Pesawaran – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mahasiswa berdampak Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia menyelenggarakan pelatihan akuntansi praktis bagi siswa SMK Negeri Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, pada Selasa, 28 April 2026.
Mengusung tema “Peningkatan Keterampilan Siswa dalam Pencatatan Kas Kecil dan Financial Control Melalui Pelatihan Akuntansi Praktis”, kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kompetensi teknis yang aplikatif sebagai bekal menghadapi dunia kerja, khususnya menjelang pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Tim PKM dipimpin oleh Fajar Dewangga Alamsyah dengan anggota Alpino Firnando, Andhika Eka Pratama, Jenny Klarisa Putri, dan Eky Adelia Anadita. Kegiatan diikuti oleh 21 siswa kelas XI Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL).
Ketua pelaksana PKM, Fajar Dewangga Alamsyah, menjelaskan bahwa program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi terhadap kebutuhan siswa di sekolah mitra.
Menurutnya, sebagian besar peserta masih mengalami kesulitan dalam memahami mekanisme pencatatan kas kecil menggunakan metode dana tetap (imprest fund system) maupun metode dana berubah (fluctuating fund system).
“Kami melihat masih terdapat kendala dalam memahami perbedaan mekanisme pencatatan kas kecil menggunakan metode dana tetap dan dana berubah. Karena itu, kami merancang pelatihan yang mengombinasikan teori dengan praktik langsung sehingga lebih mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Fajar.
Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan experiential learning, yaitu metode pembelajaran yang menempatkan peserta sebagai pelaku utama dalam proses belajar melalui praktik langsung.
Para siswa mengikuti simulasi pencatatan transaksi kas kecil melalui 20 studi kasus yang menggambarkan kondisi nyata di lingkungan perusahaan. Materi yang dipraktikkan meliputi proses pembentukan dana kas kecil, pencatatan transaksi pengeluaran, hingga proses pengisian kembali (replenishment) berdasarkan dokumen transaksi yang umum digunakan di dunia industri.
Selain menguasai aspek teknis pencatatan keuangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai financial control atau pengendalian keuangan.
Dalam sesi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya ketelitian dalam pengelolaan kas, mengenali potensi human error, serta menerapkan sistem pengawasan keuangan yang efektif sebagai upaya mencegah terjadinya kesalahan maupun kerugian dalam aktivitas bisnis.
Efektivitas pelatihan diukur melalui pelaksanaan pre-test dan post-test berbasis platform digital Quizzep.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 46,3 sebelum pelatihan menjadi 81,2 setelah kegiatan berakhir, atau mengalami peningkatan sebesar 75,4 persen.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik mampu membantu siswa memahami materi secara lebih efektif sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Pihak SMK Negeri Padang Cermin memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif.
Guru pendamping menilai pendekatan interaktif yang diterapkan selama pelatihan berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin kompetitif.
Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh dosen pembimbing bidang kesekretarisan Universitas Teknokrat Indonesia, Khairani Putri Salsya, M.Pd., yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara profesional, tertib, dan sesuai dengan tujuan program pengabdian.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut ditutup dengan sesi evaluasi bersama, pemberian penghargaan kepada peserta paling aktif, serta foto bersama sebagai simbol terjalinnya kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMK Negeri Padang Cermin dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah menghadirkan program pengabdian dengan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan semangat Universitas Teknokrat Indonesia dalam melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa Program Studi Akuntansi yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan yang relevan bagi siswa SMK. Program seperti ini menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan kompetensi generasi muda. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong mahasiswa untuk menghadirkan inovasi dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Mahathir Muhammad.
Ia menambahkan bahwa penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan industri.
Pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi vokasional siswa dengan metode pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan berbasis kebutuhan industri. Program ini juga mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan lulusan SMK agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan dunia kerja sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.
Selain itu, pelatihan mengenai pengendalian keuangan dan pencatatan akuntansi turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang administrasi dan pengelolaan keuangan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor usaha dan industri yang berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) yang diusung Universitas Teknokrat Indonesia. Konsep tersebut menempatkan perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, maupun teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sejalan dengan inisiatif Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai pusat inovasi yang menghasilkan lulusan berkarakter, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Universitas Teknokrat Indonesia juga membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui lingkungan akademik yang inovatif dan kolaboratif, mahasiswa didorong untuk tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan bangsa.
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#PengabdianKepadaMasyarakat