Ini Alasan Kenapa Universitas Teknokrat Indonesia Dikenal Sebagai Kampus Terbaik di ASEAN!

Kampus Terbaik di ASEAN – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) telah lama dikenal sebagai perguruan tinggi berprestasi tinggi. Berdasarkan pemeringkatan dari berbagai lembaga kredibel, UTI selalu meraih peringkat yang baik, bahkan bersaing dengan kampus-kampus ternama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Peringkat Riset Tertinggi di ASEAN oleh Applied Higher Education

Sejak tahun 2023 hingga saat ini, Universitas Teknokrat Indonesia dinobatkan sebagai PTS peringkat 4 di ASEAN oleh Applied Higher Education ASEAN’s Private University Ranking. UTI disejajarkan dengan Binus University, Infrastructure University of Kuala Lumpur, dan Tarumanagara University. Selain itu, dalam bidang riset, UTI menduduki posisi pertama. Applied HE, lembaga pemeringkatan berbasis di Singapura, menilai perguruan tinggi berdasarkan pembelajaran, riset, reputasi internasional, internasionalisasi, reputasi alumni, dan pengabdian kepada masyarakat.

Peringkat Internasional di Webometrics

Dalam pemeringkatan terbaru Webometrics , UTI berada di posisi kedua setelah National University of Singapore pada kategori Impact rank, setara dengan Chiang Mai University, Suan Sunandhan Rajabhat University, dan Nanyang Technological University. Webometrics mengukur publikasi dan karya perguruan tinggi berdasarkan tiga indikator: impact (pengaruh website), openness (kebermanfaatan karya ilmiah), dan excellence (karya ilmiah bereputasi internasional).

Baca juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara di Ajang Internasional

Peringkat 100 Besar 4ICU UniRank Internasional

Berdasarkan pemeringkatan internasional 4ICU UniRank, UTI berada di peringkat 5 kampus top se-Indonesia dan posisi 1 besar untuk PTS Nasional diatas Binus University dan Telkom University. Teknokrat juga meraih peringkat 72 dari seluruh Universitas yang ada di ASIA. UniRank mensyaratkan perguruan tinggi diakui secara resmi, mampu memberikan gelar sarjana dan pascasarjana, serta menyediakan perkuliahan tatap muka berkualitas.

Pengakuan dari Times Higher Education World’s Impact Ranking

UTI juga dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Luar Pulau Jawa oleh Times Higher Education World’s Impact Ranking 2023. Times Higher Education menilai perguruan tinggi berdasarkan kontribusi mereka terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam pemeringkatan ini, UTI mendapatkan skor tinggi untuk SDG 4 Quality Education, SDG 8 Decent Work and Economic Growth, SDG 9 Industry Innovation, dan SDG 17 Partnership for the Goals.

Prestasi Mahasiswa Teknokrat di Ajang Internasional

Vina Qurrota Akyuningrum: Pertukaran Pelajar ke Amerika

Mahasiswa UTI juga berprestasi di ajang internasional. Vina Qurrota Akyuningrum dari program Pendidikan Bahasa Inggris mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika melalui program Global UGRAD USA.

Sekar Kinasih: Program YSEALI Academic Fellowship

Sekar Kinasih dari program Sastra Inggris terpilih dalam program YSEALI Academic Fellowship yang diselenggarakan oleh US Bureau of Education and Cultural Affairs The US Department of State.

Shavina Lestiani: Indonesia International Students Mobility Awards (IISMA)

Shavina Lestiani mengikuti Indonesia International Students Mobility Awards (IISMA) di Turki, program belajar selama satu semester yang disponsori penuh oleh Pemerintah Indonesia.

Bagas Maulana: Singapore-Indonesia Youth Leader Exchange Program (SIYLEP)

Bagas Maulana lolos dalam Singapore-Indonesia Youth Leader Exchange Program (SIYLEP), program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk meningkatkan diplomasi kepemudaan dan pemahaman lintas budaya.

Prestasi Mahasiswa Teknokrat di Bidang Teknologi Informasi

M. Hendro Junawarko: Juara 1 Nasional Lomba Keamanan Jaringan

Mahasiswa UTI juga unggul di bidang teknologi informasi. M. Hendro Junawarko meraih Juara 1 Nasional Lomba Keamanan Jaringan yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Tim Internet of Things Teknokrat: Juara 1 Nasional

Tim Internet of Things Teknokrat memenangkan kompetisi nasional yang diadakan oleh Universitas Mercu Buana. Tim ini terdiri dari Izudin Ismail, Bagas Setiawan, dan Lyla Putri Deviana dari program S1 Teknik Komputer.

Baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara dalam Kompetisi Robot Tematik Mahasiswa Indonesia

Fasilitas dan Program Pengembangan di Universitas Teknokrat Indonesia

UTI menyediakan berbagai program pengembangan bakat yang didukung infrastruktur lengkap seperti perpustakaan, laboratorium, gelanggang budaya dan olahraga, serta berbagai fasilitas lainnya. Kurikulum di UTI dirancang untuk memastikan lulusan siap bekerja dengan program kompetensi dan enrichment, serta mengedepankan pengembangan kepribadian mahasiswa.

Karir Alumni Universitas Teknokrat Indonesia

Banyak alumni UTI yang berkiprah di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, swasta, BUMN, Polri, TNI, dan sebagai pebisnis sukses, membuktikan bahwa UTI tidak hanya mencetak lulusan berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menyatakan “Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh civitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat demi mewujudkan visi dan misi universitas, menjadi World Class University” ujarnya.
Prestasi ini memberikan motivasi tambahan bagi Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus berinovasi dan menghasilkan dampak positif yang lebih besar, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.