Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia. Kali ini, Afan Alfian, mahasiswa angkatan 2025, berhasil meraih Juara II Scrabble Kategori B dalam ajang Darmajaya English Competitions (DEC) 2026, kompetisi bahasa Inggris tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Bahasa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya pada Mei 2026.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak mahasiswa yang unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di berbagai ajang akademik maupun kompetisi kebahasaan sejak awal masa perkuliahan.
Kategori B pada kompetisi Scrabble diperuntukkan bagi peserta tingkat pemula hingga menengah (intermediate). Meski baru menjalani pendidikan pada semester kedua, Afan mampu menunjukkan performa yang mengesankan hingga berhasil menembus posisi runner-up setelah bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung.
Dalam setiap pertandingan, Afan memperlihatkan kemampuan berpikir strategis yang dipadukan dengan penguasaan kosakata bahasa Inggris yang kuat. Ia mampu menyusun kata-kata bernilai tinggi melalui pemanfaatan anagram, memahami struktur morfologi bahasa, serta menentukan penempatan huruf secara efektif untuk memperoleh skor maksimal.
Kompetisi Scrabble tidak hanya menguji hafalan kosakata, tetapi juga kemampuan analisis bahasa, kreativitas berpikir, dan ketepatan strategi. Oleh karena itu, keberhasilan Afan menjadi bukti bahwa pembelajaran di Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia telah mampu membangun kompetensi mahasiswa secara komprehensif.
Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari peran aktif Afan sebagai anggota UKM Teknokrat English Club (TEC), yang selama ini menjadi wadah pengembangan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa melalui berbagai pelatihan, diskusi, hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia terus mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari linguistik, morfologi, sintaksis, maupun sastra, tetapi juga didorong untuk mengasah keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan penguasaan bahasa melalui berbagai aktivitas kompetitif.
Kemampuan bermain Scrabble dinilai memiliki nilai tambah bagi lulusan Sastra Inggris, terutama bagi mereka yang akan berkarier sebagai pendidik, karena permainan tersebut dapat menjadi media pembelajaran berbasis gamification yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata dan minat belajar bahasa Inggris di kalangan peserta didik.
Ketua Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, Suprayogi, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih Afan Alfian.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan akademik di Program Studi Sastra Inggris berjalan selaras dengan pembinaan nonakademik melalui UKM Teknokrat English Club.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Afan. Meskipun masih berada pada semester awal, ia telah mampu menunjukkan kualitas yang luar biasa dalam kompetisi tingkat regional. Hal ini membuktikan bahwa kurikulum yang kami terapkan, dipadukan dengan pembinaan intensif melalui UKM TEC, mampu menghasilkan mahasiswa yang memiliki kompetensi bahasa Inggris sekaligus kemampuan berpikir strategis,” ujar Suprayogi.
Ia menambahkan bahwa keterampilan Scrabble bukan sekadar permainan, melainkan bagian dari kompetensi profesional yang dapat mendukung lulusan ketika menjadi guru, dosen, pelatih bahasa Inggris, maupun praktisi di bidang komunikasi internasional.
Keberhasilan Afan Alfian diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai kompetisi.
Universitas Teknokrat Indonesia secara konsisten memberikan dukungan terhadap mahasiswa yang ingin berprestasi melalui pembinaan organisasi kemahasiswaan, pendampingan dosen, serta berbagai program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas keberhasilan Afan Alfian mengharumkan nama universitas pada ajang Darmajaya English Competitions 2026.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki daya saing tinggi dan mampu menunjukkan kualitas akademik maupun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Afan Alfian atas prestasi yang telah diraih. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki semangat belajar, kemampuan akademik, dan daya saing yang kuat. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang serta mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” ujar Mahathir.
Ia juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memperkuat ekosistem pembinaan prestasi mahasiswa melalui kolaborasi antara program studi, organisasi kemahasiswaan, dan dosen pembimbing agar semakin banyak mahasiswa mampu tampil sebagai talenta unggul di berbagai bidang.
Prestasi yang diraih Afan Alfian juga mencerminkan kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Keberhasilan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi bahasa asing, pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kreativitas mahasiswa melalui pembelajaran yang inovatif dan berbasis pengalaman.
Selain itu, prestasi ini turut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) karena penguasaan bahasa Inggris dan kemampuan komunikasi internasional menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global.
Di sisi lain, pembinaan mahasiswa melalui UKM Teknokrat English Club juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara program studi, organisasi kemahasiswaan, dosen pembimbing, dan penyelenggara kompetisi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berprestasi.
Prestasi ini semakin memperkuat reputasi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga konsisten membina mahasiswa agar mampu bersaing, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung