PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

SMKN 2 Terbanggi Besar Kunjungi Universitas Teknokrat Indonesia, 150 Siswa Dalami AI dan Teknologi Jaringan

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melalui Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) menerima kunjungan edukatif dari SMK Negeri 2 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti 150 siswa dari Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT) serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), didampingi 12 guru pembimbing.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Action Plan Bakti Desa Nasional 2026

Kunjungan kampus tersebut menjadi bagian dari program tahunan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar untuk memberikan pengalaman pembelajaran di luar lingkungan sekolah sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan teknologi, dunia perguruan tinggi, dan kebutuhan kompetensi industri digital.

Disambut Pimpinan Universitas Teknokrat Indonesia

Rombongan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar disambut dalam kegiatan resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng.

Turut hadir Ketua Jurusan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar, Anggraini Wulandari, S.E., M.Pd., beserta jajaran, serta dua pemateri dari FTIK Universitas Teknokrat Indonesia, yakni Dr. Heni Sulistiani, M.Kom. dan Dr. Amarudin, M.Eng.

Kehadiran para pimpinan dan akademisi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komputer.

Sampurna: Jangan Hanya Menjadi Pengguna Teknologi

Dalam sambutannya, Dr. Sampurna Dadi Riskiono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar yang memilih Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu tujuan kunjungan kampus.

Ia mengajak para siswa untuk memandang perkembangan teknologi bukan hanya sebagai sesuatu yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai bidang yang dapat dipelajari, dikembangkan, dan menghasilkan berbagai inovasi.

“Selamat datang di Kampus Sang Juara, kampus kebanggaan Provinsi Lampung. Adik-adik adalah generasi yang akan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat. Karena itu, jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan dan mengembangkan teknologi,” ujar Dr. Sampurna.

Menurutnya, generasi muda perlu membekali diri dengan kemampuan akademik, kreativitas, keberanian mencoba hal baru, serta kemampuan beradaptasi agar mampu mengikuti perubahan teknologi yang berlangsung dinamis.

Ia juga mendorong siswa memanfaatkan kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan perguruan tinggi sekaligus menjadikannya inspirasi dalam merencanakan pendidikan dan karier setelah menyelesaikan jenjang SMK.

Baca Juga: LUAR BIASA MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Borong Juara di PEKSIMINAS 2026

SMKN 2 Terbanggi Besar Apresiasi Sambutan Teknokrat

Ketua Jurusan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar, Anggraini Wulandari, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Universitas Teknokrat Indonesia.

Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai perkembangan teknologi sekaligus memperkenalkan lingkungan pendidikan tinggi yang relevan dengan bidang keahlian mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah menerima kunjungan kami dengan sangat baik. Kami melihat UTI sebagai tempat yang tepat bagi siswa kami untuk belajar langsung mengenai dunia jaringan dan implementasi Artificial Intelligence,” ujar Anggraini.

Ia mengatakan, siswa dari Jurusan TKJT dan PPLG memiliki antusiasme tinggi untuk melihat secara langsung penerapan teknologi yang selama ini mereka pelajari di sekolah.

“Anak-anak kami dari Jurusan TKJT dan PPLG sangat antusias. Kami ingin mereka melihat langsung bagaimana teori yang dipelajari di sekolah diimplementasikan dalam skala perguruan tinggi dan industri. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” tambahnya.

Siswa Pelajari Pemanfaatan AI dalam Pendidikan

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disesuaikan dengan bidang keahlian para peserta.

Dr. Heni Sulistiani, M.Kom. menyampaikan materi bertajuk “AI for Education”. Materi tersebut memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence dalam mendukung proses pendidikan.

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai potensi AI, mulai dari membantu proses pembelajaran, personalisasi materi, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung kebutuhan administrasi pendidikan.

Pembahasan tersebut memberikan gambaran bahwa AI tidak hanya menjadi teknologi masa depan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari transformasi digital yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan memahami sekaligus menggunakannya secara tepat.

Baca Juga: KAMPUS BERDAMPAK !! Teknokrat dan IIUM Malaysia Gelar PKM Internasional, Perkuat Kompetensi AI dan IoT Siswa SMK Tri Sakti Jaya

Perdalam Wawasan Jaringan dan Telekomunikasi

Sementara itu, Dr. Amarudin, M.Eng. menyampaikan materi mengenai konsep dasar hingga penerapan infrastruktur jaringan dan telekomunikasi.

Materi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kompetensi yang dipelajari siswa Jurusan TKJT. Pembahasan mencakup aspek perancangan, pengelolaan, hingga pengembangan jaringan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kampus maupun industri.

Melalui pemaparan tersebut, siswa mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana kompetensi jaringan komputer yang dipelajari di sekolah dapat dikembangkan lebih lanjut pada jenjang pendidikan tinggi dan dunia profesional.

Kunjungi Laboratorium dan Fasilitas Teknologi

Setelah mengikuti pemaparan materi, para peserta diajak mengunjungi sejumlah laboratorium yang relevan dengan bidang keahlian masing-masing.

Siswa Jurusan TKJT mendapatkan kesempatan mengenal Laboratorium Hardware dan Jaringan serta melihat secara langsung berbagai infrastruktur jaringan dan telekomunikasi yang digunakan dalam kegiatan akademik di FTIK Universitas Teknokrat Indonesia.

Sementara itu, siswa Jurusan PPLG diarahkan untuk melihat implementasi kecerdasan buatan dan sistem otomasi program yang dikembangkan dalam lingkungan akademik bidang informatika.

Kunjungan laboratorium tersebut memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada siswa mengenai lingkungan praktik teknologi di perguruan tinggi.

Bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menghubungkan materi yang mereka pelajari di sekolah dengan penerapan teknologi yang lebih luas, sekaligus mengenal berbagai peluang pengembangan kompetensi setelah lulus.

Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong terbangunnya sinergi dengan satuan pendidikan menengah kejuruan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Dr. Sampurna mengatakan, kolaborasi antara SMK dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas akses siswa terhadap perkembangan teknologi sekaligus membantu mereka mengenali lingkungan akademik dan profesional.

“Universitas Teknokrat Indonesia akan terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Provinsi Lampung. Kami ingin menjadi mitra dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi masa depan,” katanya.

Mahathir: Pengalaman Lapangan Penting bagi Generasi Digital

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan edukatif SMK Negeri 2 Terbanggi Besar.

Menurut Mahathir, interaksi langsung antara siswa SMK dan lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan pengalaman tambahan yang melengkapi proses pembelajaran di sekolah.

“Kami menyambut baik kunjungan siswa SMK Negeri 2 Terbanggi Besar ke Universitas Teknokrat Indonesia. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan perkembangan teknologi sekaligus memberikan gambaran kepada siswa mengenai bagaimana kompetensi yang mereka pelajari dapat dikembangkan di perguruan tinggi dan diterapkan di dunia kerja,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memperkuat pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta kerja sama dengan sekolah dan berbagai mitra untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri digital. Sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” tambahnya.

Mendukung Pendidikan Berkualitas dan Inovasi Digital

Kegiatan kunjungan edukatif SMK Negeri 2 Terbanggi Besar ke Universitas Teknokrat Indonesia turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui perluasan pengalaman belajar siswa dan pengenalan terhadap teknologi serta lingkungan pendidikan tinggi.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi Artificial Intelligence, jaringan komputer, telekomunikasi, pengembangan perangkat lunak, serta infrastruktur digital kepada generasi muda. Selain itu, penguatan hubungan antara SMK Negeri 2 Terbanggi Besar dan Universitas Teknokrat Indonesia mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bekal Menghadapi Masa Depan Teknologi

Kunjungan 150 siswa SMK Negeri 2 Terbanggi Besar tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan pembelajaran vokasi dengan pengalaman akademik di perguruan tinggi.

Melalui materi AI, jaringan dan telekomunikasi, serta kunjungan laboratorium, para siswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi sekaligus peluang pengembangan kompetensi di masa depan.

Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Lampung dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan inovasi dan solusi digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Hadiri Shalat Istisqa Pemprov Lampung, Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kepedulian Lingkungan

#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak