Mahasiswa PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Raih Emas Cabang Kabaddi PON Papua

Joni Saputra mulai kenal dan menyukai olahraga kabaddi sejak Oktober 2020. Olahraga yang berasal dari India ini menjadi cabang baru di Indonesia.

Lantaran belum banyak yang menggeluti, Joni tertarik untuk menjajalnya. Joni juga ingin mengembangkan olahraga ini

di Lampung.

“Supaya lebih banyak yang tahu dan suka dengan kabaddi,” kata Joni Saputra kepada wartalampung.id hari ini via percakapan WhatsApp. Mahasiswa S1 Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia itu bercerita, sejak kenal kabaddi, ia melakukan latihan sehari dua kali. Pagi dan sore ia isi dengan latihan.

Beberapa teman an seorang pelatih, Lisa, membuat Joni makin semangat mengembangkan kabaddi. Pada ajang PON di Papua, Joni sukses merebut emas. Perhelatan PON adalah kejuaraan pertama yang ia alami. Kabaddi pada PON Papua menjadi cabang olahraga ekshibisi yang dipertandingkan.

Joni berkata, sebelum PON, tim Lampung ingin mengadakan training center di Bali. Namun karena pandemi, training center itu urung dilakukan. Joni bilang, kabaddi ini seru. Selain melatih konsentrasi, olahraga ini juga melatih kerja sama tim. “Karena banyak kontak tubuh, menurut saya olahraga ini seru banget,” kata dia.

Joni ingin serius di cabang kabaddi ini. Ia berharap kabaddi sering diperlombakan dalam banyak event olahraga di Lampung dan nasional. Merespons mahasiswa Teknokrat meraih emas cabang kabaddi di PON Papua, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik.

Ia memuji mahasiswa Teknokrat yang ikut mengharumkan nama Lampung. Ia senang kontribusi mahasiswa Teknokrat sangat terkesan. Mahathir juga berharap beberapa mahasiswa Teknokrat lain yang turun di PON mempersembahkan yang terbaik. “Salut atas kerja keras mahasiswa kami di PON. Semoga sukses dan sehat,” kata dia.