PENDAFTARAN

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Latih Etika Komunikasi dan Personal Branding Siswa SMA Perintis 2 Bandar Lampung

Bandar Lampung – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, sukses menggelar pelatihan bertajuk “Integrasi Etika Komunikasi Telepon dan Optimalisasi Digital Profile” di SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga: Empat Rektor Nasional Berbagi Kiat Sukses di Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung

Kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa kelas X.6 IPA dengan keterampilan non-akademik (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, kemampuan akademis dinilai belum cukup tanpa diimbangi dengan etika komunikasi dan citra diri yang profesional di ruang digital.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas lima mahasiswa, yakni Rizki Ananda, Davies Coralles, Rosalina Luna Dita, Izzatul Falahhiyah Hasan, dan Rifki Banda Wijaya. Mereka didampingi Dosen Pembimbing, M. Ghufroni An Ars, S.Pd., M.Pd., yang turut mengawal jalannya kegiatan agar berjalan sistematis dan aplikatif.

Pentingnya Etika Komunikasi Telepon

Dalam sesi pemaparan, tim PKM menekankan pentingnya kompetensi customer service dan etika bertelepon (telephoning skills) sebagai kemampuan dasar di berbagai sektor industri.

“Sering kali kesan pertama terhadap sebuah institusi dibentuk melalui komunikasi telepon. Karena itu, siswa perlu memahami teknik intonasi yang tepat, penggunaan sapaan standar, serta etika profesional dalam berkomunikasi,” ujar Rizki Ananda selaku Ketua Tim PKM.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai teknik berbicara yang jelas, sopan, dan persuasif. Tidak hanya teori, peserta juga diajak mempraktikkan langsung melalui simulasi layanan pelanggan (roleplay), sehingga mereka dapat merasakan situasi nyata dalam menghadapi berbagai karakter pelanggan.

Optimalisasi Digital Profile dan Personal Branding

Selain komunikasi verbal, pelatihan juga menyoroti pentingnya pengelolaan digital profile. Di era transformasi digital, jejak media sosial menjadi salah satu indikator yang dipertimbangkan oleh rekruter dalam proses seleksi calon karyawan.

Tim PKM mengajak siswa untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta membangun personal branding yang positif dan produktif.

“Jejak digital bukan hanya arsip aktivitas daring, tetapi juga cerminan karakter seseorang. Jika dikelola dengan baik, media sosial dapat menjadi aset yang mendukung karier di masa depan,” jelas salah satu anggota tim dalam sesi diskusi.

Siswa dibimbing untuk memahami konten apa saja yang layak dipublikasikan, pentingnya konsistensi citra diri, serta strategi sederhana membangun profil digital yang profesional.

Antusiasme dan Apresiasi Sekolah

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan dinamis. Metode komunikasi dua arah, diskusi, serta praktik langsung membuat siswa kelas X.6 IPA tampak antusias mengikuti setiap sesi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Ibu Kesi Sukaesih, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas Teknokrat Indonesia yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan praktis yang belum tentu didapatkan secara mendalam dalam kurikulum reguler. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Komitmen Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, foto bersama, serta penyerahan cenderamata sebagai simbol sinergi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMA Perintis 2 Bandar Lampung.

Melalui program PKM ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung, tidak hanya melalui penguatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan kerja generasi muda.

Diharapkan, kolaborasi ini mampu melahirkan generasi Lampung yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beretika, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia kerja global.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung Raih Peringkat Terbaik PTN/PTS di Indonesia versi Webometrics