PENDAFTARAN

Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Penghargaan “Top 20 Rising AI Leaders” di Malaysia

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia di kancah internasional. Dosen sekaligus peneliti bidang Artificial Intelligence (AI) dari Program Studi Informatika, Ridwan Mahenra, resmi menerima penghargaan bergengsi sebagai salah satu “Top 20 Rising AI Leaders” pada ajang internasional 7th DMAT CONFEX Malaysia 2026.

Baca Juga: Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian konferensi global Digital Marketing, Advertising and Technology Conference & Exhibition (DMAT CONFEX) 2026 yang diselenggarakan oleh DIGITALCONFEX pada 25 April 2026 di Kuala Lumpur.

Pengakuan internasional tersebut diberikan atas dedikasi dan kontribusi Ridwan Mahenra dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan terapan yang selama ini berfokus pada bidang Computer Vision, Natural Language Processing (NLP), serta Edge AI. Berbagai penelitian dan inovasi yang dikembangkan dinilai memiliki dampak nyata dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor.

Selain aktif sebagai dosen dan peneliti, Ridwan Mahenra juga dipercaya memimpin Center of Excellence in Artificial Intelligence di Universitas Teknokrat Indonesia. Melalui pusat unggulan tersebut, ia bersama tim peneliti dan mahasiswa terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis AI yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.

Dalam keterangannya, Ridwan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Universitas Teknokrat Indonesia terhadap pengembangan riset dan inovasi teknologi.

“Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari dukungan Universitas Teknokrat Indonesia yang selalu memberikan ruang dan fasilitas bagi para dosen serta peneliti untuk terus berkembang. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan inovasi AI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi digital di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri kreatif, keamanan siber, hingga sektor pelayanan publik.

Penghargaan internasional tersebut semakin memperkuat reputasi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi dan pengembangan teknologi informasi di tingkat nasional maupun global. Kampus yang dikenal sebagai “Kampus Sang Juara” ini terus memperkuat ekosistem riset berbasis teknologi melalui berbagai program Center of Excellence (CoE), kolaborasi internasional, hingga pengembangan riset dosen dan mahasiswa.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih Ridwan Mahenra. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa dosen Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan diakui di level internasional.

“Kami sangat bangga atas prestasi internasional yang diraih Bapak Ridwan Mahenra. Penghargaan ini menunjukkan bahwa dosen Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kualitas, kompetensi, dan kontribusi nyata dalam perkembangan teknologi global, khususnya di bidang Artificial Intelligence,” ujar Mahathir.

Mahathir juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta inovasi teknologi yang berdampak luas.

“Kami terus mendorong sivitas akademika untuk berprestasi di tingkat internasional. Prestasi seperti ini tentu akan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, kualitas penelitian, serta reputasi universitas di tingkat global,” tambahnya.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menegaskan bahwa universitas berkomitmen penuh membangun budaya akademik yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan teknologi masa depan.

Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence menjadi salah satu fokus strategis universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan revolusi industri dan transformasi digital global.

Keberhasilan Ridwan Mahenra di panggung internasional juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pendidikan tinggi, riset, dan teknologi mampu menghasilkan inovasi yang kompetitif secara global. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam perkembangan teknologi dunia.

Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui pengembangan riset Artificial Intelligence, kolaborasi internasional, dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan teknologi yang inovatif, inklusif, serta berdaya saing global.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional