Antisipasi Pengamanan Akun Pribadi Google dari Penyalahgunaan Data

Pentingnya Pengamanan Akun Google Saat ini !

Pengamanan Akun Google pada Layanan Google di Indonesia sudah menjadi hal yang digunakan oleh hampir semua masyarakat, khususnya yang menggunakan gawai. Hal ini dikarenakan, hampir penggunaan aplikasi memerlukan akses dengan menggunakan akun google. Oleh sebab itu, setiap pribadi secara tidak langsung diminta untuk membuat akun pada layanan google. Dilansir dari hootsuite (We are Social) terkait Laporan Digital Tahun 2021, Indonesia memiliki pengguna perangkat smartphone sebanyak 345,3 juta atau 125,6% dari jumlah populasi di Indonesia. Dengan banyaknya penggunaan sosial media seperti youtube, whatsapp, Instagram, facebook dan lainnya.

Walaupun banyak pengguna yang sudah “melek” teknologi, masih banyak pengguna teknologi yang tidak acuh dengan data pribadinya di dunia digital. Masih banyak orang yang hanya sebagai pengguna dan menganggap sepele kemanan data dirinya. Hal ini dapat terlihat dari data pada Media Indonesia pada pertengahan tahun 2020, yang menyatakan tercatat sekitar 5.093 aduan terkait kejahatan siber di Indonesia. Aduan tersebut termasuk dalam penyalahgunaan data dalam kasus penipuan, penghinaan dan Tindakan merugikan lainnya. Hal ini sebenarnya dapat dihindari atau diantisipasi dari kesadaran kita terhadap keamanan akun.

Baca Juga : Augmented Reality Wujud dari Teknologi Pendidikan Masa Depan

Dapatkan Informasinya Disini

Ada beberapa Langkah yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi Tindakan penyalahgunaan akun yang kita miliki sebagai tindakan pengamanan akun google. Langkah tersebut dapat berupa pengamanan dengan menggunakan sandi, sampai dengan pemeriksaan perangkat elektronik yang terhubung dengan akun kita.

Pembaruan Sandi untuk Pengamanan Akun Google

Tidak bisa dipungkiri, banyak dari pengguna data didunia digital masih tidak peduli dengan sandi akun yang dimiliki. Maksudnya, pengamanan akun Google dalam pengelolaan sandi yang masih kurang dilakukan dapat menyebabkan kerugian untuk pemilik akun. Idealnya dalam membuat akun, kita harus memberikan Password yang kuat agar tidak mudah ditebak. Kombinasi jumlah kata, huruf besar, huruf kecil dan karakter symbol disarankan dalam membuat akun yang kuat.

Selain itu, disarankan secara berkala untuk memperbaharui password akun yang kita miliki. Hal ini ditujukan agar menghindari pengguna yang “sudah tahu” password akun kita sebelumnya mengakses Kembali. Apabila kita memiliki akun yang banyak dan variasi password tiap akun berbeda, ada baiknya kita membuat catatan akun kita agar tidak lupa. Namun, catatan tersebut dijaga agar tidak mudah dilihat orang lain.

Pengamanan Akun Google dengan Melakukan verifikasi 2 langkah

Akun Google sudah menyediakan beragam fasilitas untuk mengamankan akun kita dari pencurian data dan lainnya. Cara yang cukup efektif berikutnya adalah dengan mengaktifkan verifikasi 2 langkah terhadap akun kita. Pengamanan akun google dengan verifikasi 2 langkah ini dapat memberikan kita lapisan keamanan pada saat mencoba akses akun kita. Langkah ini dapat menggunakan perangkat smartphone kita atau menggunakan kode.

Langkah-langkah untuk mengaktifkan verifikasi 2 langkah dapat dilakukan dengan cara berikut;

  1. – Buka Akun Google yang kita miliki pada laman https://myaccount.google.com
  2. – Pada bagian panel samping, pilih Menu Keamanan (Security)
  3. – Pada bagian “Login ke Google”, pilih verifikasi 2 langkah, kemudian pilih mulai.
  4. – Kemudian ikuti dan isi tahapan-tahapan yang tampil pada layar anda.

Informasi Beasiswa Pendidikan (S1) PTS Terbaik Sumatra

Dapatkan Informasi Lengkapnya : DISINI

Jika anda menggunakan perangkat smartphone anda sebagai media verifikasi 2 langkah, hati-hati kehilangan perangkat smartphone anda. Untuk mengantisipasinya, anda dapat menggunakan verifikasi dengan metode lainnya, seperti penggunaan kode. Atau anda dapat menambahkan nomor telepon untuk menerima SMS konfirmasi verifikasi 2 langkah.

Pengamanan Akun Google dengan Tinjau Aktivitas dan Perangkat Terhubung

Bagi pengguna yang memiliki banyak gawai, atau sering berganti perangkat. Ada baiknya memeriksa perangkat apa saja yang terhubung dengan akun google kita. Artinya, daftar perangkat yang terhubung adalah perangkat yang menggunakan akun kita. Apabila terdapat perangkat yang tidak kita kenali, bisa saja orang lain masuk ke akun kita dengan menggunakan perangkat tersebut. Kita dapat melakukan Tindakan Logout atau keluar dari perangkat yang tidak kita kenali sebagai tindakan pengamanan akun google. Langkah mengetahui dan mengatur perangkat yang terhubung ke akun kita antara lain :

Langkah mengetahui dan mengatur perangkat yang terhubung ke akun kita antara lain:

  1. – Akses laman akun google.

  1. – Pilih menu Keamanan.

  1. – Pilih Perangkat Anda, lalu Kelola Perangkat.

  1. – Pada pengelolaan perangkat, kita dapat mengatur perangkat yang login dan logout.

Pastikan kita mengetahui mana saja perangkat yang kita miliki. Apabila merasa ada daftar perangkat yang tidak dikenali, kita dapat menekan symbol titik tiga pada perangkat tersebut dan pilih logout.

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia

Selengkapnya Klik Disini

Pengamanan Akun Google Mengatur Aplikasi yang Terpasang di Perangkat Anda

Sama halnya dengan perangkat yang terhubung, kita juga dapat memeriksa aplikasi pihak ketiga apa saja yang terhubung dengan akun google kita dalam upaya pengamanan akun google. Biasanya aplikasi-aplikasi yang terlihat, adalah aplikasi yang kita install dari gawai kita. Aplikasi tersebut meminta akses keperangkat kita. Apabila kita menemui daftar aplikasi yang tidak pernah kita pasang, lebih baik kita klik aplikasi tersebut dan Hapus Akses. Ada baiknya juga kita memperhatikan permintaan izin akses dari aplikasi yang kita install pada gawai kita.

Lebih Bijak dalam Menggunakan Sosial Media Merupakan Kunci Utama Pengamanan Akun Google

Kita diharapkan juga lebih bijak dalam beraktifitas secara digital di dunia maya sebagai upaya pengamanan akun google. Peranan sosial media saat ini dapat menjadi boomerang yang tidak baik, apabila kita tidak bijak dalam menggunakannya. Hal yang perlu diingatkan terkait kemananan data dalam bersosial media adalah, tidak menggunggah data atau foto atau informasi yang berkaitan dengan data pribadi kita. Misalnya, berswafoto dengan KTP, sertifikat atau sejenisnya yang menampilkan data inti kependudukan kita.

Berhati-hati juga dengan lokasi tempat kita berswafoto, seperti kantor, rumah ataupun tempat yang alamat terlihat dengan jelas. Hal ini yang nantinya dapat disalahgunakan oleh oknum berdasarkan data-data anda di dunia digital. Contoh paling sering yang ditemui adalah penyalahgunaan pinjol atau pinjaman online. Oleh sebab itu, diharapkan dari diri kita sendiri dapat lebih sadar dan mengingatkan keluarga kita agar lebih aware terhadap data akun digital kita.

Translate »