PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

TEMBUS NASIONAL !! Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Finalis Cybersecurity Compfest 2026

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung dalam kompetisi teknologi tingkat nasional. Tim Programming Teknokrat (PROTEK) berhasil menembus babak final Capture The Flag (CTF) Compfest 2026, salah satu kompetisi keamanan siber yang menjadi bagian dari rangkaian acara tahunan COMPFEST yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI).

Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Kembangkan DesaKita AI, Platform Smart Tourism Berbasis Kecerdasan Buatan

Kompetisi tersebut berlangsung pada 27 September 2026 di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Dalam ajang yang mempertemukan talenta-talenta teknologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, tim PROTEK Universitas Teknokrat Indonesia berhasil masuk dalam 15 tim finalis terbaik yang berhak melanjutkan kompetisi ke tahap akhir.

Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, khususnya keamanan siber (cybersecurity) yang semakin strategis di tengah perkembangan transformasi digital.

Tiga Mahasiswa PROTEK Tembus Babak Final

Tim PROTEK Universitas Teknokrat Indonesia yang berhasil melaju ke babak final terdiri atas tiga mahasiswa, yaitu Erwin Wijaya dari Program Studi S1 Informatika, Rizky Dwi Saputra dari Program Studi S1 Informatika, dan Angelica Christiani Susanto dari Program Studi S1 Sistem Informasi.

Ketiganya mendapatkan bimbingan dari Yuri Rahmanto, M.Kom., dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang turut mendampingi mahasiswa dalam proses persiapan dan pengembangan kompetensi menghadapi kompetisi.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya memperoleh pembelajaran berbasis teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan melalui kompetisi yang menghadirkan persoalan teknologi secara langsung dan menuntut kemampuan berpikir analitis.

Bagi mahasiswa, pengalaman mengikuti kompetisi nasional juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus soft skill, seperti kerja sama tim, komunikasi, manajemen waktu, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan dalam kondisi kompetitif.

CTF Uji Kemampuan Analisis dan Keamanan Siber

Capture The Flag (CTF) merupakan kompetisi yang dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam menyelesaikan berbagai tantangan keamanan siber. Peserta dituntut untuk menganalisis persoalan secara sistematis, menemukan celah atau pola tertentu, serta menyelesaikan tantangan menggunakan kemampuan teknis dan strategi yang tepat.

Dalam kompetisi seperti ini, kemampuan pemrograman, analisis sistem, logika, pemecahan masalah, serta pemahaman terhadap keamanan informasi menjadi bagian penting yang harus dikuasai peserta.

Sementara itu, COMPFEST dikenal sebagai salah satu rangkaian kompetisi dan kegiatan teknologi mahasiswa yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, inovasi, serta kompetensi di bidang teknologi informasi.

Keberhasilan tim PROTEK menembus babak final CTF Compfest 2026 menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu berkompetisi bersama talenta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Talenta Mahasiswa Siap Kerja melalui Program PKL-Magang

Dosen Pembimbing: Kompetisi Jadi Ruang Belajar Nyata

Dosen pembimbing tim PROTEK, Yuri Rahmanto, M.Kom., mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang telah berhasil membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia hingga babak final kompetisi nasional tersebut.

Menurut Yuri, capaian sebagai finalis merupakan hasil dari proses belajar, latihan, persiapan, dan kerja sama yang dilakukan secara konsisten oleh mahasiswa.

“Menjadi finalis CTF Compfest 2026 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana mahasiswa berani berkompetisi di tingkat nasional, menguji kemampuan mereka, dan belajar menyelesaikan persoalan keamanan siber secara langsung dalam situasi kompetitif,” ujar Yuri.

Ia menjelaskan bahwa kompetisi CTF memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran konvensional di kelas. Mahasiswa dihadapkan pada persoalan yang membutuhkan kecepatan berpikir, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan bekerja secara kolaboratif.

“Kompetisi seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda. Mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis, bekerja dalam tim, bergerak cepat, dan terus belajar ketika menghadapi persoalan yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi pengembangan kompetensi mereka,” lanjut Yuri.

Menurutnya, pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga profesional dengan kemampuan teknologi dan keamanan digital.

Wakil Rektor Apresiasi Prestasi Tim PROTEK

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim PROTEK yang berhasil menembus jajaran 15 finalis CTF Compfest 2026.

Mahathir menilai capaian tersebut menunjukkan hasil dari proses pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya melalui organisasi kemahasiswaan dan lingkungan akademik yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknologi.

“Kami bangga, tim PROTEK yang terdiri dari mahasiswa FTIK berhasil masuk 15 besar finalis CTF Compfest 2026 tingkat nasional. Ini membuktikan bahwa pembinaan melalui UKM PROTEK berjalan dengan baik. Keamanan siber merupakan salah satu bidang yang sangat penting di masa depan, dan mahasiswa kita telah menunjukkan kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti kompetisi dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang masing-masing.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan teknologi. Terus harumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

PROTEK Jadi Wadah Pengembangan Talenta Digital

Keberhasilan tim dalam CTF Compfest 2026 turut memperkuat peran Programming Teknokrat (PROTEK) sebagai wadah pengembangan kemampuan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di bidang pemrograman, teknologi informasi, dan keamanan siber.

Melalui berbagai aktivitas pembinaan, latihan, diskusi, dan persiapan kompetisi, mahasiswa memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membangun pengalaman berkompetisi.

Keberadaan organisasi mahasiswa berbasis teknologi seperti PROTEK juga menjadi bagian dari ekosistem pengembangan talenta digital di lingkungan Universitas Teknokrat Indonesia. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teknologi, tetapi juga didorong agar mampu menerapkannya dalam penyelesaian berbagai persoalan nyata.

Pengalaman mengikuti kompetisi nasional menjadi salah satu sarana untuk mengukur kemampuan mahasiswa sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri digital.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Empat Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Insentif Video Pembelajaran Berbasis Riset, Peraih Terbanyak Kedua Nasional

Dorong Budaya Berprestasi dan Talenta Keamanan Siber

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Partisipasi dalam kompetisi tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa dapat menguji kemampuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar menghadapi tantangan baru yang tidak selalu ditemukan dalam pembelajaran di kelas.

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang teknologi informasi, keamanan siber menjadi salah satu kompetensi strategis. Ancaman terhadap sistem informasi, data, dan infrastruktur digital membuat kebutuhan terhadap talenta yang memahami keamanan siber terus berkembang.

Melalui pembinaan mahasiswa di bidang pemrograman, teknologi informasi, dan cybersecurity, Universitas Teknokrat Indonesia berupaya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan dunia digital sekaligus kebutuhan dunia kerja masa depan.

Selaras dengan Sustainable Development Goals

Prestasi tim PROTEK sebagai salah satu dari 15 finalis CTF Compfest 2026 juga memiliki keterkaitan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Capaian tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan bekerja sama di luar pembelajaran formal di kelas.

Di bidang inovasi teknologi, prestasi tersebut relevan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pengembangan kompetensi keamanan siber menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang mampu mendukung ekosistem teknologi dan infrastruktur digital yang semakin berkembang.

Sementara itu, pengembangan talenta di bidang cybersecurity juga berkaitan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena keterampilan digital dan keamanan siber merupakan kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam berbagai sektor industri di era transformasi digital.

Selain itu, keikutsertaan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam kompetisi nasional seperti Compfest turut mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui keterhubungan antara perguruan tinggi, komunitas mahasiswa, dan ekosistem pengembangan talenta teknologi di tingkat nasional.

Buktikan Talenta Teknokrat Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Lolosnya tim PROTEK Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu dari 15 finalis CTF Compfest 2026 menjadi catatan positif bagi pengembangan prestasi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.

Capaian Erwin Wijaya, Rizky Dwi Saputra, dan Angelica Christiani Susanto sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dari berbagai bidang teknologi di Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi melalui kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan.

Ke depan, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong mahasiswa untuk memperkuat kompetensi teknologi, memperluas pengalaman kompetitif, serta menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

Melalui semangat belajar, kolaborasi, inovasi, dan keberanian untuk berkompetisi, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan semakin siap menjadi talenta digital yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswi Teknokrat Wakili Lampung di Ajang Nasional Putri Hijabfluencer 2026

#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#KampusBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung