Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia. Abin Terli, mahasiswa Pendidikan Olahraga angkatan 2024 sekaligus atlet tinju binaan Yayasan Universitas Teknokrat Indonesia, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Kejuaraan Nasional Boxing Championship yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Kota (Polrestas) Bandar Lampung dan Event Fighter of PON Beladiri Lampung pada 13–15 Februari 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, khususnya olahraga prestasi.
Abin Terli mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Sebagai mahasiswa penerima beasiswa yayasan sekaligus atlet aktif, ia harus membagi waktu secara disiplin antara kewajiban akademik dan latihan intensif.
“Perjalanan ini tidak mudah. Saya harus menyeimbangkan tuntutan kuliah dengan jadwal latihan yang padat. Namun, dukungan dari universitas dan yayasan menjadi motivasi utama saya untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Menurut Abin, olahraga tinju tidak hanya membentuk kekuatan fisik dan teknik bertanding, tetapi juga membangun karakter seperti kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, dan sportivitas yang sangat bermanfaat dalam kehidupan perkuliahan maupun masa depan.
Ia juga berkomitmen untuk terus mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
“Saya ingin menjadi atlet yang mampu membawa nama baik Teknokrat di berbagai ajang. Terima kasih kepada universitas dan yayasan atas dukungan yang luar biasa,” tambahnya.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., MBA., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, pencapaian Abin Terli mencerminkan keberhasilan pembinaan karakter dan prestasi mahasiswa di lingkungan kampus.
“Kami bangga atas capaian mahasiswa yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Universitas berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa yang memiliki potensi dan dedikasi, baik di bidang akademik maupun olahraga,” ujar Rektor.
Ia menambahkan bahwa olahraga beladiri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Olahraga beladiri seperti tinju, pencak silat, taekwondo, karate, dan judo bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembangunan manusia berkelanjutan.
Beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang didukung langsung oleh olahraga beladiri antara lain:
Olahraga meningkatkan kesehatan fisik dan mental, mendorong gaya hidup aktif, serta membantu mengurangi stres dan kecemasan di kalangan generasi muda.
Beladiri mengajarkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, respek, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pembentukan karakter dalam sistem pendidikan modern.
Olahraga beladiri memberikan kesempatan setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang serta memberdayakan perempuan melalui keterampilan pertahanan diri.
Kegiatan olahraga yang inklusif membuka akses bagi berbagai kalangan, termasuk masyarakat kurang mampu, untuk berprestasi dan mengembangkan potensi.
Beladiri mengajarkan pengendalian diri, penyelesaian konflik tanpa kekerasan, serta penghormatan terhadap sesama.
Kolaborasi antara institusi pendidikan, yayasan, dan penyelenggara kejuaraan menunjukkan pentingnya kemitraan dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan bakat mahasiswa secara menyeluruh. Dukungan beasiswa dan fasilitas pembinaan atlet menjadi bagian dari strategi kampus dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas.
Dengan capaian tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan generasi muda berprestasi, sehat, berkarakter, dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.