PENDAFTARAN

Lulusan S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia lulus dengan Karya Ilmiah Nasional Sinta 2

Bandar Lampung – Kreativitas dan semangat kewirausahaan kembali ditunjukkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Tiga mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTI, yakni Yolanda Mutiara, Syania Ivanny Efendi, dan Azzahra Ivana Fatih, resmi dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan proyek bisnis inovatif mereka bertajuk “Bananies” di hadapan tim penguji.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 8 Besar Kampus Swasta Terbaik ASEAN Versi AppliedHE 2026

Proyek yang mengusung tema “Pengembangan Produk Olahan Pisang dengan Varian Topping Saus Berbagai Rasa sebagai Inovasi Kuliner Lokal” tersebut mendapat apresiasi tinggi karena mampu mengolah komoditas lokal menjadi produk kuliner modern yang memiliki nilai jual tinggi serta berpotensi berkembang secara komersial.

Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Usaha

Ide bisnis Bananies bermula dari tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran pada semester tiga. Melihat besarnya potensi pisang sebagai bahan pangan lokal yang melimpah namun belum tergarap optimal, ketiga mahasiswi tersebut kemudian mengembangkan konsep bisnisnya secara lebih serius.

Langkah mereka berlanjut dengan mengikuti program Inkubator Bisnis JUARA UTI pada semester empat. Selama hampir satu tahun, mereka menjalani proses pembinaan bertahap, mulai dari:

Pra-inkubasi, berupa pematangan ide, riset pasar, dan perencanaan model bisnis.

Masa inkubasi, meliputi pengembangan produk, uji cita rasa, desain kemasan, serta strategi pemasaran.

Pasca-inkubasi, berupa komersialisasi produk dan penguatan legalitas usaha.

Kini, Bananies tidak lagi sekadar proyek akademik, melainkan telah bertransformasi menjadi unit usaha rintisan yang profesional. Produk ini telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pendaftaran merek resmi.

Inovasi Camilan Lokal Bernilai Premium

Bananies menawarkan berbagai varian dessert berbahan dasar pisang yang dikemas secara modern, di antaranya pisang crispy, pisang nugget, pisang roll, pisang boom, hingga bolu pisang. Keunikan produk ini terletak pada penggunaan beragam topping dan saus premium yang menghadirkan sensasi rasa kekinian tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.

Dengan konsep camilan praktis, renyah, dan manis, Bananies menyasar segmen anak muda hingga keluarga sebagai target pasar utama.

Apresiasi Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing, Monica Septiani, S.I.Kom., M.B.A., menyampaikan kebanggaannya atas kegigihan dan konsistensi para mahasiswa bimbingannya dalam mengembangkan bisnis tersebut.

“Keberhasilan Yolanda, Syania, dan Azzahra membuktikan bahwa integrasi kurikulum kewirausahaan dengan pembinaan melalui inkubator bisnis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri,” ujar Monica.

Ia menambahkan bahwa Bananies memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan, baik di tingkat regional Lampung maupun nasional, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kuliner kreatif berbasis bahan lokal.

Dukungan Pimpinan Universitas

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan Bananies sebagai contoh nyata keberhasilan model pendidikan berbasis praktik yang diterapkan UTI.

“Kami bangga atas capaian mahasiswa FEB yang mampu mengubah ide akademik menjadi bisnis nyata dan legal. Ini menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga lulusan yang memiliki mental wirausaha, kreatif, dan siap menciptakan lapangan kerja,” ujar Mahathir.

Menurutnya, kampus akan terus memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa melalui pengembangan inkubator bisnis, pendampingan dosen, serta akses jejaring industri dan permodalan.

“Kami berharap Bananies dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan membangun usaha sejak di bangku kuliah,” tambahnya.

Mencetak Lulusan Siap Kerja dan Siap Usaha

Keberhasilan tiga mahasiswi FEB UTI ini semakin menegaskan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan dukungan program inkubasi bisnis, mahasiswa didorong tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Dengan lahirnya Bananies sebagai usaha rintisan yang legal dan siap berkembang, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan perannya sebagai kampus unggulan dalam pengembangan kewirausahaan muda di Provinsi Lampung dan Indonesia.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#KampusBerdampak