Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Innovation Expo 2026 yang digelar di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan untuk mendukung kemajuan daerah.
Ajang tahunan yang menjadi wadah unjuk karya inovatif mahasiswa ini mengusung tema “Sustainable, Impactful, and Smart Lampung”, yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Lampung dalam mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, ramah lingkungan, serta berbasis teknologi dan digitalisasi.
Kepala Balitbangda Provinsi Lampung, Yurnalis, menyampaikan bahwa inovasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah.
“Pembangunan saat ini harus berwawasan lingkungan, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, serta berbasis pada pemanfaatan teknologi, informasi, dan digitalisasi secara cerdas. Karena itu, inovasi menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Yurnalis, Balitbangda terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan daerah, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung saat ini juga tengah mengembangkan berbagai program untuk menumbuhkan budaya inovasi dan kreativitas sejak usia sekolah melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan.
“Kami ingin budaya inovasi tumbuh sejak di bangku sekolah. Ketika para siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mereka sudah memiliki fondasi berpikir kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yurnalis menilai Universitas Teknokrat Indonesia berhasil menunjukkan peran strategisnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten membangun budaya inovasi melalui berbagai program akademik dan kegiatan berbasis proyek.
Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan dalam Innovation Expo 2026 tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Saya melihat dari tahun ke tahun selalu ada hal baru yang ditampilkan. Ini menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berinovasi dan mampu memacu kreativitas mahasiswanya untuk menghasilkan karya yang bermanfaat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti sejumlah inovasi mahasiswa yang berfokus pada isu-isu strategis seperti ketahanan pangan, pengembangan energi terbarukan, teknologi pertanian, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
“Mahasiswa sudah mencoba menghadirkan berbagai miniatur teknologi dan konsep inovatif yang ke depan dapat dikembangkan dalam skala lebih besar. Ini menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki generasi muda Lampung,” tambahnya.
Yurnalis menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka untuk mengkaji dan menyinergikan hasil-hasil riset serta inovasi dari perguruan tinggi agar dapat diimplementasikan dalam program pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Yurnalis menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan perubahan dan kemajuan bangsa melalui inovasi.
Menurutnya, mahasiswa tidak boleh berhenti pada tahap menghasilkan ide atau prototipe semata, tetapi harus mampu mengembangkan inovasi tersebut menjadi solusi yang dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Generasi muda harus menjadi pencipta dan pelopor pembangunan masa depan. Inovasi yang lahir dari kampus harus terus dikembangkan agar mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kehadiran Balitbangda Provinsi Lampung dalam Innovation Expo 2026.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam menerapkan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), Project-Based Learning, dan Experiential Learning, yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Balitbangda Provinsi Lampung yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pengembangan riset dan inovasi daerah. Innovation Expo bukan sekadar pameran karya mahasiswa, tetapi menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan,” ujar Mahathir.
Menurutnya, kampus harus menjadi pusat lahirnya inovasi dan solusi yang dapat mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Mahasiswa harus dibiasakan menjadi problem solver yang mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan inovatif. Melalui Innovation Expo, kami ingin membangun budaya inovasi yang kuat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat,” tambahnya.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya inovator, peneliti, dan entrepreneur muda yang mampu menjawab tantangan zaman. Kami percaya bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Nasrullah Yusuf.
Ia menambahkan bahwa berbagai inovasi yang ditampilkan mahasiswa merupakan bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta teknologi dan solusi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Inilah peran penting perguruan tinggi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global,” tegasnya.
Penyelenggaraan Innovation Expo 2026 sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis inovasi dan riset, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong lahirnya inovasi yang berpotensi menciptakan nilai ekonomi baru, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi dan solusi kreatif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Melalui Innovation Expo 2026, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan perannya sebagai kampus yang aktif mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda. Berbagai karya yang dipamerkan diharapkan tidak hanya berhenti sebagai hasil pembelajaran akademik, tetapi berkembang menjadi solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Lampung di tingkat nasional maupun global.
Sebagai kampus yang dikenal dengan budaya inovasi dan prestasi, Universitas Teknokrat Indonesia terus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi terbaiknya melalui pendidikan berkualitas, kolaborasi industri, serta berbagai program riset dan pengembangan teknologi. Dengan lingkungan akademik yang adaptif dan berorientasi masa depan, Universitas Teknokrat Indonesia siap mencetak lulusan unggul yang mampu menjadi agen perubahan dan pemimpin pembangunan Indonesia di era transformasi digital.
#KampusInovasi
#KampusTerbaikdiLampung