Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Zafira Mutiara Pelangi, mahasiswa sekaligus Duta Teknokrat, berhasil meraih Juara I Kompetisi Pidato dalam ajang Leadership Education Program (LEP) 2026 yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Teknokrat Indonesia.
Pencapaian tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa UTI dalam mengembangkan kompetensi komunikasi publik, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur. Prestasi Zafira juga memperlihatkan bahwa program pengembangan kepemimpinan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah potensi sekaligus menguji kemampuan mereka dalam situasi kompetitif.
Bagi Zafira, keikutsertaannya dalam Leadership Education Program 2026 menjadi pengalaman pertama yang memberikan kesan mendalam.
Ia mengaku merasa terhormat karena mendapat kesempatan mengikuti program yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai latar belakang, potensi, dan pengalaman organisasi.
“Ini adalah pertama kalinya saya bergabung dalam Leadership Education Program, dan saya benar-benar merasa terhormat bisa terpilih tahun ini. Pengalaman ini sangat menyenangkan,” ujar Zafira.
Menurutnya, LEP tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan baru mengenai kepemimpinan dan pengembangan diri.
Selama mengikuti rangkaian program, Zafira memperoleh berbagai materi melalui seminar, pelatihan, dan sesi pembekalan yang menghadirkan narasumber dari berbagai bidang.
Beragam materi tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai kepemimpinan, komunikasi, pengembangan diri, serta kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Saya belajar banyak sekali materi dari berbagai narasumber yang sangat luar biasa,” kata Zafira.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Zafira dalam mengikuti kompetisi pidato sekaligus memperkuat pemahamannya mengenai arti kepemimpinan.
Dalam kompetisi pidato, Zafira mengangkat pesan mengenai makna kepemimpinan dan pentingnya membangun keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki keinginan untuk mencapai tujuan, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk memperjuangkan visi dan mengubah gagasan menjadi kenyataan.
“Menjadi seorang pemimpin yang sukses adalah tentang memiliki rasa percaya diri dan mewujudkan impian-impian kita menjadi kenyataan,” tegas Zafira.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari penampilannya dalam kompetisi. Kemampuan menyampaikan gagasan dengan percaya diri sekaligus membangun pesan yang relevan menjadi salah satu kekuatan Zafira hingga berhasil meraih posisi tertinggi.
Di balik prestasi tersebut, Zafira mengakui adanya dukungan dari lingkungan akademik dan sosial di Universitas Teknokrat Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada kampus, teman-teman, serta para dosen yang telah memberikan dukungan selama proses mengikuti program.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Teknokrat Indonesia. Terima kasih untuk kelompok teman-teman saya, dan terima kasih untuk dosen-dosen saya yang luar biasa. Berkat mereka, saya memiliki kesempatan untuk berada di sini dengan kesan yang sangat membahagiakan,” ungkapnya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari ekosistem yang membantu mahasiswa berani mengambil kesempatan, mengikuti kompetisi, dan mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Zafira Mutiara Pelangi.
Mahathir menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut sekaligus mendorong Zafira untuk terus mempertahankan semangat berprestasi.
“Prestasi ini patut diapresiasi. Kami berharap Zafira dapat terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat belajar, dan kembali meraih prestasi di berbagai kesempatan,” ujar Mahathir.
Menurutnya, capaian mahasiswa dalam bidang komunikasi, kepemimpinan, dan kompetisi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.
Prestasi Zafira dalam Leadership Education Program 2026 juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Pengembangan kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan gagasan menjadi bagian dari pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan kompetensi dan karakter mahasiswa.
Kegiatan tersebut juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan bekerja secara profesional merupakan kompetensi penting bagi generasi muda untuk memasuki dunia kerja serta mengambil peran produktif dalam pembangunan.
Selain itu, penguatan kapasitas mahasiswa sebagai calon pemimpin juga sejalan dengan semangat SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama dalam membangun generasi muda yang mampu berkomunikasi, mengambil peran, bertanggung jawab, dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Keberhasilan Zafira Mutiara Pelangi menjadi Juara I Kompetisi Pidato LEP 2026 semakin memperkuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan prestasi.
Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani tampil, mengasah kemampuan, mengikuti berbagai kompetisi, serta mengambil peran dalam kegiatan kepemimpinan dan pengembangan diri.
Sebagai Duta Teknokrat sekaligus mahasiswa berprestasi, Zafira diharapkan dapat terus menjadi representasi positif almamater dan mengembangkan kemampuan komunikasi serta kepemimpinannya untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan semangat Universitas Teknokrat Indonesia sebagai “Kampusnya Juara” dalam membentuk mahasiswa yang unggul, percaya diri, berkarakter, kreatif, dan siap menjadi bagian dari generasi pemimpin masa depan di tingkat nasional maupun global.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaTerbaikdiLampung
#MahasiswaBerdampak