Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Selama empat hari, mulai 27–30 Juli 2025, mahasiswa bersama dosen melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Desa Tanah Abang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara dengan mengusung tema “Sinergi Digitalisasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mendukung Kemajuan Desa.”
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi, literasi digital, serta penguatan kolaborasi antara kampus dan pemerintah desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia dengan Pemerintah Desa Tanah Abang sebagai landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif.
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Erliyan Redy Susanto, M.Kom., bersama Pemerintah Desa Tanah Abang yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Iyan Setiawan, mewakili Kepala Desa Amril Eka Yadi.
Turut mendampingi dalam pembukaan kegiatan tersebut dosen Program Studi S1 Teknologi Informasi, M. Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T., beserta mahasiswa HIMA Teknologi Informasi yang selama empat hari penuh terlibat aktif dalam pelaksanaan berbagai program pengabdian.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih luas dalam mendukung pembangunan desa berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Teknokrat Indonesia menjalankan tiga program utama yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat Desa Tanah Abang.
Program pertama berupa pemetaan wilayah desa dan pemasangan plang nama jalan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa bersama dosen menyusun peta desa yang lebih sistematis sekaligus memasang penunjuk jalan guna mempermudah navigasi masyarakat maupun pendatang serta mendukung pengelolaan administrasi wilayah yang lebih baik.
Selain meningkatkan aksesibilitas, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan desa secara lebih terarah melalui data spasial yang akurat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, tim Pengabdian kepada Masyarakat juga menggelar sosialisasi mengenai bahaya bullying atau perundungan kepada siswa-siswi SD Negeri 1 Tanah Abang.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya saling menghormati, membangun budaya sekolah yang aman, serta menumbuhkan sikap empati antarsesama sejak usia dini.
Melalui pendekatan yang interaktif, para siswa diajak memahami dampak negatif perundungan sekaligus cara menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Program berikutnya difokuskan pada peningkatan literasi digital melalui pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di SMK Negeri 1 Bunga Mayang.
Mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia memperkenalkan berbagai pemanfaatan teknologi AI yang dapat mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kreativitas peserta didik, serta membantu guru dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan teknologi AI secara bertanggung jawab sehingga mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana peningkatan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan etika akademik.
Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah desa.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bunga Mayang, Suryanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang telah membantu pembangunan desa, baik melalui penyediaan infrastruktur sederhana maupun peningkatan kapasitas masyarakat di bidang pendidikan dan teknologi.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda desa untuk terus belajar dan memanfaatkan teknologi secara produktif.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen Program Studi S1 Teknologi Informasi yang telah mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu wujud nyata konsep Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi konkret terhadap penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
“Kami sangat bangga melihat mahasiswa mampu mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar berkolaborasi, berinovasi, sekaligus menghadirkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan desa. Inilah esensi Kampus Berdampak yang terus dikembangkan Universitas Teknokrat Indonesia,” ujar Dr. Mahathir Muhammad.
Ia menambahkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong lahirnya berbagai program pengabdian yang inovatif sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan kolaborasi.
Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan edukasi anti-bullying dan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan literasi digital. Program pemetaan desa serta pemanfaatan teknologi mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan inovasi dan infrastruktur informasi berbasis digital. Sementara kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia, pemerintah desa, sekolah, serta masyarakat menjadi implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Melalui berbagai program tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan pengabdian yang berdampak nyata, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong lahirnya masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Semangat tersebut sejalan dengan visi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.
#PengabdianKepadaMasyarakat
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak