PENDAFTARAN

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial dalam Khutbah Idul Fitri 1447 H

Bandar Lampung – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana refleksi spiritual dan penguatan nilai sosial oleh Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., yang bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah, Kota Baru Lampung.

Baca Juga: SHOLAT IDUL FITRI PERTAMA, TEKNOKRAT UKIR SEJARAH DI MASJID AGUNG AL HIJRAH KOTA BARU LAMPUNG

Dalam khutbahnya, Dr. Mahathir Muhammad menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Idul Fitri adalah simbol keberhasilan umat Islam dalam mengendalikan diri dan meningkatkan keimanan. Nilai-nilai yang telah dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Mahathir dalam khutbahnya.

Ia menjelaskan bahwa Ramadan merupakan “madrasah kehidupan” yang membentuk karakter umat Islam menjadi pribadi yang sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, indikator keberhasilan Ramadan tidak berhenti pada ibadah selama satu bulan, tetapi tercermin dari konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan setelahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan vertikal dengan Allah SWT (hablumminallah) dan hubungan horizontal antar sesama manusia (hablumminannas). Kedua aspek tersebut, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan.

“Ketakwaan harus diiringi dengan kepedulian sosial. Zakat, infak, dan sedekah adalah wujud nyata solidaritas sosial yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat ikatan kemanusiaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah melalui saling memaafkan, menghilangkan prasangka, serta memperkuat hubungan kekeluargaan dan sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, pentingnya berbakti kepada orang tua juga menjadi pesan utama dalam khutbah tersebut. Ia mengingatkan bahwa keberkahan hidup tidak terlepas dari ridha orang tua, sehingga momentum Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dalam keluarga.

Pelaksanaan khutbah Idul Fitri ini menjadi bagian dari kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen tidak hanya dalam pengembangan akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan spiritual sivitas akademika.

Ke depan, Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Terbaik di Lampung diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menghadirkan kegiatan-kegiatan keagamaan yang inspiratif, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Gelar Kajian Ramadhan di Roblox, Inovasi Dakwah Digital di Era Metaverse