PENDAFTARAN

Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Edukasi Siswa SMAN 3 Metro Lewat Pelatihan Miniatur Jembatan

Metro, Lampung – Komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung. Kali ini, tim dari Program Studi Teknik Sipil menggelar pelatihan pembuatan struktur jembatan sederhana di SMAN 3 Metro sebagai upaya menumbuhkan minat siswa terhadap dunia rekayasa sejak dini.

Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Perkuat Mental Atlet Muda melalui Pelatihan Sport Hypnosis di SMAN Olahraga Metro

Kegiatan edukatif ini dipimpin oleh dosen Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, Sefrinta Sasma Murdiagatma dan Hadyan Arifn Bustami, serta melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator pembelajaran di lapangan.

Pelatihan yang mengusung konsep pembelajaran aplikatif ini mengajak siswa untuk merancang dan membangun miniatur jembatan menggunakan stik es krim. Meski sederhana, metode ini efektif dalam memperkenalkan konsep dasar teknik sipil seperti gaya, beban, keseimbangan, hingga kekuatan struktur secara praktis dan mudah dipahami.

“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar teknik sipil tidak harus rumit. Dengan pendekatan sederhana, siswa bisa memahami prinsip dasar konstruksi sekaligus mengasah kreativitas mereka,” ujar salah satu dosen pembimbing dalam kegiatan tersebut.

Belajar dari Pengalaman Nyata

Tidak sekadar teori, kegiatan ini dirancang berbasis experiential learning atau pembelajaran melalui pengalaman langsung. Siswa diajak aktif dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan desain hingga proses perakitan jembatan mini.

Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus melatih keterampilan penting abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi tim, dan pemecahan masalah. Suasana pelatihan pun berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, mencerminkan tingginya minat siswa terhadap metode pembelajaran kreatif.

Selain itu, penggunaan bahan sederhana seperti stik es krim dipilih karena mudah diperoleh, aman, dan memungkinkan siswa bereksperimen tanpa hambatan. Hal ini menjadi nilai tambah dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif.

Baca Juga: Dosen Teknik Elektro Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Jadi Asesor Eksternal UKK, Perkuat Kualitas Lulusan SMK Siap Kerja

Membuka Wawasan dan Inspirasi Karier

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini memberikan dampak signifikan bagi siswa. Selain memperluas wawasan tentang bidang teknik sipil, pelatihan ini juga menjadi pintu awal untuk mengenal berbagai peminatan yang ada, seperti struktur, transportasi, geoteknik, manajemen konstruksi, hingga sumber daya air.

Interaksi langsung dengan dosen dan mahasiswa turut memberikan gambaran nyata mengenai dunia perkuliahan, sehingga mampu memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang teknik.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di kampus, di mana mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

Perkuat Sinergi Kampus dan Sekolah

Kegiatan PKM ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad, menegaskan bahwa kolaborasi antara kampus, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan generasi unggul.

“Membangun generasi berkualitas tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan inovatif,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan langkah kecil namun strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Komitmen Kampus dalam Pendidikan Inovatif

Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui pembelajaran berbasis praktik, dukungan dosen berpengalaman, serta integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar.

Melalui kegiatan PKM seperti ini, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bagi siswa SMA/SMK yang tertarik mendalami bidang teknik sipil, Universitas Teknokrat Indonesia membuka peluang untuk bergabung melalui pendaftaran mahasiswa baru yang dapat diakses secara online.

Dukungan terhadap Program SDGs

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen global dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pembelajaran inovatif berbasis praktik, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan memperkenalkan konsep rekayasa dan konstruksi sejak dini. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah turut mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Baca Juga: Opini Dosen Teknik Sipil Teknokrat Kampus Terbaik Lampung : Ketahanan Infrastruktur Transportasi Kota Sebagai Dampak Banjir di Bandar Lampung