut menjadi solusi nyata yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

Bukti Kualitas Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia

Capaian ini semakin memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun kewirausahaan.

Keberhasilan meraih penghargaan di tengah persaingan yang ketat dengan peserta dari kampus-kampus besar Indonesia menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki daya saing, kreativitas, serta kemampuan inovasi yang tidak kalah dengan mahasiswa dari perguruan tinggi ternama lainnya.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara 3 Nasional Cyberware CTF 2026, Buktikan Keunggulan di Bidang Keamanan Siber

Apresiasi Pimpinan Universitas

Pembina Yayasan: Prestasi Mahasiswa Menjadi Kebanggaan Bersama

Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan ide kreatif menjadi karya inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa dan dosen pembimbing yang terus berkolaborasi menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.

Rektor: Inovasi Mahasiswa Harus Memberikan Dampak Nyata

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa kampus terus mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi inovatif yang mampu menciptakan solusi atas berbagai tantangan di masyarakat.

“Kami selalu mendukung mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, jiwa kewirausahaan, dan kemampuan inovasi. Karya yang dihasilkan tim mahasiswa Akuntansi ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana yang berbasis potensi lokal dapat memberikan nilai ekonomi yang besar apabila dikembangkan dengan baik,” kata Nasrullah Yusuf.

Ia menambahkan bahwa kampus akan terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Wakil Rektor: Bukti Mahasiswa Teknokrat Mampu Bersaing Secara Nasional

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian luar biasa yang diraih tim mahasiswa Akuntansi tersebut.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan unggul di tingkat nasional, bahkan di tengah kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi besar di Indonesia. Kreativitas dalam mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif,” ujar Mahathir.

Menurutnya, keberhasilan ini juga menjadi bukti efektivitas proses pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik, kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif, berani berinovasi, dan mengharumkan nama kampus di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Keberhasilan tim mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia melalui inovasi Lumpia Ubi Madu juga selaras dengan komitmen kampus dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Inovasi ini berkontribusi pada SDG 2 (Tanpa Kelaparan dan Ketahanan Pangan) melalui optimalisasi pemanfaatan komoditas pangan lokal yang bernilai gizi dan ekonomi. Selain itu, inovasi tersebut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membuka peluang pengembangan usaha kreatif berbasis UMKM yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, penggunaan bahan baku lokal dan pengembangan produk berkelanjutan juga mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui promosi produk pangan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan kemajuan bangsa melalui kreativitas dan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara III Nasional Lomba UI/UX KAIDAS 2026 lewat Inovasi Aplikasi AI Peduli Lingkungan

#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaTerbaikdiLampung
#MahasiswaTerbaik