Kembangkan Kompetensi Mahasiswa, Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang dan Asosiasi ATAKI

  • By
  • 7 July

Universitas Teknokrat Indonesia, sebagai universitas terbaik di ASEAN, menyelenggarakan pelatihan dan uji sertifikasi Pelaksana Pekerjaan Gedung tingkat 3 dan 4. Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang dan Asosiasi ATAKI.

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Selasa hingga Kamis (4-6/7/2023). Acara ini diresmikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK UTI, Dr. Si. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom., dan Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Danny Suriansyah, S.T., M.T.

Baca juga : Atlet Panahan Universitas Teknokrat Indonesia Ricky NIC Kevin Raih 2 Emas Sirkuit 1 Tahun 2023

Sebanyak 75 Mahasiswa/i yang berasal dari Prodi Teknik Sipil dan Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia mendapatkan materi dari beberapa instruktur. Dan dinyatakan KOMPETEN, serta berhak mendapatkan sertifikat kompetensi keahlian.

Materi yang disampaikan oleh Instruktur, Novia Utami, S.T., M.M., M.T., berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja, serta komunikasi proyek. Materi tersebut mencakup persiapan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan, serta penerapan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi kerja.

Selanjutnya, laporan dibuat untuk melaporkan penerapan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya terkait dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Pengaman Kerja (APK) yang harus disiapkan sebelum memulai proyek. Selain itu, laporan ini juga mengidentifikasi potensi bahaya dan cara mengatasi kecelakaan kerja yang mungkin terjadi di lingkungan proyek.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi tentang pelaksanaan pekerjaan persiapan yang disampaikan oleh Instruktur Galuh Pramita, S.T., M.T. Tahapan dalam komunikasi kerja mencakup interpretasi informasi dan instruksi kerja yang diterima terkait dengan pelaksanaan pekerjaan.

Materi tersebut juga membahas mengenai komunikasi instruksi kerja kepada bawahan, pelaksanaan koordinasi dengan unit-unit terkait, serta pelaksanaan koordinasi dengan pihak luar.

Selanjutnya, materi selanjutnya disampaikan oleh Instruktur Ibu Ir. Dian Pratiwi, S.T., M.Eng., IPP, mengenai pelaksanaan pekerjaan pondasi. Materi ini mencakup konstruksi bangunan yang berperan sebagai penopang bangunan dan menyalurkan beban bangunan di atasnya (struktur atas) ke lapisan tanah yang memiliki daya dukung yang cukup kuat.

Pondasi dangkal merupakan jenis pondasi yang mendukung beban secara langsung dan biasanya memiliki kedalaman sekitar 0,8 – 1 meter. Pondasi dangkal umumnya digunakan dalam pembangunan rumah satu lantai atau bangunan gedung bertingkat rendah.

Lanjut, adapula Pondasi Dalam yaitu Pondasi yang meneruskan beban bangunan ke tanah dasar atau tanah keras yang terletak jauh dari permukaan. Jika kedalaman pondasi dari muka tanah adalah lebih dari lima kali lebar pondasi (D > 5B) maka disebut pondasi dalam. Pondasi dalam biasa digunakan untuk bangunan bertingkat banyak atau bangunan bertingkat tinggi.

Dan materi terakhir yaitu melaksanakan pekerjaan struktur oleh Instruktur, Fera Lestari, S.T., M.T. Ia menjelaskan materi melaksanakan pekerjaan struktur merupakan bagian bangunan yang menyalurkan beban-beban.

Beban-beban tersebut menumpu pada elemen-elemen untuk selanjutnya disalurkan ke bagian bawah tanah bangunan, sehingga beban-beban tersebut akhirnya dapat ditahan.

Struktur bangunan merupakan bagian dari sistem bangunan yang berfungsi untuk menyalurkan beban yang timbul akibat adanya bangunan di atas tanah. Fungsi utama struktur adalah memberikan kekuatan dan kestabilan yang diperlukan untuk mencegah keruntuhan bangunan.

Sebelum melaksanakan konstruksi, terdapat persiapan yang harus dilakukan oleh para pekerja. Persiapan tersebut meliputi serangkaian tindakan dan kegiatan yang dilakukan sebelum memulai konstruksi fisik suatu proyek. Persiapan tersebut antara lain meliputi perencanaan site plan, perhitungan kebutuhan sumber daya, pembuatan shop drawing, pengadaan material untuk pekerjaan persiapan, mobilisasi peralatan, serta pelaksanaan di lapangan.

Baca juga : PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Juara E-Sports Piala Gubernur

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyatakan rasa bangganya atas pencapaian para mahasiswa Teknokrat. “Saya sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa Teknokrat. Saya berharap sertifikat keahlian yang kalian peroleh ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kalian di masa depan. Ini akan menjadi dasar bagi apa yang akan kalian hadapi,” ujar Mahathir.

Selanjutnya, Mahathir menegaskan bahwa kampus Teknokrat akan terus mendukung para mahasiswa agar tetap kompeten. “Kampus Teknokrat akan terus memberikan dukungan kepada semua mahasiswa dalam menghadapi kompetisi baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Karena Universitas Teknokrat Indonesia adalah kampus yang dipersembahkan bagi para juara,” terangnya.