PENDAFTARAN

KAMPUS BERDAMPAK !! CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia Kenalkan Teknologi Irigasi Tetes Berbasis IoT kepada Siswa Madrasah Al-Fatah Natar

Bandar Lampung – Center of Excellence (CoE) Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Madrasah Al-Fatah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Gelar PKM di SMAN 1 Tanjung Bintang, Kenalkan Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB di Ruang Kelas XII Satu MA Al-Fatah tersebut mengusung tema “Digitalisasi Pertanian Melalui Sistem Irigasi Tetes Berbasis Internet of Things (IoT)”. Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya Universitas Teknokrat Indonesia dalam meningkatkan literasi digital dan memperkenalkan teknologi pertanian modern kepada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai teknologi Internet of Things (IoT), tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung dalam merancang sistem irigasi otomatis yang relevan dengan kebutuhan pertanian masa kini.

Perkuat Sinergi Pendidikan Melalui Penandatanganan IoA

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Implementation of Arrangement (IoA) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan Madrasah Al-Fatah Natar.

Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak bersepakat untuk terus menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas akses terhadap perkembangan teknologi terkini.

Dosen dan Mahasiswa CoE Smart Agriculture Berbagi Inovasi Teknologi

Kegiatan dihadiri oleh Ketua CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, Styawati, S.T., M.Cs., bersama Dina Amelia, S.S., M.Hum., dan Suprayogi, S.S., M.Hum.

Turut hadir Kepala Madrasah Al-Fatah Natar, Misbahuddin Nur, S.Si., Gr., para guru, tim mahasiswa CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, serta siswa-siswi Madrasah Al-Fatah Natar yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, sehingga peserta dapat memahami penerapan teknologi secara lebih mudah melalui pendekatan teori dan praktik secara langsung.

Mengenalkan Konsep Smart Agriculture Berbasis Internet of Things

Pada sesi utama, peserta mengikuti penyampaian materi dan praktik bertajuk “Digitalisasi Pertanian Melalui Sistem Irigasi Tetes Berbasis Internet of Things (IoT)” yang disampaikan oleh Styawati, S.T., M.Cs., didampingi tim mahasiswa CoE Smart Agriculture.

Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan konsep smart agriculture, yaitu pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

Teknologi irigasi tetes berbasis IoT memungkinkan proses penyiraman tanaman dilakukan secara otomatis berdasarkan tingkat kelembapan tanah. Dengan sistem tersebut, penggunaan air menjadi lebih hemat, proses pemantauan kondisi tanaman dapat dilakukan secara real-time, serta produktivitas pertanian dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Alumni Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Berkarier sebagai Operational Manager Perusahaan Manufaktur, Bukti Lulusan Teknokrat Berdaya Saing Global

Belajar Merakit dan Memprogram Sistem Irigasi Otomatis

Tidak hanya menerima materi, para siswa juga memperoleh kesempatan mengikuti praktik langsung merakit sistem irigasi tetes berbasis IoT.

Pada sesi praktik, peserta dibimbing mulai dari merangkai berbagai komponen elektronik, seperti ESP32 sebagai mikrokontroler, relay sebagai pengendali pompa air, sensor soil moisture untuk mendeteksi kelembapan tanah, serta pompa air sebagai aktuator penyiraman otomatis.

Setelah perangkat berhasil dirakit, siswa mempelajari proses pemrograman menggunakan Arduino IDE, mulai dari penulisan kode program, proses kompilasi dan pengunggahan (upload) ke papan ESP32, hingga pengujian sistem agar pompa air dapat bekerja secara otomatis sesuai data yang diterima dari sensor kelembapan tanah.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman nyata mengenai pengembangan perangkat Internet of Things, mulai dari integrasi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), hingga implementasi sistem irigasi otomatis yang dapat diterapkan dalam sektor pertanian modern.

Meningkatkan Literasi Digital dan Kompetensi Generasi Muda

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba setiap tahapan perakitan dan pemrograman perangkat.

Ketua CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, Styawati, S.T., M.Cs., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperkenalkan inovasi teknologi kepada generasi muda.

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang aplikatif kepada para siswa sehingga mereka tidak hanya memahami teori mengenai Internet of Things, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam merakit dan memprogram perangkat IoT. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap inovasi di bidang pertanian modern,” ujar Styawati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa CoE Smart Agriculture untuk mengimplementasikan hasil riset dan inovasi yang telah dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Rektor: Kampus Harus Menghadirkan Inovasi yang Berdampak

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi CoE Smart Agriculture.

Menurutnya, program tersebut mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak yang tidak hanya menghasilkan inovasi melalui penelitian, tetapi juga memastikan hasil inovasi tersebut dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi tim CoE Smart Agriculture yang terus menghadirkan program pengabdian berbasis teknologi kepada sekolah-sekolah. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi digital, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memperkenalkan teknologi yang mampu menjawab tantangan pembangunan sektor pertanian di masa depan. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung lahirnya inovasi-inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mahathir.

Komitmen Universitas Teknokrat Indonesia Mengembangkan Inovasi Berkelanjutan

Universitas Teknokrat Indonesia berharap kolaborasi dengan Madrasah Al-Fatah Natar dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.

Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Ketua CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, Styawati, S.T., M.Cs., serta mendapat dukungan penuh dari Ketua CoE Universitas Teknokrat Indonesia, Qadhli Jafar Adrian, BMM., MIT., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., serta jajaran pimpinan Universitas Teknokrat Indonesia.

Universitas Teknokrat Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat Indonesia, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, dan seluruh Wakil Rektor atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat oleh CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi siswa dalam bidang teknologi digital, pembelajaran berbasis praktik, serta penguatan literasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Selain itu, pengenalan sistem Internet of Things (IoT) untuk irigasi tetes mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor pertanian, sekaligus mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengenalan konsep smart agriculture yang berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan di masa depan.

Kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan Madrasah Al-Fatah Natar juga menjadi implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Terima Benchmarking Universitas Dehasen Bengkulu, Berbagi Inovasi Digitalisasi Audit Mutu Internal

#KampusBerdampak
#PengabdianKepadaMasyarakat
#KampusBerdampakTerbaikdiLampung