PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

KAMPUS BERDAMPAK !! Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Seminar dan Tryout TKA di SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Perkuat Kesiapan Akademik Siswa

Libatkan Dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika, program pengabdian kepada masyarakat ini membantu siswa mengenali kemampuan akademik, memahami karakter soal, dan mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik.

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), yang dikenal sebagai ASEAN’s Best Private University dan perguruan tinggi swasta unggulan di luar Pulau Jawa, terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan seminar dan tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA Perintis 2 Bandar Lampung pada 7 Oktober 2026.

Baca Juga: Prospek Kerja Lulusan S1 Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, Peluang Karier Luas di Era Global

Kegiatan ini diselenggarakan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan melibatkan dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia. Sejumlah mahasiswa turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.

Dua bidang yang menjadi fokus utama kegiatan adalah Bahasa Inggris dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut dipilih untuk membantu siswa memperkuat kemampuan memahami informasi, mengembangkan penalaran, serta meningkatkan keterampilan menyelesaikan persoalan akademik.

Melalui seminar dan simulasi ujian, siswa memperoleh kesempatan untuk mengenali karakteristik soal, melatih ketepatan dalam memahami pertanyaan, serta mempelajari strategi penyelesaian soal secara lebih terarah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa mengevaluasi kesiapan akademik dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi asesmen pendidikan.

Libatkan Tim Dosen dari Dua Program Studi

Pelaksanaan seminar dan tryout TKA melibatkan tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang terdiri atas Dr. Afrianto, S.S., M.Hum.; Intan Hamzah, S.Pd., M.Pd.; Alvi Raihan Utami, M.Pd.; dan Khairani Putri Salsya, M.Pd.

Sementara itu, tim Program Studi Pendidikan Matematika terdiri atas Nicky Dwi Puspaningtyas, S.Pd., M.Pd.; Dr. Sugama Maskar, S.Pd., M.PMat.; Putri Sukma Dewi, S.Pd., M.Pd.; dan Raras Kartika Sari, S.Pd., M.Pd.

Keterlibatan dosen dari kedua program studi memungkinkan kegiatan menjangkau aspek kemampuan bahasa dan numerasi secara bersamaan. Siswa tidak hanya memperoleh latihan soal, tetapi juga kesempatan memperdalam pemahaman materi dan mengembangkan cara berpikir yang sistematis.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik dalam konteks pendidikan di masyarakat. Melalui pengabdian langsung di sekolah, perguruan tinggi dapat berkontribusi terhadap kebutuhan pembelajaran sekaligus memperkuat hubungan dengan satuan pendidikan menengah.

SMA Perintis 2 Sambut Positif Pendampingan Akademik

Kepala SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Aman Surya, S.Ag., menyambut baik pelaksanaan seminar dan tryout TKA yang diselenggarakan Universitas Teknokrat Indonesia.

Menurutnya, kegiatan pendampingan akademik seperti ini dapat memberikan pengalaman belajar tambahan bagi siswa. Melalui simulasi dan pembahasan materi, siswa memiliki kesempatan untuk mengenali aspek yang telah dikuasai serta bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Dukungan dari perguruan tinggi juga memberikan nilai tambah bagi sekolah karena siswa dapat memperoleh wawasan dan pengalaman pembelajaran dari dosen yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar siswa memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi evaluasi akademik dan merencanakan pendidikan lanjutan.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 2 Nasional LKTI GELORA API 2026 lewat Inovasi E-Learning Berbasis EEG dan AI

Rektor: Perguruan Tinggi Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Menurutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tanggung jawab perguruan tinggi untuk berbagi pengetahuan, mendampingi masyarakat, dan membantu menjawab kebutuhan di bidang pendidikan.

“Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi sekolah dan siswa. Melalui seminar dan tryout TKA ini, kami berharap para siswa semakin siap menghadapi evaluasi akademik, mampu mengenali potensi dirinya, serta terdorong untuk terus meningkatkan kompetensi,” ujar Nasrullah.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam persiapan menghadapi ujian, tetapi juga mendorong siswa untuk membangun kebiasaan belajar yang terarah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan mempersiapkan pilihan pendidikan setelah menyelesaikan sekolah menengah.

Universitas Teknokrat Indonesia juga berupaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pendidikan yang terbuka untuk bekerja sama dengan sekolah, sehingga ilmu pengetahuan dan pengalaman akademik dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Wakil Rektor Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pendidikan

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah.

Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam mendukung kebutuhan pendidikan di masyarakat.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah sangat penting untuk memperkuat kualitas pendidikan. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman langsung bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat. Inilah salah satu wujud komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak,” ungkap Mahathir.

Ia berharap kerja sama dengan SMA Perintis 2 Bandar Lampung dapat terus diperkuat melalui berbagai program pendidikan, pendampingan akademik, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Melalui kolaborasi berkelanjutan, perguruan tinggi dan sekolah dapat saling mendukung dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna serta membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Apa Itu Tryout Tes Kemampuan Akademik bagi Siswa SMA?

Tryout Tes Kemampuan Akademik merupakan simulasi latihan yang membantu siswa mengenali bentuk dan karakter soal serta mengevaluasi kesiapan akademiknya sebelum menghadapi asesmen yang sebenarnya. Dalam kegiatan di SMA Perintis 2 Bandar Lampung, latihan difokuskan pada Bahasa Inggris dan Matematika.

Terdapat sejumlah manfaat yang dapat diperoleh siswa melalui kegiatan simulasi dan pendampingan akademik ini.

1. Mengenali bentuk dan karakter soal

Melalui latihan, siswa dapat membiasakan diri membaca instruksi, memahami pertanyaan, dan mengenali jenis persoalan yang membutuhkan pemahaman konsep maupun penalaran.

2. Mengevaluasi kemampuan akademik

Latihan dapat membantu siswa mengidentifikasi materi yang sudah dikuasai dan bagian yang masih memerlukan pendalaman. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi belajar, bukan sebagai satu-satunya ukuran kemampuan siswa.

3. Melatih strategi penyelesaian soal

Siswa dapat berlatih mengatur waktu, menentukan urutan pengerjaan soal, serta mengembangkan strategi menjawab pertanyaan yang membutuhkan penalaran tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

4. Membangun kepercayaan diri

Pengalaman mengikuti simulasi ujian dapat membantu siswa menghadapi evaluasi akademik dengan persiapan yang lebih terarah dan mengurangi kecanggungan terhadap format soal yang belum dikenal.

5. Mendukung perencanaan pendidikan lanjutan

Pemahaman terhadap kekuatan dan kebutuhan belajar dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan siswa ketika merencanakan pendidikan berikutnya. Namun, pilihan jurusan dan perguruan tinggi tetap perlu mempertimbangkan minat, kemampuan, persyaratan penerimaan, dan informasi resmi dari institusi tujuan.

Dengan demikian, tryout tidak sekadar menjadi latihan menjawab soal, tetapi juga bagian dari proses pendampingan agar siswa lebih memahami kebutuhan belajarnya dan mampu menyusun strategi persiapan akademik secara lebih baik.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia dan Balai Bahasa Lampung Perkuat Literasi Generasi Muda melalui Kuliah Umum Kebahasaan

Perkuat Komitmen Kampus Berdampak melalui Pengabdian kepada Masyarakat

Pelaksanaan seminar dan tryout TKA di SMA Perintis 2 Bandar Lampung menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, pengetahuan dan kompetensi dosen dapat dimanfaatkan untuk membantu menjawab kebutuhan pembelajaran di sekolah. Keterlibatan mahasiswa juga memberikan pengalaman untuk menerapkan pengetahuan, membangun kepedulian sosial, dan memahami tantangan pendidikan secara langsung.

Universitas Teknokrat Indonesia berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan kelembagaan dengan SMA Perintis 2 Bandar Lampung serta membuka peluang kerja sama lain yang bermanfaat bagi siswa dan masyarakat pendidikan di Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut sejalan dengan peran perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Kegiatan seminar dan tryout TKA ini juga mendukung sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Pendampingan akademik bagi siswa melalui penguatan Bahasa Inggris dan Matematika mendukung upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengevaluasi kemampuan, memperdalam pemahaman materi, dan mempersiapkan diri menghadapi asesmen akademik.

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities)

Keterlibatan dosen perguruan tinggi dalam kegiatan pendampingan di sekolah dapat memperluas akses siswa terhadap pengalaman belajar tambahan. Inisiatif semacam ini berpotensi membantu mengurangi kesenjangan kesempatan memperoleh dukungan akademik, meskipun dampaknya tetap bergantung pada jangkauan dan keberlanjutan program.

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMA Perintis 2 Bandar Lampung menunjukkan pentingnya kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Sinergi tersebut membuka peluang untuk mengembangkan program pendampingan yang relevan dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pendidikan di Provinsi Lampung. Tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa di lingkungan kampus, universitas juga mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk mendukung kesiapan akademik siswa dan memperluas manfaat pendidikan bagi masyarakat.

Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!

Baca Juga: KEREN DAN SUKSES !! Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Jalan Sehat “One Walk One Spirit”, Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Kebersamaan

#KampusBerdampak
#PengabdianKepadaMasyarakat
#DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak