Simak Pengalaman Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Nabila Yanwarita StudyXchange Global Youth Ambassador di Kuala Lumpur Malaysia

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Nabila Yanwarita baru saja selama empat hari menyelesaikan program di Kuala Lumpur, Malaysia.

Nabila berkesempatan ikut kegiatan volunteers StudyXchange Global Youth Ambassador di Kuala Lumpur, Malaysia, 26-29 Mei 2024.

Kepada wartalampung.id, Nabila mengatakan, ia berangkat sendiri dari Lampung ke Jakarta. Kemudian di sana bertemu fasilitator dari berbagai daerah dan universitas yang bertanggung jawab memfasilitasi peserta program ini.

Mulai dari akomodasi, makan, dan juga biaya proyek selama kegiatan di HIICHIKOK Foundation dan memantau mereka selama perjalanan dari Jakarta sampai ke Kuala Lumpur.

Baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Pembicara Seminar Nasional di Kemendikbud Ristek

Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Lepas Nabila Yanwarita Ikuti StudyXchange Global Youth Ambassador di Kuala Lumpur

Menurut Nabila, program ini berjalan selama empat hari yang terdiri dari 3 divisi, Human Capital Development, Society Development, dan Medical Capital Development.

Nabila sendiri berada di Human Capital Development. Divisi ini bertanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada anak anak.

Salah satunya tentang memahami psikologi anak melalui warna dan menanam agar mereka lebih peka dalam menjaga lingkungan. Hal ini, kata dia, terinspirasi dari kegiatan menanam 1.000 pohon dari Teknokrat.

Yang Nabila sangat tidak bisa dilupakan bagaimana relasi ini sangat luas. ia mengatakan, banyak hal yang ia pelajari.

Mulai dari budaya di sana, meningkatkan skill bahasa Inggris dengan berbicara langsung dengan para turis, dan masyarakat di Kuala Lumpur.

Kata Nabila, warga Malaysia sangat tidak menyarankan menggunakan plastik. Di sana, untuk menjaga kebersihan kotanya, plastik dijual dengan harga cukup mahal.

Kata Nabila, satu plastik kecil dihargai dua ringgit Malaysia atau sekitar Rp7.000. Warga di sana taat aturan dan sangat peka terhadap lingkungan.

Nabila memberikan tips kepada mereka yang ingin lolos dalam program serupa.

“Kita harus punya komitmen sampai akhir untuk mau berjuang mengikuti tahap seleksi. Tim fasilitator juga akan melihat delegasi terpilih fully funded dan partial funded yang aktif dan sangat ingin memiliki rasa ingin tahu untuk bisa volunteer sampai keluar negeri,” ujarnya.

Nabila berharap program ini membuka mata anak muda Indonesia terhadap permasalahan yang terjadi di dunia dan hal yang bisa kita terapkan di Indonesia untuk kemajuan bangsa sendiri.

“Aku berharap bisa merangkul banyak anak muda untuk bisa memiliki semangat volunteer dan berdampak buat kota ini, khususnya Lampung hingga ke berbagai daerah nasional hingga internasional,” ujarnya.

Perihal dukungan kampus, Nabila mengapresiasi Teknokrat. Ia mengatakan, sebagai delegasi terpilih, bisa ikut berkontribusi bagi banyak orang.

Baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Dipercaya Lagi BPPTIK Kemenkominfo Tempat Uji Kompetensi VSGA Gelombang VI/2024

“Teknokrat sangat support, juga berperan memberikan dukungan finansial selama saya di sana dan juga beberapa pesan selama saya terima sebagai bekal untuk saya di Kuala Lumpur.”

Yuk, kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia sekarang juga. Pendaftaran bisa melalui daring dengan mengunjungi laman web spmb.teknokrat.ac.id.

Atau buat kalian yang ingin mendaftar langsung, bisa datang langsung ke Ruang Informasi dan Pendaftaran Universitas Teknokrat Indonesia di Lantai 1 Gedung A.

Informasi pendaftaran pada nomor ponsel 0812-7895-3962 dan 0813-7813-9310.