PENDAFTARAN

Wisuda Universitas Teknokrat 2025 Diwarnai Orasi Mahasiswa Bertema Perubahan Karakter Pemuda di Era Digital

Universitas Teknokrat Indonesia, 30 Juli 2025 – Prosesi Wisuda Periode I Tahun 2025 Universitas Teknokrat Indonesia berlangsung meriah dan penuh makna. Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah penyampaian orasi mahasiswa yang inspiratif oleh Fajar Saputra, S.Kom., mewakili para wisudawan.

Dalam orasinya yang berjudul “Dampak Transformasi Teknologi terhadap Karakter Pemuda”, Fajar menyoroti tantangan yang dihadapi oleh generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menyebut bahwa generasi Z sering mendapat label negatif sebagai “kaum rebahan” atau generasi malas. Namun, menurutnya, kehadiran 507 wisudawan yang lulus pada periode ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu bangkit, berjuang, dan menyelesaikan pendidikan dengan ketekunan.

“Gelar sarjana ini bukan sekadar simbol, tapi representasi dari proses panjang dan kerja keras yang kami lalui. Kami bukan generasi instan. Kami adalah generasi yang siap berkontribusi nyata untuk bangsa,” ujar Fajar dengan penuh semangat.

Fajar juga menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi yang begitu cepat. Ia mengingatkan bahwa di era digital ini, karakter pemuda diuji tidak hanya melalui kecakapan teknis, tetapi juga kedewasaan dalam menyikapi kemajuan informasi.

Tak hanya soal teknologi, orasi mahasiswa ini juga menyentuh sisi emosional dengan mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam keberhasilan akademik. Fajar mengajak seluruh wisudawan untuk selalu menghargai perjuangan orang tua.

“Di balik toga ini, ada air mata, ada peluh, dan ada doa-doa orang tua yang tak pernah putus. Jangan pernah lupa untuk meluangkan waktu bersama mereka, karena waktu tak akan pernah berputar kembali,” tuturnya haru.

Fajar juga mengutip firman Allah dari Surah Al-Ankabut ayat 43 yang menegaskan bahwa hanya orang-orang berilmu yang mampu memahami perumpamaan kehidupan. Hal ini menjadi pengingat bahwa ilmu adalah cahaya utama dalam menavigasi tantangan masa depan, terutama di era disrupsi digital.

Di akhir orasinya, Fajar menyampaikan tiga pesan penting kepada rekan-rekan wisudawan sebagai bekal menghadapi dunia pasca-kampus:

  1. Beradaptasilah dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal oleh zaman.
  2. Teruslah belajar dan menimba ilmu di dunia kerja, karena pembelajaran tidak berhenti setelah wisuda.
  3. Jangan lupa meluangkan waktu bersama keluarga, karena merekalah yang menjadi fondasi kesuksesan kita.

Fajar menutup orasinya dengan semangat kebanggaan sebagai bagian dari Universitas Teknokrat Indonesia, sambil menyerukan jargon kampus:
“Teknokrat! Teknokrat! Teknokrat! Sang Juara!”