ID
EN
Bandung, Jawa Barat – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di tingkat nasional. Gerilyana Tryo Putri, mahasiswa Program Studi S1 Informatika, berhasil meraih 1st Runner Up atau Juara II Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 dalam ajang nasional yang berlangsung di Hotel Trans Luxury, Bandung.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Gerilyana bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam ajang tersebut, ia membawa gagasan “Cyber Akhlak”, sebuah gerakan edukasi digital yang ia gagas untuk mendorong generasi muda menggunakan media sosial secara cerdas, kreatif, positif, dan beretika.
Prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian personal bagi Gerilyana, tetapi juga membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia ke panggung nasional sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa bidang teknologi dapat berperan aktif dalam membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Gerakan Cyber Akhlak menjadi salah satu gagasan utama yang konsisten dibawa Gerilyana dalam berbagai kegiatan sosial dan edukasi.
Melalui gerakan tersebut, Gerilyana mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya memiliki kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika ketika berada di ruang digital.
Media sosial yang semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, platform digital dapat digunakan untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, dan menyebarkan informasi positif. Namun di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan risiko seperti penyebaran hoaks, ujaran negatif, perundungan siber, serta berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan orang lain.
Melalui Cyber Akhlak, Gerilyana berupaya menghadirkan pendekatan edukasi yang menggabungkan literasi digital dengan pembentukan karakter dan akhlak.
Komitmen Gerilyana terhadap Cyber Akhlak tidak berhenti pada kampanye melalui media sosial.
Ia aktif menjalankan berbagai kegiatan edukasi secara langsung, mulai dari memberikan pembelajaran ke sekolah-sekolah, mengadakan kegiatan di panti asuhan, melaksanakan lokakarya, hingga menyelenggarakan seminar mengenai etika dan keamanan digital.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah seminar digital bertajuk “Cyber Akhlak: Navigating The Digital Frontier” yang dilaksanakan di Aula Dekanat FKIP Universitas Lampung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Lampung Cyber Security dan Sekelik OJK, sehingga pembahasan mengenai etika digital dapat disampaikan melalui perspektif yang lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, Gerilyana tidak hanya mengajak generasi muda untuk memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mendorong mereka agar mampu menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab.
Gerakan Cyber Akhlak yang dikembangkan Gerilyana juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Menjelang keberangkatannya mengikuti ajang Putri Hijabfluencer Indonesia di Bandung, Gerilyana memperoleh dukungan dari Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam audiensi yang membahas kiprahnya dan gagasan yang dibawanya.
Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Gerilyana untuk terus mengembangkan kegiatan edukasi digital serta membawa isu etika penggunaan teknologi ke ruang yang lebih luas.
Keberadaan dukungan dari berbagai pihak juga menunjukkan bahwa literasi dan etika digital merupakan isu yang membutuhkan perhatian bersama, terutama karena generasi muda merupakan kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial.
Di lingkungan Universitas Teknokrat Indonesia, Gerilyana dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan.
Sebagai mahasiswa S1 Informatika, ia tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik di bidang teknologi informasi, tetapi juga memanfaatkan pengetahuannya untuk terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan edukatif.
Kiprahnya di lingkungan kampus juga tercermin dari keterlibatannya sebagai salah satu Duta Teknokrat serta kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi petugas upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa, sekaligus menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui pengalaman organisasi, sosial, dan kemasyarakatan.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan Gerilyana Tryo Putri meraih posisi 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.
Menurut Mahathir, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu mengembangkan potensi diri di berbagai bidang sekaligus membawa gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Gerilyana Tryo Putri. Keberhasilannya meraih 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Universitas Teknokrat Indonesia. Kami berharap prestasi ini dapat terus berkembang dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujar Mahathir.
Mahathir juga mengapresiasi gagasan Cyber Akhlak yang dibawa Gerilyana dalam ajang tersebut.
“Yang membanggakan bukan hanya prestasinya, tetapi juga gagasan yang dibawa. Cyber Akhlak menunjukkan bahwa kemampuan teknologi harus diiringi karakter, etika, dan tanggung jawab. Sebagai mahasiswa Informatika, Gerilyana telah menunjukkan bahwa talenta teknologi dapat mengambil peran dalam membangun ruang digital yang lebih positif,” tambahnya.
Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui kompetisi, organisasi, kegiatan sosial, maupun berbagai program pengembangan diri.
“Kami ingin mahasiswa Teknokrat menjadi generasi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan keberanian untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Mahathir.
Prestasi Gerilyana memiliki relevansi yang kuat dengan perkembangan dunia digital saat ini.
Kemampuan menggunakan teknologi semakin menjadi kebutuhan dalam kehidupan pendidikan, pekerjaan, bisnis, maupun komunikasi sosial. Namun, kemampuan teknis tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran mengenai etika, keamanan, privasi, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Sebagai mahasiswa Informatika, Gerilyana menunjukkan bahwa kompetensi teknologi dapat dikembangkan berdampingan dengan kepedulian sosial.
Melalui Cyber Akhlak, ia berupaya mengajak generasi muda untuk memahami bahwa menjadi pengguna teknologi bukan hanya tentang kemampuan mengakses dan memanfaatkan platform digital, tetapi juga tentang bagaimana menggunakan teknologi secara bijak dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Kiprah Gerilyana melalui Cyber Akhlak juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, Gerakan Cyber Akhlak mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui kegiatan edukasi, lokakarya, seminar, dan penyampaian literasi digital kepada generasi muda.
Kegiatan yang dilakukan Gerilyana tidak hanya memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga mendorong keterampilan digital yang bertanggung jawab, kritis, dan beretika. Hal tersebut relevan dengan kebutuhan generasi muda untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan dunia kerja.
Prestasi Gerilyana juga memiliki keterkaitan dengan SDG 5: Kesetaraan Gender.
Sebagai perempuan dan mahasiswa bidang Informatika, Gerilyana menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi sekaligus mengambil peran sebagai pemimpin, komunikator, dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Keberhasilannya di ajang Putri Hijabfluencer Indonesia menjadi salah satu contoh bahwa perempuan dapat berkontribusi melalui kombinasi antara kompetensi teknologi, kepemimpinan, kreativitas, dan aktivitas sosial.
Gerakan Cyber Akhlak juga sejalan dengan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama dalam upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman, inklusif, dan bertanggung jawab.
Edukasi mengenai etika bermedia sosial, pencegahan penyebaran informasi negatif, kesadaran terhadap hoaks, serta upaya mengurangi perundungan siber menjadi bagian dari usaha membangun budaya digital yang menghargai sesama pengguna.
Implementasi Cyber Akhlak juga mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Berbagai kegiatan yang dijalankan Gerilyana melibatkan kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Lampung Cyber Security, Sekelik OJK, institusi pendidikan, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Kolaborasi lintas sektor tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan literasi dan etika digital membutuhkan keterlibatan bersama antara generasi muda, lembaga pendidikan, pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Keberhasilan Gerilyana Tryo Putri meraih Juara II Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Universitas Teknokrat Indonesia.
Lebih dari sekadar prestasi dalam sebuah kompetisi nasional, perjalanan Gerilyana menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan potensi akademik sekaligus menghadirkan gagasan yang memiliki manfaat sosial.
Sebagai mahasiswa Informatika, ia membuktikan bahwa teknologi dapat dipadukan dengan nilai-nilai karakter untuk menghasilkan gerakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Melalui prestasi dan gerakan Cyber Akhlak, Gerilyana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia lainnya untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.
Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong lahirnya mahasiswa yang memiliki kompetensi, karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial sehingga mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Universitas Teknokrat Indonesia – mencetak generasi berprestasi, berkarakter, melek teknologi, dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#PutriHijabfluencerIndonesia
#KampusBerdampak