PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

KEREN !! HIMA Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng BSI, Bekali Mahasiswa Kesiapan Karier dan Jiwa Kewirausahaan

Melalui kuliah umum bertema “Empowering Young Talent to Thrive in the World of Work”, ratusan mahasiswa S1 Manajemen mendapatkan wawasan mengenai pengembangan kompetensi, adaptasi di dunia profesional, dan peluang kewirausahaan melalui kolaborasi perguruan tinggi dengan industri perbankan syariah.

Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Empowering Young Talent to Thrive in the World of Work”, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di Auditorium Universitas Teknokrat Indonesia dan diikuti oleh ratusan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen.

Baca Juga: SANGAT MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 Nasional ALSA English Challenge 2026

Kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan industri, khususnya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan serta tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Universitas Teknokrat Indonesia, sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menjadi kampus berdampak, terus mendorong kolaborasi dengan berbagai mitra industri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi mahasiswa. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa melalui pemahaman praktis yang relevan dengan perkembangan dunia profesional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya didorong untuk mencapai prestasi akademik, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki keterampilan, pola pikir, dan sikap profesional yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.

Dorong Generasi Muda Adaptif dan Kompetitif

Mengangkat tema “Empowering Young Talent to Thrive in the World of Work”, kuliah umum ini menekankan pentingnya pemberdayaan potensi generasi muda agar mampu berkembang, beradaptasi, dan bersaing di tengah perubahan dunia kerja.

Mahasiswa sebagai calon tenaga profesional perlu mempersiapkan diri dengan berbagai kompetensi yang melampaui penguasaan teori di ruang perkuliahan. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, kepemimpinan, serta pemecahan masalah menjadi keterampilan penting yang perlu terus diasah selama masa studi.

Kompetensi tersebut menjadi modal bagi mahasiswa untuk menghadapi lingkungan kerja yang dinamis, membangun hubungan profesional, serta memberikan kontribusi positif di tempat kerja.

Selain itu, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan. Dengan kesiapan yang memadai, mahasiswa diharapkan mampu melihat perubahan bukan hanya sebagai tantangan, melainkan juga sebagai peluang untuk berkembang.

Kuliah umum ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya membangun karakter, meningkatkan kualitas diri, dan merencanakan masa depan karier sejak dini.

Tanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Bangku Kuliah

Selain mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mengenali peluang usaha, mengembangkan gagasan kreatif, menyusun perencanaan bisnis, serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan risiko dan potensi yang ada.

Kewirausahaan menjadi salah satu alternatif bagi lulusan perguruan tinggi untuk menciptakan peluang ekonomi secara mandiri. Melalui pola pikir yang inovatif dan kemampuan membaca kebutuhan pasar, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide menjadi usaha yang memiliki nilai tambah dan berkelanjutan.

Kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif mengenai dunia industri, termasuk perkembangan sektor perbankan syariah dan relevansinya dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemahaman mengenai industri keuangan syariah diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa dalam melihat peluang bisnis, memahami kebutuhan pengelolaan keuangan, serta mengembangkan kegiatan usaha dengan memperhatikan prinsip integritas dan tanggung jawab.

Dengan demikian, kuliah umum ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap menjadi tenaga kerja profesional, tetapi juga berpotensi menjadi wirausaha yang inovatif dan berdaya saing.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 Scrabble English Proficiency Awards 2026

HIMA Manajemen Hadirkan Pembelajaran yang Relevan

Ketua Program Studi S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia, Ade Candra, S.M., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah umum ini menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi mahasiswa dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan mitra industri dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia profesional.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas jejaring kerja sama dengan mitra industri sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Melalui tema ‘Empowering Young Talent to Thrive in the World of Work’, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa kesiapan menghadapi masa depan perlu dibangun melalui pengembangan kompetensi, sikap profesional, kemampuan beradaptasi, serta keberanian dalam melihat dan memanfaatkan peluang,” ujar Ade Candra.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi bagian dari pengembangan mahasiswa, khususnya dalam memperkuat keterkaitan antara pengetahuan akademik dan penerapannya di dunia kerja.

Melalui peran aktif HIMA Manajemen, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi, membangun jejaring, dan menyelenggarakan kegiatan akademik yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus.

Wakil Rektor: Kolaborasi Industri Perkuat Kesiapan Lulusan

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyambut positif kolaborasi HIMA Manajemen FEB dengan Bank Syariah Indonesia. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak sangat mengapresiasi inisiatif HIMA Manajemen FEB yang menggandeng Bank Syariah Indonesia. Ini adalah bukti nyata sinergi kampus dengan industri. Kami di Teknokrat, kampusnya sang juara, tidak hanya mencetak lulusan yang pintar secara akademik, tetapi lulusan yang siap kerja, siap menjadi wirausaha, dan mampu bersaing di dunia profesional,” tegas Mahathir.

Ia menambahkan, keterlibatan mitra industri dalam kegiatan akademik dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan profesional sekaligus membangun pola pikir yang relevan dengan perkembangan dunia usaha.

“Kolaborasi dengan BSI ini membekali mahasiswa dengan mindset kewirausahaan syariah yang berintegritas, kompetensi industri perbankan yang aktual, dan kesiapan karier yang komprehensif. Inilah implementasi Teknokrat sebagai kampus berdampak yang melahirkan talenta muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” lanjutnya.

Mahathir menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong berbagai inisiatif yang menghubungkan pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal dan memiliki kesiapan untuk mengambil peran dalam pembangunan ekonomi serta masyarakat.

Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Penyelenggaraan kuliah umum HIMA Manajemen FEB Universitas Teknokrat Indonesia bersama Bank Syariah Indonesia juga sejalan dengan komitmen kampus dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Kegiatan ini memperkuat proses pembelajaran melalui perluasan wawasan dan pengetahuan mahasiswa dari perspektif industri. Interaksi antara lingkungan akademik dan dunia profesional diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Pembekalan mengenai kesiapan karier dan kewirausahaan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional serta mengenali peluang usaha. Upaya ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi, termasuk pengembangan sektor ekonomi syariah.

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Kolaborasi antara HIMA Manajemen FEB Universitas Teknokrat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda. Kemitraan ini membuka ruang bagi pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia profesional.

Universitas Teknokrat Indonesia Siapkan Talenta Muda Berdaya Saing

Melalui kuliah umum ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia industri. Kolaborasi bersama Bank Syariah Indonesia menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kesiapan mahasiswa menghadapi masa depan.

Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, membangun karakter profesional, serta mengembangkan keberanian dalam melihat peluang karier dan kewirausahaan.

Dengan memperkuat sinergi bersama mitra industri dan mendorong keterlibatan aktif organisasi mahasiswa, Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!

Baca Juga: OPINI DOSEN TEKNOKRAT: Pencak Silat Menuju Olimpiade, Perluas Pengaruh Global dan Perkuat Profesionalisme Kompetisi