ID
EN
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), yang dikenal sebagai ASEAN’s Best Private University, Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera, dan Kampus Berdampak, kembali memperkuat komitmennya terhadap internasionalisasi pendidikan melalui kegiatan International Community Service bersama SMKN 4 Bandar Lampung, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UTI memperluas kolaborasi internasional sekaligus menghadirkan manfaat pendidikan secara langsung bagi masyarakat, khususnya siswa pendidikan vokasi. Fokus kegiatan diarahkan pada pengenalan dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses pembelajaran dan menghadapi transformasi digital.
Kegiatan dihadiri Kepala SMKN 4 Bandar Lampung Dr. Hj. Dewi Ningsih, S.Pd., M.Pd., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Turut hadir Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia serta dosen Dr. Damayanti, M.Kom., yang mendukung kegiatan sebagai bagian dari penguatan kontribusi perguruan tinggi terhadap dunia pendidikan.
Salah satu agenda utama kegiatan adalah pemaparan materi oleh akademisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Assistant Professor Dr. Shuhaili Talib.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Shuhaili Talib menyampaikan materi bertajuk “Artificial Intelligence for the Digital Transformation of Learning.”
Materi tersebut memberikan perspektif internasional kepada siswa SMKN 4 Bandar Lampung mengenai perkembangan AI dan potensinya dalam mendukung transformasi pembelajaran di era digital.
Para peserta diperkenalkan pada berbagai perkembangan teknologi kecerdasan buatan sekaligus pentingnya memahami penggunaan teknologi secara tepat agar AI dapat menjadi sarana pendukung proses pendidikan.
Kehadiran akademisi dari Malaysia juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan wawasan global kepada siswa pendidikan vokasi, sehingga mereka tidak hanya memahami perkembangan teknologi dari perspektif lokal, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai penerapannya dalam lingkungan pendidikan internasional.
Selain menghadirkan pemateri internasional, Universitas Teknokrat Indonesia juga menghadirkan dosen Angga Bayu Santoso, M.Kom., yang menyampaikan materi berjudul “The Use of Artificial Intelligence in the Digitalization of Learning for Students.”
Materi tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara tepat dalam kegiatan belajar.
Pemanfaatan AI diperkenalkan sebagai teknologi pendukung yang dapat membantu siswa meningkatkan produktivitas, memperluas sumber belajar, serta mengembangkan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.
Melalui materi tersebut, siswa juga didorong untuk memahami bahwa perkembangan AI perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, tanggung jawab, dan penggunaan teknologi secara bijak.
Kegiatan International Community Service berlangsung secara interaktif dan mendapatkan antusiasme tinggi dari siswa-siswi SMKN 4 Bandar Lampung.
Para peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan kecerdasan buatan, peluang penerapannya dalam pendidikan, serta tantangan yang muncul seiring semakin cepatnya transformasi digital.
Interaksi antara pemateri dan peserta juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh ruang untuk memahami relevansi AI dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan dunia kerja di masa depan.
Penguatan literasi digital sejak pendidikan vokasi dinilai penting karena lulusan SMK dipersiapkan untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
International Community Service ini tidak hanya menjadi kegiatan berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan dan pertukaran pengetahuan antara Universitas Teknokrat Indonesia, SMKN 4 Bandar Lampung, dan International Islamic University Malaysia.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana kerja sama antara perguruan tinggi, institusi pendidikan vokasi, dan mitra internasional dapat diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada generasi muda.
Bagi Universitas Teknokrat Indonesia, kegiatan pengabdian internasional juga menjadi bagian dari implementasi konsep Kampus Berdampak, yaitu menghadirkan kontribusi perguruan tinggi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan dunia pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata dari Universitas Teknokrat Indonesia kepada siswa-siswi SMKN 4 Bandar Lampung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme peserta.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., melalui Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan International Community Service tersebut.
Menurut Mahathir, internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas akademik di lingkungan kampus, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat dan lembaga pendidikan lainnya.
“Sebagai ASEAN’s Best Private University dan kampus berdampak, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan mahasiswa di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan dampak bagi masyarakat dan dunia pendidikan vokasi. Kehadiran dosen dari IIUM Malaysia bersama dosen UTI menunjukkan bahwa pengabdian internasional Teknokrat dapat diwujudkan secara nyata,” ujar Dr. Mahathir.
Ia menambahkan, pengenalan AI kepada siswa SMK menjadi langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat.
“Kami ingin siswa-siswi SMK di Lampung memiliki literasi AI yang baik dan siap menghadapi transformasi digital. Mereka perlu memahami teknologi bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai generasi yang mampu memanfaatkannya secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Menurut Mahathir, keterlibatan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam persiapan kegiatan tersebut juga memberikan nilai pembelajaran tersendiri.
Mahasiswa dilibatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengabdian internasional. Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman dalam merancang dan mendukung kegiatan yang menghubungkan perguruan tinggi, sekolah vokasi, serta mitra akademik dari luar negeri.
Kegiatan International Community Service bersama SMKN 4 Bandar Lampung menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dapat diarahkan tidak hanya untuk kepentingan akademik perguruan tinggi, tetapi juga untuk memperluas akses pengetahuan teknologi kepada siswa.
Kerja sama dengan IIUM Malaysia memberikan ruang pertukaran pengalaman dan perspektif mengenai perkembangan AI dalam pendidikan. Sementara itu, keterlibatan SMKN 4 Bandar Lampung memastikan pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam konteks pendidikan vokasi.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Pelaksanaan International Community Service Universitas Teknokrat Indonesia bersama SMKN 4 Bandar Lampung dan IIUM Malaysia memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs).
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pemberian akses pengetahuan dan literasi AI kepada siswa pendidikan vokasi. Pemahaman mengenai teknologi digital diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan pendidikan global.
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur tercermin melalui pengenalan Artificial Intelligence sebagai bagian dari perkembangan inovasi teknologi. Literasi AI menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam memahami dan menghadapi perkembangan teknologi yang akan memengaruhi berbagai sektor.
Selanjutnya, SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi diwujudkan melalui penguatan keterampilan digital siswa. Penguasaan teknologi dan kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital dapat menjadi salah satu modal bagi generasi muda untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Sementara itu, SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia, International Islamic University Malaysia, dan SMKN 4 Bandar Lampung. Kemitraan lintas institusi dan lintas negara tersebut memperkuat pertukaran pengetahuan serta membuka peluang pengembangan kerja sama pendidikan di masa mendatang.
Melalui International Community Service ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi global.
Pengenalan AI kepada siswa pendidikan vokasi menjadi bagian dari langkah untuk membangun generasi yang tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Kolaborasi bersama IIUM Malaysia dan SMKN 4 Bandar Lampung sekaligus memperkuat posisi kegiatan pengabdian internasional sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.
Dengan mengintegrasikan internasionalisasi, pendidikan digital, pengabdian kepada masyarakat, dan kolaborasi lintas negara, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong peran perguruan tinggi sebagai Kampus Berdampak yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi era transformasi digital.
#PKMInternasional
#PengabdianKepadaMasyarakat
#KampusBerdampak
#DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak