PENDAFTARAN

CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Gelar PKM di SMAN 1 Tanjung Bintang, Kenalkan Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT

Lampung Selatan – Center of Excellence (CoE) Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan sekaligus mendukung modernisasi sektor pertanian melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 1 Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (28/7/2026).

Baca Juga:MEMBANGGAKAN !! Alumni Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Berkarier sebagai Operational Manager Perusahaan Manufaktur, Bukti Lulusan Teknokrat Berdaya Saing Global

Mengusung tema “Digitalisasi Pertanian Melalui Sistem Irigasi Tetes Berbasis Internet of Things (IoT)”, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Kelas XI Merdeka 3 ini bertujuan memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis kepada siswa mengenai penerapan teknologi digital dalam sektor pertanian modern.

Program ini menjadi bagian dari upaya Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perkuat Kolaborasi melalui Penandatanganan Implementation of Arrangement (IoA)

Kegiatan diawali dengan prosesi penandatanganan Implementation of Arrangement (IoA) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 1 Tanjung Bintang.

Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi yang mampu memberikan manfaat bagi dunia pendidikan maupun masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya berbagai program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik di era transformasi digital.

Dosen dan Mahasiswa CoE Smart Agriculture Berbagi Inovasi Teknologi Pertanian

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah dosen Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu S. Samsugi, S.Kom., M.Eng., Fitri, S.M., M.Sc., Dr. E. Ngesti Rosa, EWK., M.A., dan Ingatan Gulo, S.S., M.Hum.

Turut hadir Kepala SMAN 1 Tanjung Bintang, Haris Tri Okfianto, S.Pd., M.Pd., para guru, tim mahasiswa CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, serta siswa-siswi Jurusan MIPA yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi akademik dalam mentransfer ilmu pengetahuan, hasil riset, dan inovasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di tingkat sekolah menengah.

Belajar Smart Agriculture Melalui Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT

Setelah penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Digitalisasi Pertanian Melalui Sistem Irigasi Tetes Berbasis Internet of Things (IoT) yang disampaikan oleh S. Samsugi, S.Kom., M.Eng., didampingi tim mahasiswa CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia.

Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan konsep smart agriculture, yaitu penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan Internet of Things (IoT).

Sistem irigasi tetes berbasis IoT memungkinkan penyiraman tanaman dilakukan secara otomatis berdasarkan tingkat kelembapan tanah. Dengan memanfaatkan sensor dan sistem kendali digital, penggunaan air menjadi lebih hemat, pemantauan kondisi tanaman dapat dilakukan secara real-time, serta produktivitas pertanian dapat ditingkatkan secara signifikan.

Baca Juga: KAMPUS BERDAMPAK !! FSIP Universitas Teknokrat Indonesia Berkolaborasi dengan SMAN 4 Bandar Lampung Gelar In House Training “SMART Teacher with AI”

Siswa Praktik Merakit dan Memprogram Sistem IoT

Tidak hanya memperoleh teori, para siswa juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung.Mereka dibimbing oleh dosen dan mahasiswa untuk merakit perangkat sistem irigasi tetes otomatis menggunakan berbagai komponen elektronika, seperti ESP32 sebagai mikrokontroler, relay sebagai pengendali pompa air, sensor soil moisture untuk mendeteksi tingkat kelembapan tanah, serta pompa air sebagai aktuator penyiraman otomatis.

Setelah proses perakitan selesai, peserta diajarkan melakukan pemrograman menggunakan Arduino IDE, mulai dari penyusunan kode program, proses kompilasi, pengunggahan program ke papan ESP32, hingga pengujian sistem agar pompa air dapat bekerja secara otomatis sesuai data yang diterima dari sensor kelembapan tanah.

Melalui praktik tersebut, siswa memperoleh pengalaman komprehensif mengenai integrasi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), hingga implementasi teknologi Internet of Things pada sektor pertanian modern.

Antusiasme Peserta Warnai Jalannya Pelatihan

Suasana pelatihan berlangsung interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan.Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi dengan narasumber, serta mencoba secara langsung proses perakitan maupun pemrograman perangkat.

Pengalaman belajar berbasis praktik ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang elektronika, pemrograman mikrokontroler, serta teknologi Internet of Things sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media bagi mahasiswa CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia untuk mengimplementasikan hasil riset dan inovasi yang telah dikembangkan kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Komitmen Universitas Teknokrat Indonesia Hadirkan Inovasi Berdampak

Universitas Teknokrat Indonesia berharap kolaborasi dengan SMAN 1 Tanjung Bintang dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kompetensi digital, serta siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital, khususnya pada sektor pertanian yang semakin membutuhkan inovasi berbasis teknologi.

Apresiasi bagi Seluruh Pihak yang Mendukung Program

Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, serta jajaran Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik.

Kegiatan berada di bawah koordinasi Ketua CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia, Styawati, S.T., M.Cs., serta mendapat dukungan penuh dari Ketua CoE Universitas Teknokrat Indonesia, Qadhli Jafar Adrian, BMM., MIT., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., dan Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.

Dukungan tersebut menjadi bukti kuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mengembangkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.

Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi CoE Smart Agriculture Universitas Teknokrat Indonesia ini merupakan implementasi nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi digital, penguatan kompetensi teknologi, serta pembelajaran berbasis praktik yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21.

Selain itu, pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) pada sistem irigasi tetes mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong lahirnya inovasi teknologi yang aplikatif, serta SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengenalan konsep pertanian cerdas (smart agriculture) yang berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan di masa depan.

Kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 1 Tanjung Bintang juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan, riset, dan inovasi yang berkelanjutan demi menghasilkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Terima Benchmarking Universitas Dehasen Bengkulu, Berbagi Inovasi Digitalisasi Audit Mutu Internal

#PengabdianKepadaMasyarakat
#KampusBerdampak
#DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#KampusBerdampakTerbaikdiLampung