PENDAFTARAN

Universitas Teknokrat Indonesia Kembangkan Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Pertanian Hidroponik di Lampung

Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan teknologi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) berhasil mengimplementasikan teknologi cerdas berbasis energi terbarukan di lokasi Sahabat Hidroponik Lampung, pada 9–27 Agustus 2025.

Pemanfaatan Teknologi IoT dan Solar Cell untuk Hidroponik Cerdas

Teknologi ini menggabungkan sistem Internet of Things (IoT) dengan energi solar cell (PLTS) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian hidroponik. Lokasi penerapan berada di Jalan Abdul Kadir III, Gang Pinang, Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Inovasi ini bertujuan untuk membantu mitra petani hidroponik dalam mengelola kondisi air, pH, dan nutrisi secara otomatis melalui sistem pintar yang terintegrasi. Sistem IoT memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi lingkungan seperti suhu air, tingkat pH, dan kadar nutrisi tanaman. Teknologi ini juga mampu mengatur pompa air serta memberikan notifikasi otomatis jika terjadi perubahan yang memerlukan tindakan cepat.

Penerapan panel surya sebagai sumber energi turut mendukung operasional sistem ini secara berkelanjutan, sekaligus membantu menekan biaya listrik bagi petani.

Tim Akademik dan Mahasiswa Terlibat Langsung di Lapangan

Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian dari Universitas Teknokrat Indonesia, yang dipimpin oleh Ikbal Yasin, SE., MM. Turut serta dua dosen lainnya, yaitu Suaidah, M.Kom (FTIK) dan Sekar Utami Putri, S.P., M.Sc. dari Politeknik Negeri Lampung. Tidak hanya itu, tiga mahasiswa FTIK juga dilibatkan sebagai bagian dari program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dalam bidang pengabdian masyarakat.

Para anggota tim memberikan pelatihan intensif kepada petani mengenai manfaat dan cara penggunaan teknologi PLTS dan IoT. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh agar para petani dapat mengoperasikan sistem dengan mandiri dan efektif.

Digitalisasi Manajemen Penjualan dengan Aplikasi ProdSell

Tak hanya fokus pada otomasi pertanian, tim juga mengembangkan sistem digitalisasi manajemen produksi dan penjualan bernama ProdSell. Aplikasi ini memungkinkan petani untuk menghitung biaya produksi secara akurat serta mencatat data penjualan secara sistematis. Diharapkan, dengan digitalisasi ini, proses manajemen usaha hidroponik menjadi lebih efisien dan profesional.

Apresiasi dari Mitra dan Pimpinan Universitas

Sahabat Hidroponik Lampung menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi tim Universitas Teknokrat Indonesia. Mereka merasakan langsung manfaat dari implementasi teknologi tersebut dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, turut memberikan penghargaan atas inovasi ini. Ia menyatakan bahwa seluruh hasil riset dan inovasi dari kampus seharusnya mampu diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, inovasi yang berdampak langsung akan meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

Dukungan Dana dari DPPM Kemendikti Saintek 2025

Program pengabdian ini didanai oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendikti Saintek 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap riset dan pengembangan teknologi tepat guna di masyarakat.