BANDAR LAMPUNG, 31 Oktober 2025 – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, secara resmi membuka kegiatan Entrepreneur Vaganza 2025 di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA, Universitas Teknokrat Indonesia, pada Jumat (31/10/2025).
Acara ini menjadi ajang inspiratif bagi mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di era digital, sekaligus mengasah kemampuan inovasi dan daya saing generasi muda Lampung.
Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Raih Juara I Lomba Pidato Bahasa Indonesia Pada Gema KIP-K 2025

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) atas komitmen kampus dalam membangun semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, langkah konkret yang dilakukan oleh UTI merupakan bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang bermental pengusaha dan siap menghadapi tantangan dunia usaha yang dinamis.
“Hari ini kita melihat semangat luar biasa dari mahasiswa Teknokrat. Kewirausahaan bukan hanya soal berdagang, tapi soal membangun mental pencipta lapangan kerja,” ujar Giri Akbar.
Giri menekankan pentingnya membangun karakter wirausaha yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bisnis, tetapi juga pada ketangguhan mental, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di era digital.
“Gunakan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperluas jaringan, memperkuat mental, dan melahirkan entrepreneur muda yang tangguh serta relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Kegiatan Entrepreneur Vaganza 2025 menurut Giri, merupakan bentuk pendidikan praktik nyata yang mengintegrasikan teori dan pengalaman lapangan. Mahasiswa tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga menampilkan karya inovatif, produk unggulan, dan kreativitas di bidang seni dan organisasi.
“Saya sering mengatakan bahwa pembinaan seperti ini harus dimulai sejak dini. Tantangan setelah lulus sangat kompleks, maka mahasiswa harus dibekali mental dan kemampuan praktik yang kuat,” tuturnya.
Ia menilai pengalaman mahasiswa mengorganisasi acara, berkompetisi, hingga mempresentasikan ide usaha merupakan bekal penting dalam menghadapi dunia kerja maupun bisnis nyata.
“Praktik di dunia luar tidak sesederhana teori. Di sinilah mahasiswa Teknokrat belajar menghadapi tantangan dan beradaptasi — pengalaman berharga yang tidak semua kampus berikan,” ungkap Giri.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Lampung tersebut menjelaskan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong terciptanya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Tujuannya agar lulusan perguruan tinggi menjadi SDM unggul, produktif, dan berdaya saing tinggi.
“Kami ingin agar setiap lulusan bisa 100 persen produktif. Jika tidak bekerja di industri, maka ia harus mampu menjadi entrepreneur. Karena itu, kolaborasi kampus dan dunia usaha harus terus diperkuat,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan data potensi ekonomi daerah agar dapat dimanfaatkan oleh calon pengusaha muda Lampung.
“Tidak ada kemajuan tanpa entrepreneurship yang kuat. Pemerintah menyiapkan data potensi seperti pertanian, perkebunan, kopi, cokelat, dan hasil bumi lainnya yang bisa dikembangkan menjadi industri turunan oleh anak muda Lampung,” jelasnya.
Menurutnya, jika sektor-sektor unggulan tersebut dikelola dengan baik dan melibatkan dunia pendidikan, maka manfaat ekonomi akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin setiap potensi daerah dikelola secara optimal. Saya berharap Universitas Teknokrat Indonesia berperan aktif membangun ekosistem komoditas Lampung yang menguntungkan masyarakat,” tutup Giri.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., melalui Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD dan HIPMI Lampung atas dukungan mereka terhadap pengembangan jiwa wirausaha mahasiswa.
“Kami berterima kasih kepada DPRD dan HIPMI yang terus memberikan motivasi kepada mahasiswa. Jiwa entrepreneur harus dibangun sejak dini, dimulai dari pola pikir dan diperkuat dengan inspirasi dari para tokoh sukses,” kata Mahathir.
Mahathir menjelaskan bahwa kampus menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk pengusaha sukses, praktisi, serta alumni Teknokrat yang kini telah menjadi pelaku usaha mandiri.
“Pak Ketua DPRD sendiri merupakan mantan Ketua HIPMI Lampung dan seorang pengusaha sukses. Para pembicara hadir untuk memberi inspirasi sekaligus membuka jejaring bagi mahasiswa,” ujarnya.
Mahathir juga menjelaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki Inkubator Bisnis Kampus sebagai wadah mahasiswa mengembangkan ide dan produk usaha mereka.
“Mahasiswa mengikuti mata kuliah entrepreneurship, kemudian menampilkan produknya di Academic Expo. Produk terbaik kami lanjutkan ke inkubator bisnis, bahkan berpotensi mendapatkan investor melalui kerja sama HIPMI PT,” jelasnya.
Program inkubasi tersebut akan membina mahasiswa selama satu tahun untuk mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Menjadi pengusaha itu tidak sulit jika dibiasakan sejak bangku kuliah,” tegas Mahathir.
Entrepreneur Vaganza 2025 menghadirkan seminar kewirausahaan, pameran produk mahasiswa, kompetisi inovasi bisnis, serta penampilan seni. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan dan pengusaha sukses Bebek Belvr.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat mandiri, kreatif, dan inovatif, serta berkontribusi dalam membangun perekonomian daerah yang berkelanjutan.
Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Raih Anugerah Cipta Seni di Ajang Pilmapres Nasional 2025
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak