PENDAFTARAN

Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Serahkan Hasil Penelitian Sistem Hybrid Wind-Solar untuk Lampu Peringatan Gerbang Tol ITERA Kota Baru

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi teknologi berbasis energi terbarukan melalui karya penelitian mahasiswa yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia berhasil mengembangkan sistem energi hybrid berbasis tenaga surya dan angin untuk mendukung operasional lampu peringatan di kawasan Gerbang Tol ITERA Kota Baru.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Peringkat 1 Dunia di WURI 2026, Bukti Inovasi Global Berbasis SDGs dan ESG

Kegiatan serah terima hasil penelitian tersebut dilaksanakan pada 11 Mei 2026 di kawasan Gerbang Tol ITERA Kota Baru dan menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dengan sektor industri dan infrastruktur transportasi.

Penelitian berjudul “Rancang Bangun Sistem Hybrid Tree (Wind-Solar) Menggunakan DC to DC Converter untuk Lampu Peringatan Kedip Kuning pada Gerbang Tol ITERA Kota Baru” merupakan karya mahasiswa Teknik Elektro, Ananda Maulana Firdaus, di bawah bimbingan Fika Trisnawati serta dosen penguji Sigit Doni Ramdan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi mahasiswa di bidang energi baru terbarukan dan teknologi transportasi.

Rombongan Universitas Teknokrat Indonesia disambut langsung oleh Didi Ardiansyah yang mewakili pihak OE-QHSE BTB Tol ITERA Kota Baru. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemaparan hasil penelitian sekaligus demonstrasi sistem hybrid yang telah dirancang dan dikembangkan oleh mahasiswa.

Baca Juga: Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Penghargaan “Top 20 Rising AI Leaders” di Malaysia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan terhadap sistem energi listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan, khususnya pada infrastruktur publik seperti jalan tol. Oleh karena itu, pemanfaatan energi surya dan energi angin dipilih sebagai solusi alternatif yang mampu menghadirkan sistem suplai daya mandiri serta lebih ramah lingkungan.

Melalui penelitian tersebut, mahasiswa mengembangkan sistem hybrid yang mengombinasikan dua sumber energi terbarukan, yakni tenaga surya dan tenaga angin, untuk menyuplai lampu peringatan kedip kuning di area gerbang tol. Sistem hybrid dipilih karena dinilai mampu meningkatkan kontinuitas pasokan energi melalui integrasi dua sumber daya yang saling melengkapi sesuai kondisi lingkungan.

Adapun komponen utama yang digunakan dalam sistem ini meliputi panel surya monocrystalline, turbin angin tipe Savonius atau Vertical Axis Wind Turbine (VAWT), generator DC, DC to DC converter (boost converter), solar charge controller (SCC), baterai aki, serta lampu peringatan kedip kuning sebagai beban utama sistem.

Sistem tersebut dirancang agar dapat bekerja secara mandiri dan stabil dalam menyuplai daya pada lampu peringatan lalu lintas. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung efisiensi penggunaan energi di kawasan gerbang tol.

Dosen pembimbing, Fika Trisnawati, menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan implementasi nyata dari pembelajaran berbasis riset yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia.

“Penelitian ini menjadi contoh bagaimana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kami berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan menjadi produk yang lebih luas pemanfaatannya,” ujarnya.

Pihak OE-QHSE BTB Tol ITERA Kota Baru juga memberikan apresiasi terhadap hasil penelitian mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia yang dinilai inovatif dan memiliki potensi implementasi nyata di lapangan.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa Teknik Elektro yang mampu menghadirkan inovasi teknologi berbasis energi terbarukan untuk mendukung sektor transportasi nasional.

“Kami sangat mengapresiasi karya mahasiswa Teknik Elektro yang berhasil mengembangkan teknologi energi hybrid berbasis riset dan kebutuhan lapangan. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif, bermanfaat, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Nasrullah Yusuf.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, menegaskan bahwa kampus terus berkomitmen mendukung pengembangan teknologi hijau dan inovasi mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penelitian ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi teknologi yang modern, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap karya seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi,” tutur Mahathir.

Keberhasilan penelitian ini juga mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Melalui pengembangan teknologi energi terbarukan berbasis riset mahasiswa, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif yang mendukung keselamatan infrastruktur publik, efisiensi energi, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional

#MahasiswaTerbaikdiLampung
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#KampusTerbaikdiLampung