Bandar Lampung – Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Berdampak Terbaik di Lampung terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja melalui berbagai program pembelajaran berbasis pengalaman. Salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui program “Mahasiswa Sistem Informasi Goes to Industry” yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti Program Magang Berdampak di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Antasari.
Program ini menjadi bagian dari strategi pendidikan yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik profesional di lapangan. Melalui kegiatan magang, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika dunia kerja, khususnya di sektor perbankan syariah yang saat ini terus berkembang dan bertransformasi secara digital.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia menjelaskan bahwa program magang industri merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks dan kompetitif.
“Mahasiswa tidak hanya belajar konsep dan teori di ruang kuliah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi informasi diterapkan dalam mendukung operasional bisnis dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selama menjalani program magang di Bank Syariah Indonesia KCP Antasari, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas operasional dan administrasi yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai bagian penting dari proses bisnis perusahaan.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana sistem informasi berperan dalam meningkatkan efisiensi layanan, mendukung pengambilan keputusan, mengelola data secara terintegrasi, serta menciptakan pelayanan perbankan yang lebih cepat, akurat, dan aman.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengamati secara langsung implementasi transformasi digital yang tengah dilakukan industri perbankan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.
Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami keterkaitan antara ilmu yang dipelajari selama perkuliahan dengan kebutuhan nyata di dunia profesional.
Tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan berbagai keterampilan nonteknis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Interaksi langsung dengan lingkungan kerja profesional membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, manajemen waktu, pemecahan masalah, kemampuan analisis, hingga adaptasi terhadap budaya kerja yang profesional.
Keterampilan tersebut menjadi nilai tambah yang penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi di berbagai sektor industri.
Program magang ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepercayaan diri, etika profesional, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ditemui selama menjalankan tugas di lingkungan industri.
Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia meyakini bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan salah satu kunci utama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi.
Melalui program “Goes to Industry”, kampus tidak hanya memberikan ruang praktik bagi mahasiswa, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini.
Kehadiran mahasiswa di lingkungan industri menjadi bukti bahwa lulusan Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia memiliki potensi untuk berkontribusi dalam mendukung transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, serta kemampuan analitis yang terus diasah selama masa perkuliahan.
Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Antasari atas dukungan, pendampingan, serta kesempatan yang telah diberikan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di dunia kerja.
Kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi dan industri ini diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi mahasiswa, institusi pendidikan, maupun dunia usaha dan industri.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas keberhasilan Program Studi Sistem Informasi dalam menghadirkan program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Program magang seperti ini merupakan bagian penting dari strategi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri. Mahasiswa harus mendapatkan pengalaman nyata agar mampu memahami tantangan profesional sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan pada era transformasi digital saat ini,” ujar Mahathir.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan kerja profesional akan memperkuat kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi.
Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk membangun konektivitas yang kuat antara pendidikan tinggi dan dunia industri.
“Kampus tidak boleh berjalan sendiri. Pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi yang dimiliki mahasiswa. Melalui program magang dan kolaborasi industri seperti ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga yang akan mempercepat proses adaptasi mereka ketika memasuki dunia kerja. Kami terus mendorong perluasan kerja sama dengan berbagai sektor industri agar mahasiswa memiliki kesempatan belajar yang lebih luas dan berkualitas,” kata Nasrullah Yusuf.
Menurutnya, pengalaman magang yang diperoleh mahasiswa akan menjadi modal penting dalam membangun karier profesional sekaligus meningkatkan daya saing lulusan Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Pelaksanaan Program Magang Berdampak di Bank Syariah Indonesia KCP Antasari juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Program ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis pengalaman yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik profesional di dunia kerja. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun nonteknis yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan kerja, kompetensi digital, dan kemampuan profesional yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja modern serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Program ini juga mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan implementasi teknologi informasi dalam sektor perbankan modern. Mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi layanan, mendukung transformasi digital, dan menciptakan inovasi dalam proses bisnis.
Sementara itu, sinergi yang terjalin antara Universitas Teknokrat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui program “Mahasiswa Sistem Informasi Goes to Industry”, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa di era digital.
#MahasiswaBerdampak
#KampusBerdampak