ID
EN
Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera, di tingkat nasional. Tim mahasiswa Program Studi S-1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih Juara Favorit Lomba Infografis pada ajang Pekan Ilmiah Nasional (PIN) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Lampung (Unila) pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026.
Prestasi tersebut semakin membanggakan karena tim UTI terlebih dahulu berhasil menembus 10 besar finalis dari total 55 tim perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti kompetisi.
Dalam persaingan tersebut, mahasiswa Sistem Informasi UTI berhasil tampil di jajaran finalis bersama sejumlah perguruan tinggi ternama dari berbagai wilayah Indonesia.
Masuknya Universitas Teknokrat Indonesia ke babak 10 besar menjadi capaian tersendiri dalam kompetisi nasional tersebut. Tim UTI bersanding dengan perguruan tinggi yang memiliki reputasi akademik kuat di tingkat nasional.
Berikut 10 besar finalis Lomba Infografis PIN 2026:
Setelah melalui tahapan kompetisi hingga babak final, hasil akhir Lomba Infografis PIN 2026 menempatkan Universitas Padjadjaran sebagai Juara I, Universitas Brawijaya sebagai Juara II, dan Universitas Sriwijaya sebagai Juara III.
Sementara itu, Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih Juara Favorit, yang menjadi bentuk apresiasi terhadap karya dan kreativitas tim dalam menyajikan informasi secara visual.
Prestasi tersebut diraih oleh tiga mahasiswa Program Studi S-1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu:
Ketiganya mendapatkan bimbingan langsung dari dosen Parjito, S.Kom., M.Cs.
Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing menjadi salah satu bagian penting dalam proses persiapan kompetisi. Tim tidak hanya dituntut menghasilkan visual yang menarik, tetapi juga harus mampu menyajikan informasi secara sistematis, akurat, dan mudah dipahami.
Pengalaman mengikuti kompetisi tersebut sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset, analisis data, penyusunan narasi, komunikasi visual, serta kerja sama tim.
Bagi tim UTI, keberhasilan dalam kompetisi infografis tidak semata-mata ditentukan oleh aspek visual. Proses riset dan kemampuan mengolah data menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai informasi.
Infografis yang baik harus mampu mengubah data yang kompleks menjadi informasi visual yang jelas, akurat, dan mudah dipahami. Karena itu, tim melakukan riset secara mendalam sebelum masuk pada tahap perancangan desain.
Referensi ilmiah juga menjadi bagian dari proses penyusunan karya agar informasi yang disajikan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pendekatan tersebut membuat proses pembuatan infografis tidak berhenti pada persoalan estetika, tetapi juga memperhatikan ketepatan informasi, kekuatan narasi, relevansi data, serta kesesuaian dengan tema kompetisi.
Tim juga menilai bimbingan intensif dari dosen pembimbing menjadi salah satu faktor penting dalam mematangkan karya yang diperlombakan.
Konsultasi secara rutin bersama Parjito, S.Kom., M.Cs. membantu tim mengembangkan konsep, memperkuat narasi, menyempurnakan penyajian data, hingga memperbaiki aspek visual agar karya memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kompetisi nasional.
Selain bimbingan dosen, pembagian tugas yang jelas di antara anggota tim turut memperkuat proses persiapan.
Masing-masing anggota berkontribusi dalam aspek riset, copywriting, maupun desain grafis. Kolaborasi tersebut memungkinkan setiap anggota berfokus pada bidang yang dikuasai dengan tetap mengedepankan satu visi untuk menghasilkan karya terbaik.
Dukungan fasilitas kampus juga dimanfaatkan secara optimal, termasuk penggunaan laboratorium komputer, akses terhadap sumber referensi dan jurnal, serta dukungan dari program studi dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK).
Setelah berhasil meraih Juara Favorit PIN 2026, tim UTI membagikan sejumlah pengalaman yang dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa lain yang ingin mengikuti kompetisi ilmiah.
Pertama, kuasai riset data, bukan hanya desain. Menurut tim, infografis bukan sekadar persoalan memilih warna dan membuat desain menarik. Karya harus mampu mengubah data kompleks menjadi cerita visual yang didukung referensi ilmiah sehingga menghasilkan informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami.
Kedua, terbuka terhadap bimbingan dosen. Konsultasi dan evaluasi secara rutin dinilai membantu mahasiswa melihat kekurangan karya sekaligus memperbaiki konsep, narasi, maupun visual sebelum memasuki tahap penilaian.
Ketiga, bangun kolaborasi tim yang solid. Pembagian tugas antara riset, penyusunan naskah, dan desain membuat proses kerja menjadi lebih terarah. Setiap anggota memiliki tanggung jawab masing-masing, tetapi tetap bekerja dengan satu tujuan.
Keempat, manfaatkan fasilitas kampus. Laboratorium, akses jurnal, sumber referensi, serta dukungan program studi dan fakultas dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.
Atas capaian tersebut, tim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama proses kompetisi.
“Selamat kepada mahasiswa Sistem Informasi dan Program Studi Sistem Informasi atas capaian prestasinya. Semoga prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia lainnya untuk terus berprestasi dan menjadi Sang Juara. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari Universitas Teknokrat Indonesia, Kaprodi Sistem Informasi, serta Bapak dan Ibu dosen yang telah memberikan dukungan selama proses kompetisi,” ujar tim.
Bagi ketiga mahasiswa tersebut, keberhasilan meraih Juara Favorit sekaligus masuk 10 besar nasional menjadi pengalaman berharga untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan kreativitas.
Capaian tim Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia mendapat apresiasi dari Rektor Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., yang disampaikan melalui Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
Mahathir menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional.
“Selamat kepada mahasiswa Sistem Informasi dan dosen pembimbing atas prestasi yang diraih. Masuk 10 besar final dari 55 tim dan kemudian meraih Juara Favorit menunjukkan kualitas dan kemampuan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam berkompetisi di tingkat nasional,” ujar Dr. Mahathir.
Menurutnya, capaian tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta memiliki ruang yang sama untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan akademiknya melalui kompetisi ilmiah.
“Sebagai ASEAN’s Best Private University dan kampus berdampak, kami bangga mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu tampil di antara perguruan tinggi ternama dalam ajang Pekan Ilmiah Nasional. Prestasi ini menjadi bagian dari semangat Sang Juara yang terus kami dorong melalui ekosistem pendidikan, pembinaan mahasiswa, dan dukungan dosen,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa prestasi mahasiswa merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pembinaan yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan perguruan tinggi.
Prestasi pada PIN 2026 menjadi bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran reguler.
Kompetisi ilmiah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menguji kemampuan riset, berpikir kritis, menyusun gagasan, memecahkan masalah, serta menyampaikan informasi dengan cara yang kreatif dan komunikatif.
Khusus bagi mahasiswa Sistem Informasi, kemampuan mengolah data dan menyajikannya secara visual merupakan kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia digital. Infografis dapat menjadi salah satu media untuk menyampaikan informasi berbasis data secara efektif kepada masyarakat.
Melalui berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan mahasiswa, UTI terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang mendukung kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan prestasi.
Prestasi mahasiswa Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia dalam PIN 2026 juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs).
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas tercermin melalui keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi ilmiah nasional yang mendorong peningkatan kemampuan riset, literasi data, kreativitas, komunikasi, dan penyelesaian masalah. Pengalaman kompetisi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memperkaya kompetensi mahasiswa.
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur berkaitan dengan kemampuan mahasiswa mengembangkan inovasi dalam penyajian informasi melalui teknologi komunikasi visual. Pengolahan data menjadi infografis merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk menyampaikan informasi secara efektif dan menarik.
SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan tercermin dari kesempatan mahasiswa perguruan tinggi swasta untuk berkompetisi dalam forum ilmiah nasional bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keikutsertaan tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berdasarkan karya dan kompetensinya.
Sementara itu, SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui partisipasi aktif Universitas Teknokrat Indonesia dalam forum ilmiah nasional yang mempertemukan mahasiswa dan perguruan tinggi dari berbagai daerah. Interaksi tersebut turut membuka peluang pertukaran gagasan dan penguatan jejaring akademik antarlembaga pendidikan tinggi.
Raihan Juara Favorit Lomba Infografis PIN 2026 menjadi tambahan prestasi bagi Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Program Studi S-1 Sistem Informasi.
Keberhasilan Febri Ramadhani, Putra Nur Rohim, dan Rizqan Fadli Fatirrahman menunjukkan bahwa kompetensi akademik, kemampuan riset, kreativitas visual, kerja sama tim, dan bimbingan dosen dapat dipadukan untuk menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi, memperkuat kemampuan akademik, membangun portofolio, serta mengembangkan kreativitas melalui karya yang memberikan manfaat.
Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi melalui pembelajaran, pembinaan prestasi, pendampingan dosen, serta pemanfaatan fasilitas akademik.
Dengan semangat Sang Juara, UTI terus mendorong lahirnya mahasiswa yang kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu menunjukkan kompetensinya dalam berbagai ajang di tingkat nasional maupun internasional.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#KampusBerdampak
#KampusTerbaikdiLampung