PENDAFTARAN

Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Gelar Pelatihan Kesekretarisan Interaktif di SMKN 1 Tegineneng

Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kompetensi praktis siswa sekolah menengah kejuruan agar lebih siap menghadapi dunia kerja, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 1 Tegineneng.

Baca Juga: Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Penghargaan “Top 20 Rising AI Leaders” di Malaysia

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Implementasi Media Interaktif dalam Praktik Telephoning Siswa untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi”. Program ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran aplikatif yang mengombinasikan teori kesekretarisan dengan praktik komunikasi profesional berbasis teknologi interaktif.

Empat mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Annisa Nurul Fitri, Anggun Septiarini, Desilia Sri Utami, dan Jesika Agustin Elviriani.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai teknik komunikasi profesional melalui praktik telephoning yang disimulasikan menggunakan media interaktif. Materi yang diberikan meliputi etika komunikasi melalui telepon, teknik berbicara yang efektif, pelayanan pelanggan, hingga simulasi komunikasi di lingkungan kerja profesional.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para siswa. Selain memperoleh wawasan baru, siswa juga diajak untuk langsung mempraktikkan teknik komunikasi yang selama ini menjadi salah satu kompetensi penting di dunia industri dan perkantoran modern.

Kepala SMKN 1 Tegineneng, Junaina, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pengabdian tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri saat ini.

“Kehadiran mahasiswa mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih segar, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi industri saat ini. Siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran karena materi yang diberikan sangat dekat dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Program Keahlian Teknik Otomotif sekaligus Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), Nurul Huda, menilai bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi profesional.

“Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Praktik telephoning menggunakan media interaktif membantu meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi secara profesional,” ungkapnya.

Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga implementasi nyata di masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun sinergi dengan sekolah-sekolah di Lampung guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan menengah.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, mengaku bangga atas inisiatif dan kontribusi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kompetensi siswa.

“Kami sangat mendukung aksi nyata mahasiswa yang turun langsung ke lapangan dan berbagi ilmu kepada masyarakat. Harapannya, semakin banyak sekolah yang dapat berkolaborasi dengan Universitas Teknokrat Indonesia sehingga manfaat pendidikan tinggi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas,” ujar Mahathir.

Ia juga menegaskan bahwa kampus terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan akademik sekaligus kepedulian sosial melalui berbagai program pengabdian masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan empati sosial.

Menurutnya, pembelajaran berbasis pengalaman langsung di masyarakat mampu memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif bagi institusi pendidikan mitra.

Kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMKN 1 Tegineneng diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan lainnya. Dengan adanya sinergi tersebut, siswa SMK diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga selaras dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pelatihan komunikasi profesional berbasis media interaktif, universitas turut berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta membekali generasi muda dengan keterampilan teknis dan soft skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di era digital.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional

#KampusBerdampak
#DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak