Bandar Lampung – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung tidak hanya menjadi ajang pelaksanaan ibadah, tetapi juga dimaknai sebagai waktu untuk memperkuat kepedulian sosial melalui penyaluran zakat kepada masyarakat.
Dalam suasana penuh kebersamaan dan kebahagiaan, zakat, infak, dan sedekah (ZIS) disalurkan kepada jamaah yang hadir serta warga di sekitar lingkungan masjid. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari semangat berbagi di hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Penyaluran zakat tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat. Para penerima manfaat yang terdiri dari jamaah dan warga sekitar merasakan langsung dampak dari kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh pengelola masjid dan pihak terkait.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, jamaah, serta berbagai elemen yang terlibat dalam pengelolaan Masjid Agung Al Hijrah. Melalui pembagian zakat, nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial semakin diperkuat di tengah masyarakat.
Selain sebagai kewajiban umat Islam, zakat juga memiliki peran penting dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya penyaluran zakat secara langsung kepada masyarakat, diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata serta menghadirkan kebahagiaan di hari yang fitri.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi dan memperhatikan sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Universitas Teknokrat Indonesia melalui Yayasan Pendidikan Teknokrat turut berperan aktif dalam kegiatan sosial keagamaan ini sebagai bentuk komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada sivitas akademika dan masyarakat luas.
Ke depan, kegiatan penyaluran zakat seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Baca Juga: SHOLAT IDUL FITRI PERTAMA, TEKNOKRAT UKIR SEJARAH DI MASJID AGUNG AL HIJRAH KOTA BARU LAMPUNG
Kegiatan penyaluran zakat yang dilakukan di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung tidak hanya memiliki nilai ibadah dan sosial, tetapi juga selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan secara global.
Program pembagian zakat ini secara langsung berkontribusi pada SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 2 (Tanpa Kelaparan), melalui bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran zakat menjadi instrumen nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial, khususnya di momen hari raya.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Dengan terpenuhinya kebutuhan pokok, masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan sehat, baik secara fisik maupun mental, terutama dalam suasana Idul Fitri yang penuh kebahagiaan.
Dari sisi sosial, kegiatan ini mencerminkan implementasi SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan). Penyaluran zakat berperan dalam menciptakan distribusi kesejahteraan yang lebih merata, serta memperkuat rasa keadilan sosial di tengah masyarakat.
Lebih jauh, kolaborasi antara pengelola masjid, masyarakat, dan institusi pendidikan seperti Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan peran nyata dalam mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keislaman seperti kepedulian, solidaritas, dan gotong royong tidak hanya diwujudkan dalam bentuk ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang tidak hanya berdampak langsung bagi masyarakat, tetapi juga sejalan dengan agenda pembangunan global. Dengan demikian, setiap aktivitas sosial yang dilakukan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.