PENDAFTARAN

PKKMB Universitas Teknokrat Indonesia: Ryan Randy Suryono Ajak Mahasiswa Teknokrat Terapkan Project Based Learning

Bandar Lampung – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom, memberikan kuliah umum dalam rangkaian kegiatan Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf.

Baca Juga: Staf Khusus Wakil Presiden, Achmad Adhitya Jelaskan Pentingnya Penguasaan Kecerdasan Buatan (AI)

Dalam pemaparannya, Ryan mengangkat tema mengenai pembentukan mahasiswa unggul melalui sistem pendidikan berbasis dampak. Ia menekankan pentingnya penguasaan tiga keterampilan utama oleh mahasiswa, yaitu keterampilan belajar, keterampilan literasi, dan keterampilan hidup.

Untuk keterampilan belajar, mahasiswa didorong agar mampu berpikir kritis, kreatif, bekerja sama dalam tim, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Keterampilan ini, menurutnya, sangat penting untuk mendukung kesuksesan di masa depan. Karena itu, Ryan mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Ia juga menyoroti pentingnya pola belajar yang menekankan keterlibatan aktif antarindividu. Dalam konteks ini, peran dosen hanya sekitar lima persen, sementara mahasiswa didorong untuk memperluas wawasan melalui berbagai sumber seperti buku, diskusi, praktik langsung, hingga konten edukatif di YouTube.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Raih Hibah Skema Dorongan Teknologi (Pakar/Pengkaji) Terbanyak di Sumbagsel

Salah satu pendekatan yang diangkat Ryan adalah project based learning atau pembelajaran berbasis proyek. Mahasiswa diminta untuk menemukan permasalahan nyata di masyarakat dan mencari solusi kreatif berbasis teknologi. Ia mencontohkan inovasi mahasiswa Teknokrat berupa sistem pemberian pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi ini memungkinkan pemilik kolam ikan mengatur jadwal pemberian pakan secara otomatis, tanpa perlu dilakukan secara manual.

Melalui pendekatan ini, Ryan mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berkarya selama di kampus. Ia menyebut bahwa konsep “kampus berdampak” membuka peluang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata, baik di lingkungan kampus maupun dalam masyarakat luas.

Baca Juga: Pakar IoT dan Steganografi dari Teknokrat Mendapatkan Hibah Hilirisasi Riset Prioritas dari Kemendiktisaintek Tahun 2025

#PKKMBUniversitasTeknokratIndonesia
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak