PENDAFTARAN

Bina Talenta Indonesia 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial Resmi Ditutup, Mini Expo Karya Peserta Pukau Rektor dan Sivitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia

Bandar Lampung – Rangkaian Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial (KA) di Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) resmi berakhir pada 14 Juli 2026. Penutupan program yang berlangsung di Aula Universitas Teknokrat Indonesia tersebut menjadi puncak perjalanan pembelajaran intensif selama tujuh hari bagi 20 peserta terpilih dari berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Gelar PKM Internasional, Perkuat Kolaborasi Indonesia dan Malaysia

Program BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial di UTI menjadi ruang pembinaan bagi talenta-talenta muda untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang kecerdasan artifisial, pemrograman, pengolahan data, hingga pengembangan solusi berbasis teknologi.

Kepala Puspresnas Resmi Menutup Program BTI 2026

Penutupan resmi dilakukan oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., melalui sambungan Zoom.

Meskipun dilaksanakan secara daring, kehadiran Kepala Puspresnas dalam prosesi penutupan memberikan makna penting bagi seluruh peserta dan penyelenggara. Hal tersebut sekaligus menunjukkan perhatian dan dukungan Puspresnas terhadap pelaksanaan Program BTI 2026 yang diselenggarakan melalui perguruan tinggi mitra nasional.

Turut hadir secara langsung Pejabat Pembuat Komitmen Puspresnas, Yuni Handayani, S.E., serta Ririn Kusumawati dari Puspresnas. Kehadiran perwakilan Puspresnas secara langsung di Bandar Lampung menjadi bentuk pengawalan dan dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan talenta bidang kecerdasan artifisial di Universitas Teknokrat Indonesia.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., juga hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan, sivitas akademika, dan mahasiswa UTI.

Kehadiran Rektor dan seluruh unsur kampus menegaskan bahwa penyelenggaraan BTI 2026 merupakan bagian dari komitmen institusional Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan ekosistem talenta digital dan kecerdasan artifisial nasional.

Mini Expo Tampilkan Karya AI Solutif Peserta

Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama dalam acara penutupan adalah Mini Expo Kecerdasan Artifisial. Dalam kegiatan ini, para peserta mempresentasikan proyek dan solusi berbasis AI yang telah mereka kembangkan selama mengikuti program BTI 2026.

Satu per satu peserta memaparkan hasil karya mereka di hadapan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, perwakilan Puspresnas, sivitas akademika, dan mahasiswa UTI.

Karya-karya tersebut merepresentasikan pemahaman peserta terhadap berbagai materi yang telah dipelajari selama program, mulai dari pengenalan konsep kecerdasan artifisial, pemrograman Python, supervised learning, hingga aspek etika dalam pengembangan dan pemanfaatan AI.

Menariknya, proyek yang ditampilkan tidak berhenti pada aspek teknis. Para peserta berupaya merancang solusi yang relevan dengan permasalahan di lingkungan masyarakat dan daerah asal masing-masing.

Kehadiran mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam Mini Expo juga menciptakan ruang pertukaran inspirasi antara talenta muda tingkat sekolah menengah dan mahasiswa perguruan tinggi. Presentasi para peserta menunjukkan bahwa siswa SMA memiliki potensi besar untuk mengembangkan solusi teknologi apabila memperoleh pembinaan, pendampingan, dan lingkungan belajar yang tepat.

Narasumber BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial, Ridwan Mahenra, S.Kom., M.C.S.(AI), menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap capaian para peserta.

“Tujuh hari bukanlah waktu yang panjang. Namun, karya-karya yang ditampilkan dalam Mini Expo membuktikan bahwa dengan motivasi tinggi dan bimbingan yang tepat, siswa SMA mampu membangun solusi AI yang bermakna. Saya bangga bukan hanya karena mereka mampu membuat program, tetapi karena mereka telah belajar berpikir sebagai problem solver,” ujar Ridwan.

Baca Juga: Peserta BTI 2026 dari Universitas Teknokrat Indonesia Belajar Langsung Penerapan AI di Industri Energi PT Bukit Asam

UTI Tegaskan Komitmen Dukung Talenta AI Nasional

Koordinator BTI 2026 Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program hingga tahap penutupan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Puspresnas, khususnya Ibu Yuni Handayani dan Ibu Ririn Kusumawati yang telah hadir langsung mendampingi pelaksanaan program hingga hari terakhir. Terima kasih juga kepada Rektor dan seluruh sivitas akademika UTI yang telah menyambut program ini dengan penuh komitmen. Yang tidak kalah penting, kami mengapresiasi 20 peserta luar biasa yang telah membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk belajar, berkolaborasi, dan berkarya,” ungkap Ryan.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan Program BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial di UTI.

Menurutnya, kemampuan peserta dalam menghasilkan karya dan solusi berbasis AI dalam waktu relatif singkat merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan talenta teknologi sejak dini.

“Kami sangat bangga Universitas Teknokrat Indonesia dipercaya menjadi bagian dari pembinaan talenta kecerdasan artifisial nasional. Lebih membanggakan lagi, para peserta mampu menunjukkan karya nyata yang tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung pengembangan talenta muda melalui ekosistem pendidikan, fasilitas teknologi, pendampingan akademik, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pengalaman BTI 2026 ini harus menjadi pijakan awal bagi para peserta untuk terus belajar dan berkembang. Kami berharap mereka kelak menjadi talenta-talenta unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi Indonesia, bahkan bersaing di tingkat internasional,” katanya.

Dari Sumatera Menuju Panggung Internasional

Dengan berakhirnya program BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial di Universitas Teknokrat Indonesia, 20 peserta dari Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Lampung bersiap kembali ke daerah masing-masing dengan membawa pengetahuan, pengalaman, dan jejaring baru.

Perjalanan mereka dalam bidang kecerdasan artifisial tidak berhenti setelah program berakhir. Bagi peserta yang terpilih, tahapan berikutnya akan membuka peluang untuk melanjutkan pembinaan menuju kompetisi internasional, termasuk International Olympiad on Artificial Intelligence (IOAI).

Universitas Teknokrat Indonesia, sebagai satu-satunya perguruan tinggi mitra Puspresnas di lingkungan LLDIKTI Wilayah II dalam pelaksanaan program ini, menuntaskan amanah penyelenggaraan BTI 2026 dengan komitmen dan tanggung jawab.

BTI 2026 Dukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Pelaksanaan Program BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial di Universitas Teknokrat Indonesia turut memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

Program ini memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda dari berbagai daerah untuk memperoleh pembelajaran intensif di bidang kecerdasan artifisial, pemrograman, pengolahan data, dan pengembangan solusi teknologi. Proses pembelajaran yang dilengkapi dengan praktik, proyek, presentasi, dan pembinaan karakter mendukung terciptanya pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kompetensi generasi muda dalam bidang teknologi dan kecerdasan artifisial. Para peserta didorong untuk tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mengembangkan inovasi yang dapat menjawab permasalahan nyata di masyarakat.

Selain itu, keterlibatan peserta dari berbagai wilayah di Pulau Sumatera serta kolaborasi antara Puspresnas, perguruan tinggi, narasumber, dan sivitas akademika turut memperkuat semangat kemitraan dalam mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penyelenggaraan BTI 2026, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari penguatan ekosistem talenta digital nasional dan mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di era kecerdasan artifisial.

Baca Juga: Peserta BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial Perkuat Nilai Karakter melalui Sholat Jumat Bersama Rektor UTI di Masjid Al-Hijrah Kota Baru

#BinaTelentaIndonesia
#KampusBerdampak
#DosenBerdampak
#KampusBerdampakTerbaikdiLampung
#DosenBerdampakTerbaikdiLampung