PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

LUAR BIASA !! Duta Teknokrat 2026 Lahirkan Generasi “Progressive Patriots”, Siap Jadi Pemimpin Muda Berkarakter dan Menginspirasi

Menginjak edisi ke-26, ajang Duta Teknokrat Universitas Teknokrat Indonesia menjadi wadah pengembangan intelektualitas, karakter, kreativitas, dan kepemimpinan mahasiswa. Sebanyak 36 finalis bersaing pada malam Grand Final dengan mengusung semangat patriotisme progresif untuk berkontribusi bagi kampus, daerah, dan bangsa.

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik PTS No. 1 ASEAN, kembali menyelenggarakan Grand Final Duta Teknokrat 2026 dengan mengusung tema “Progressive Patriots”. Memasuki penyelenggaraan ke-26 sejak pertama kali digelar pada 2000, ajang bergengsi ini terus menunjukkan konsistensinya sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa, sekaligus mencetak generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: MENDUNIA !! Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Ditetapkan sebagai Chair Professor di Dua Universitas Korea Selatan

Duta Teknokrat bukan sekadar kompetisi untuk memilih mahasiswa dengan penampilan terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengembangkan kecerdasan intelektual, kepribadian, bakat, kemampuan komunikasi, serta kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

150 Peserta Ikuti Seleksi, 36 Finalis Melaju ke Malam Puncak

Antusiasme mahasiswa terhadap penyelenggaraan Duta Teknokrat 2026 terlihat sejak tahap awal. Sebanyak 150 peserta mengikuti audisi untuk memperebutkan kesempatan menjadi bagian dari ajang pemilihan duta kampus tersebut.

Setelah melewati serangkaian proses seleksi dan pembinaan intensif, terpilih 36 finalis yang terdiri atas 18 pasang putra dan putri untuk melanjutkan kompetisi hingga malam Grand Final.

Acara puncak Grand Final secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., didampingi Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Irsan Murhan, S.Sos., M.IP., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, panitia menegaskan bahwa Duta Teknokrat dibangun di atas empat dimensi utama, yakni Intelligence, Personality, Talent, dan Beauty. Keempat aspek tersebut menjadi fondasi untuk membentuk sosok duta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan menginspirasi lingkungan sekitarnya.

“Progressive Patriots”, Patriotisme melalui Inovasi dan Aksi Nyata

Tema “Progressive Patriots” menjadi pesan utama yang diangkat dalam Duta Teknokrat 2026. Tema ini merepresentasikan generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap bangsa dan daerah, sekaligus mampu menerjemahkan semangat patriotisme melalui tindakan nyata, inovasi, kreativitas, dan kesiapan menghadapi perubahan zaman.

Patriotisme dalam konteks ini tidak hanya dimaknai sebagai kebanggaan terhadap sejarah dan masa lalu bangsa. Lebih dari itu, semangat cinta tanah air harus diwujudkan melalui keberanian menciptakan perubahan, mengembangkan potensi diri, serta mengambil peran dalam pembangunan masa depan Indonesia.

Untuk mencapai malam puncak, para finalis telah melewati tujuh tahapan utama, yaitu Audition, Talent Show and Sashing Ceremony, Visits, Preliminary Round, Friendship Event, Creative Ideas Presentation, dan Grand Finale.

Setiap tahapan dirancang untuk mengukur dan mengembangkan berbagai kompetensi peserta, mulai dari kecerdasan intelektual, kepribadian, keterampilan berkomunikasi, kreativitas, kemampuan menyampaikan gagasan, hingga kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dewan Juri Lintas Profesional Hadirkan Penilaian Komprehensif

Proses penilaian Duta Teknokrat 2026 melibatkan dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang profesional dan bidang keahlian. Dewan juri diketuai oleh Yunita Maya Putri, S.S., S.H., M.H., selaku Pengawas Yayasan Pendidikan Teknokrat.

Adapun anggota dewan juri terdiri atas Djauhari, praktisi budaya sekaligus fashion designer; Yudhaposmotion, praktisi fashion, catwalk guru, dan fashion designer; Hi. Dedi Guswinto, S.S., M.H., alumni Duta Teknokrat 2006 yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Setda Lampung Tengah; serta Gerilyana Tryo Putri, 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.

Kehadiran para juri dari berbagai bidang tersebut diharapkan mampu menghadirkan penilaian yang objektif dan menyeluruh, sehingga para finalis terpilih benar-benar memiliki kualitas, kompetensi, serta karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Duta Teknokrat.

Baca Juga: LUAR BIASA !! BEM FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Lolos Program Aksara Mahasiswa Berdampak Kemdiktisaintek 2026

Pemprov Lampung Apresiasi Duta Teknokrat sebagai Wadah Pengembangan Generasi Muda

Dalam sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung yang disampaikan oleh Irsan Murhan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas konsistensinya menyelenggarakan Duta Teknokrat selama 26 tahun.

Menurutnya, ajang ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter, kreativitas, jiwa kepemimpinan, dan kepercayaan diri generasi muda. Selain menjadi representasi kampus, para duta juga berpotensi menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus turut mempromosikan potensi pariwisata daerah.

“Tema Progressive Patriots mengingatkan generasi muda untuk berpikir maju, berani berinovasi, tetapi tetap mencintai dan bangga terhadap daerahnya. Duta Teknokrat tidak hanya menjadi representasi kampus, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan influencer pariwisata daerah,” ujarnya.

Irsan juga membagikan pengalaman personalnya yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan Universitas Teknokrat Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan bagian dari alumni Teknokrat yang pernah mengikuti kursus ketika fasilitas kampus masih sangat sederhana.

“Saya lulus SMA tahun 1992 dan pernah mengikuti kursus di Teknokrat saat gedungnya masih sederhana. Saya bangga melihat dalam waktu yang relatif cepat Teknokrat berkembang menjadi universitas dengan prestasi luar biasa. Mahasiswa harus bangga kuliah di Teknokrat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan Universitas Teknokrat Indonesia, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, promosi pariwisata, dan penguatan sektor ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.

Wakil Rektor UTI: Karakter, Komunikasi, dan Kepemimpinan Tidak Dapat Digantikan AI

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menegaskan bahwa esensi utama Duta Teknokrat bukan terletak pada kemewahan penampilan, kecantikan, maupun ketampanan, melainkan pada pembentukan karakter dan kualitas diri mahasiswa.

Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robotika telah menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Sejumlah jenis pekerjaan berpotensi mengalami perubahan, bahkan digantikan oleh sistem otomatisasi dan teknologi mesin. Karena itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan yang tetap memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan dunia profesional.

“Esensi Duta Teknokrat bukanlah sekadar menampilkan kemewahan, kecantikan, dan ketampanan. Poin terpentingnya adalah menciptakan karakter. Saat ini tantangan kita bukan hanya berkompetisi antarpelajar, tetapi juga berkompetisi dengan kecerdasan buatan dan robot. Banyak pekerjaan yang nantinya dapat digantikan oleh mesin,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, karakter yang baik, ketulusan, dan membangun jejaring atau networking merupakan kualitas manusia yang perlu terus dikembangkan.

“Hal yang tidak bisa digantikan adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan memimpin, memiliki karakter yang baik, ketulusan, dan membangun networking. Inilah kemampuan yang belum dapat dilakukan mesin. Oleh karena itu, penting bagi kami sebagai pendidik untuk membentuk mahasiswa agar mampu tampil, memiliki keterampilan komunikasi yang baik, terutama ketika berbicara di depan publik,” tegasnya.

Mahathir juga menyoroti kebiasaan generasi muda yang semakin banyak menghabiskan waktu dengan perangkat telepon seluler, sehingga interaksi dan komunikasi secara langsung perlu terus diperkuat.

Melalui Duta Teknokrat, mahasiswa didorong untuk keluar dari zona nyaman, mengembangkan kecerdasan terbaik, meningkatkan keterampilan berbicara, serta membangun kepercayaan diri ketika berhadapan dengan publik.

Pada kesempatan tersebut, Mahathir turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Duta Teknokrat 2026, termasuk para orang tua finalis.

Baca Juga: Teknokrat Futsal Competition 2026 Resmi Berakhir, SMA Al-Huda Jati Agung dan SMK Darmapala Raih Gelar Juara

Inilah Para Pemenang Duta Teknokrat 2026

Setelah melalui seluruh rangkaian seleksi dan penilaian, dewan juri menetapkan para mahasiswa terbaik sebagai pemenang Duta Teknokrat 2026. Para juara terpilih diharapkan dapat menjalankan peran sebagai representasi positif Universitas Teknokrat Indonesia serta menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya.

Berikut daftar pemenang Duta Teknokrat 2026:

Kategori Putri

1. Juara 1: Amaka Diana Ojukwu – S1 Sistem Informasi.

2. Juara 2: Dhea Nur Arifya – S1 Pendidikan Olahraga.

3. Juara 3: Batrasya Nivella Sari – S1 Sistem Informasi.

Kategori Putra

1. Juara 1: Defki Arya Nugraha – S1 Manajemen.

2. Juara 2: Septa Riki Ronaldo – S1 Pendidikan Olahraga.

3. Juara 3: Arya Dharma Putra – S1 Informatika.

Para pemenang tersebut diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan mengimplementasikan nilai-nilai Progressive Patriots melalui berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Alumni Duta Teknokrat Torehkan Prestasi di Tingkat Nasional dan Daerah

Keberhasilan Duta Teknokrat tidak hanya terlihat dari penyelenggaraan kompetisi setiap tahunnya, tetapi juga dari kiprah para alumninya yang mampu menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat daerah maupun nasional.

Sejumlah alumni Duta Teknokrat berhasil meraih penghargaan dan mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia melalui berbagai kompetisi pengembangan bakat, budaya, pariwisata, dan kreativitas.

Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain:

1. Gerilyana Tryo Putri – 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.

2. Alifia – Top Model Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.

3. Muhammad Andre Pratama – 5th Runner Up Putra Kebudayaan Nusantara Indonesia.

4. Adi Khoirul – Putra Bahari Nusantara Lampung 2026.

5. Nayla Della Azzahra – Putri Bahari Nusantara Lampung 2026.

6. Rizky Nur Wahyudi – Runner Up 3 Putra Putri Lampung 2026.

7. Ega Yuriza Astanto – Runner Up 1 Putra Karya Lampung 2026.

8. Windy Oktaresia Larasati – Runner Up 2 Putri Karya Lampung 2026.

9. Bella Raini Syafitri – Putri Karya Lampung 2026.

10. Merry Putri Cahyani – Putri Lampung Intelegensia 2026.

11. Zafira Mutiara Pelangi – 1st Runner Up Muli Kota Bandar Lampung 2026.

Selain deretan prestasi tersebut, para alumni Duta Teknokrat juga telah berkiprah dalam berbagai ajang Muli Mekhanai tingkat kota dan kabupaten se-Provinsi Lampung, serta kompetisi nasional seperti Miss Beauty Indonesia dan Putera Puteri Bahari Nusantara.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Duta Teknokrat merupakan salah satu wadah pengembangan potensi mahasiswa yang mampu melahirkan individu berprestasi, percaya diri, dan memiliki daya saing. Para alumni tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga berkontribusi dalam memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah.

Apresiasi bagi Seluruh Pihak yang Mendukung Duta Teknokrat 2026

Kesuksesan penyelenggaraan Grand Final Duta Teknokrat 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, para sponsor dan mitra, orang tua finalis, serta seluruh panitia angkatan 2025 yang telah memberikan dukungan dan bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Duta Teknokrat sebagai program pengembangan mahasiswa yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Universitas Teknokrat Indonesia berharap melalui Duta Teknokrat 2026 dapat terus lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, karakter kepemimpinan, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Duta Teknokrat bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari perjalanan pengabdian. Menjadi seorang Progressive Patriot berarti memiliki tanggung jawab untuk membawa nama baik almamater sekaligus mengambil peran nyata dalam membangun masa depan bangsa.

Duta Teknokrat 2026 Perkuat Komitmen UTI terhadap Kampus Berdampak dan SDGs

Penyelenggaraan Duta Teknokrat 2026 menjadi bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya melalui empat tujuan pembangunan berkelanjutan.

SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Duta Teknokrat menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan karakter mahasiswa melalui empat dimensi utama, yaitu Intelligence, Personality, Talent, dan Beauty. Kegiatan ini juga memperkuat keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan kepercayaan diri sebagai kompetensi penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

SDG 5 – Kesetaraan Gender (Gender Equality)

Ajang ini memberikan kesempatan yang setara bagi mahasiswa putra dan putri untuk mengembangkan potensi, menunjukkan prestasi, serta memperoleh ruang untuk menjadi representasi dan pemimpin muda di lingkungan kampus maupun masyarakat.

SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)

Pengembangan kreativitas, keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan membangun jejaring menjadi bekal bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja. Kegiatan ini juga membuka ruang penguatan potensi generasi muda dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Keterlibatan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta dukungan sponsor dan mitra, memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri kreatif dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui semangat “Progressive Patriots”, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menghadirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Universitas Teknokrat Indonesia – Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara, PTS No. 1 ASEAN.

Baca Juga: KEREN !! HIMA Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng BSI, Bekali Mahasiswa Kesiapan Karier dan Jiwa Kewirausahaan