PENDAFTARAN

Rektor UTI Ajak Mahasiswa Jadi Pahlawan Masa Kini di Berbagai Bidang pada Momentum Hari Pahlawan

Bandar Lampung — Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan 2025, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi pahlawan masa kini di berbagai bidang. Menurutnya, kepahlawanan tidak hanya tercermin dari perjuangan fisik, tetapi juga kontribusi nyata dalam bidang akademik, inovasi, seni, olahraga, budaya, hingga teknologi. Beliau menegaskan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai “Sang Juara” yang terus melahirkan pahlawan akademik, inovasi, budaya, hingga prestasi internasional.

Baca Juga: Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 dan Best Speaker di Ahmad Dahlan Fair 2025

Nasrullah menyampaikan bahwa banyak mahasiswa UTI telah menunjukkan semangat kepahlawanan melalui prestasi yang mengharumkan nama kampus di tingkat nasional maupun internasional.

“Banyak mahasiswa Teknokrat yang telah menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing. Ada yang unggul dalam akademik, olahraga, seni, budaya, hingga robotik. Mereka menunjukkan bahwa kepahlawanan dapat diwujudkan melalui prestasi dan kontribusi positif,” ujarnya.

Teknokrat, Kampus “Sang Juara”

Dalam sambutannya, Rektor kembali menegaskan komitmen UTI untuk menjaga predikat sebagai Kampus Sang Juara, sebuah julukan yang diberikan oleh tokoh nasional Aburizal Bakrie saat menghadiri wisuda Teknokrat pada tahun 2013. Sejak itu, gelar tersebut terus menjadi identitas dan semangat bagi seluruh civitas akademika UTI.

“Predikat Sang Juara adalah identitas yang harus kita jaga. Julukan ini bukan sekadar simbol, tetapi cermin dari kerja keras seluruh sivitas akademika,” tegas Nasrullah.

Prestasi Dosen dan Mahasiswa di Kancah Internasional

Rektor juga menyoroti berbagai capaian dosen dan mahasiswa sebagai bukti nyata kontribusi UTI bagi dunia pendidikan.

Di antaranya, Dr. Si. Dedi Darwis, dosen UTI yang masuk daftar ilmuwan terbaik Indonesia versi AD Scientific Index, serta kerap menjadi pembicara utama di berbagai forum ilmiah internasional, termasuk di Rusia.

Prestasi mahasiswa pun tak kalah membanggakan. Dua mahasiswa UTI berhasil lolos seleksi Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA), program pertukaran pelajar internasional bergengsi yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Indonesia.

Mahasiswa tersebut adalah:

A Vahry Lilam Putra (Middle East Technical University, Turki)

Hanny Wulandari Fernanto (Belarusian State University, Belarusia)

Menurut Nasrullah, capaian ini menunjukkan kualitas mahasiswa UTI yang mampu bersaing di level global.

Lulusan Unggul dan Terserap Industri Global

Kontribusi alumni Universitas Teknokrat Indonesia juga menjadi wujud kepahlawanan generasi muda. Banyak lulusan yang sudah direkrut perusahaan bahkan sebelum lulus.

Salah satu contoh terbaru adalah Haris Yudhopangesti, alumni UTI yang kini berkarier di perusahaan teknologi Intellinum Inc, Amerika Serikat.

Prestasi Bahasa dan Budaya

Dalam bidang bahasa dan literasi, mahasiswa UTI M. Azra Lilam Putra berhasil menjadi Duta Bahasa Provinsi Lampung 2025 dan meraih Harapan I Nasional pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Lampung dan UTI, mengingat raihan tersebut jarang dicapai wakil dari provinsi ini.

Kampus Berprestasi Internasional

Rektor juga menegaskan bahwa secara institusional, UTI terus mencatat pencapaian gemilang dalam pemeringkatan global.

Beberapa pencapaian tersebut ialah:

  • Kampus Terbaik Inovasi Dunia versi The World University Ranking for Innovation (WURI) 2024
  • PTS Terbaik ASEAN 2025 versi AppliedHE

Prestasi ini menunjukkan kapasitas UTI sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing dengan universitas terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Semangat Hari Pahlawan: Kontribusi Setiap Mahasiswa

Dalam penutupnya, Dr. Nasrullah mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum memperkuat semangat memberikan kontribusi terbaik bagi kampus, daerah, dan bangsa.

“Saya yakin setiap mahasiswa Teknokrat adalah pahlawan. Mereka memiliki kemampuan dan peluang untuk berbuat baik bagi diri sendiri, masyarakat, dan Indonesia. Selamat Hari Pahlawan,” pungkasnya.