PENDAFTARAN

Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 di Universitas Teknokrat Indonesia Berlangsung Seru dan Meriah

Bandar Lampung – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Universitas Teknokrat Indonesia berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Usai melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia melanjutkan rangkaian peringatan kemerdekaan melalui Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan kampus.

Baca Juga: Rektor Teknokrat Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Universitas Teknokrat Indonesia, Kobarkan Semangat Kebangsaan dan Persatuan Generasi Muda

Mengusung tema “Semangat 17-an: Satukan Langkah, Raih Prestasi”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika untuk mempererat persaudaraan sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan dan gotong royong yang menjadi bagian penting dari semangat kemerdekaan Indonesia.

Semarak Kemerdekaan dalam Suasana Penuh Kebersamaan

Gebyar Kemerdekaan di Universitas Teknokrat Indonesia dikemas melalui berbagai perlombaan yang memadukan permainan tradisional, ketangkasan, olahraga, seni, hingga kompetisi berbasis teknologi.

Berbagai perlombaan yang digelar antara lain tarik tambang, balap karung, futsal sarung, estafet sarung, makan kerupuk, solo song, hingga kompetisi esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung secara inklusif dengan melibatkan berbagai unsur keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. Jajaran manajemen, dosen, hingga mahasiswa berbaur dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Kehadiran seluruh unsur kampus dalam satu rangkaian kegiatan membuat suasana peringatan kemerdekaan semakin semarak. Perbedaan peran dan latar belakang di lingkungan akademik seolah melebur dalam semangat yang sama untuk memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Wakil Rektor: Bukan Sekadar Hiburan

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya Gebyar Kemerdekaan RI ke-81.

Menurut Mahathir, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan setelah pelaksanaan upacara kemerdekaan, tetapi memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan, memperkuat nasionalisme, serta menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan kampus.

“Kami sangat senang dan bangga melihat seluruh keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Gebyar Kemerdekaan bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi salah satu cara kita merawat nasionalisme dengan suasana yang positif, menyenangkan, dan penuh kebersamaan,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar menjadi sarana untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan mempererat silaturahmi antara mahasiswa, dosen, serta jajaran manajemen universitas.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita kembali mengingat nilai perjuangan para pahlawan. Ada semangat gotong royong, kerja keras, strategi, sportivitas, dan kekompakan yang tercermin dalam setiap perlombaan. Semua itu merupakan nilai-nilai yang juga penting dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Lomba Tradisional Jadi Napak Tilas Semangat Perjuangan

Berbagai permainan khas perayaan kemerdekaan yang dihadirkan dalam Gebyar Kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perlombaan.

Tarik tambang, misalnya, membutuhkan kekuatan sekaligus kekompakan seluruh anggota tim. Estafet sarung menuntut koordinasi dan kecepatan, sedangkan futsal sarung memadukan ketangkasan dengan strategi.

Begitu pula dengan lomba balap karung dan makan kerupuk yang menghadirkan suasana penuh tawa sekaligus mengajarkan peserta untuk berusaha mencapai tujuan meskipun menghadapi keterbatasan.

Menurut Mahathir, filosofi tersebut menjadi refleksi sederhana mengenai perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Perlombaan tradisional ini dapat menjadi napak tilas perjuangan secara simbolis. Untuk mencapai kemenangan dibutuhkan kerja keras, strategi, ketekunan, dan kerja sama tim yang solid. Nilai-nilai itulah yang perlu terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Teknologi dan Seni Turut Warnai Perayaan

Selain permainan tradisional, Universitas Teknokrat Indonesia juga memberikan ruang bagi perkembangan minat dan bakat generasi muda melalui kompetisi Mobile Legends: Bang Bang dan solo song.

Kehadiran kompetisi esports menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan mengikuti perkembangan zaman. Sementara lomba solo song menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk mengekspresikan kreativitas dan kemampuan seni.

Perpaduan antara permainan tradisional, olahraga, seni, dan teknologi tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dapat hadir dalam berbagai bentuk sesuai dengan perkembangan generasi.

Baca Juga: Mahasiswi Informatika Teknokrat Jadi Pembawa Baki Pada Upacara HUT ke-81 RI di Universitas Teknokrat Indonesia, Gerilyana: Simbol Perjuangan dan Pengabdian untuk Negeri

Persaingan Sengit, Sportivitas Tetap Terjaga

Seluruh perlombaan berlangsung meriah dengan persaingan yang cukup sengit. Meski demikian, suasana kekeluargaan tetap terasa sepanjang kegiatan.

Peserta saling memberikan dukungan dan apresiasi, sementara para pemenang mendapatkan penghargaan atas kemampuan dan perjuangan mereka dalam mengikuti setiap kompetisi.

Berikut daftar pemenang Gebyar Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Universitas Teknokrat Indonesia:

1. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)

  • Juara 1: Pemuda Tanpa Asap
  • Juara 2: TOP
  • Juara 3: Abdi Alfred

2. Estafet Sarung

  • Juara 1: Tim Gema
  • Juara 2: Tim Aris
  • Juara 3: Tim Duta

3. Futsal Sarung

  • Juara 1: Himate
  • Juara 2: Febxfrika
  • Juara 3: Civilian 25

4. Tarik Tambang

  • Juara 1: Dosen FSIP
  • Juara 2: Kicau-Kicau
  • Juara 3: Duta

5. Balap Karung Pria

  • Juara 1: Febrian
  • Juara 2: Aulya
  • Juara 3: Zidan

6. Balap Karung Wanita

  • Juara 1: Maya
  • Juara 2: Tyas
  • Juara 3: Selly

7. Solo Song

  • Juara 1: Friska Ferina
  • Juara 2: Uchiwina
  • Juara 3: Septa Riki

8. Makan Kerupuk Pria

  • Juara 1: Ridho
  • Juara 2: Bagus
  • Juara 3: Dito

9. Makan Kerupuk Wanita

  • Juara 1: Fitri
  • Juara 2: Heni
  • Juara 3: Gema

Memperkuat Solidaritas Keluarga Besar Teknokrat

Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 menjadi salah satu momentum penting bagi Universitas Teknokrat Indonesia untuk memperkuat interaksi dan solidaritas di antara seluruh warga kampus.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa lingkungan perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang untuk menjalankan aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi tempat membangun karakter, kebersamaan, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Mahathir menegaskan bahwa semangat kebersamaan seperti yang terlihat dalam Gebyar Kemerdekaan diharapkan dapat terus terbawa ke dalam aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam kegiatan ini tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Jadikan semangat gotong royong, sportivitas, kedisiplinan, dan kerja sama sebagai bagian dari budaya akademik Universitas Teknokrat Indonesia,” katanya.

Ajak Generasi Muda Bergabung dengan Teknokrat

Semangat kemerdekaan juga menjadi momentum bagi Universitas Teknokrat Indonesia untuk mengajak generasi muda mempersiapkan masa depan melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.

Mahathir mengajak para lulusan SMA, SMK, dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia serta mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

“Kami membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang bersama Universitas Teknokrat Indonesia. Tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, organisasi, kreativitas, dan pengembangan karakter,” ujar Mahathir.

Informasi penerimaan mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia dapat diakses melalui spmb.teknokrat.ac.id.

Semangat Kemerdekaan dan Pendidikan Berkelanjutan

Semangat yang dibangun melalui Gebyar Kemerdekaan juga memiliki keterkaitan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemampuan bekerja sama, kreativitas, kepemimpinan, dan keterampilan sosial.

Selain itu, kegiatan yang mempertemukan mahasiswa, dosen, dan manajemen dalam suasana kebersamaan turut mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif dan kondusif. Kompetisi seni serta esports juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui Gebyar Kemerdekaan RI ke-81, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai cara: belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, menjaga persatuan, mengembangkan kreativitas, serta membangun budaya gotong royong untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

Semangat 17-an: Satukan Langkah, Raih Prestasi.

Baca Juga: KAMPUS BERDAMPAK !! Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Smart Weather Station Berbasis IoT untuk Sistem Peringatan Dini Cuaca