PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Terbaik Teknokrat Raih Juara Nasional Cyber Security di Techtonic Expo 2026 di Universitas Bangka Belitung

Bangka Belitung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera, di tingkat nasional. Tim Divisi Keamanan Siber Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Programming Teknokrat (PROTEK) berhasil meraih Juara 3 Nasional pada Perlombaan Nasional TechTonic Expo 2026 cabang Cyber Security yang diselenggarakan oleh Universitas Bangka Belitung.

Baca Juga: JUARA NASIONAL !! Mahasiswa Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 Nasional LKTI AGROFEST 2026

Capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi Universitas Teknokrat Indonesia karena diraih dalam kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta dari kalangan umum dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam di bidang teknologi dan keamanan siber.

Keberhasilan tim UTI menempati posisi tiga besar sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Teknokrat memiliki kemampuan teknis dan daya saing yang mampu berkompetisi dalam bidang keamanan siber di tingkat nasional.

Kompetisi Cyber Security Diikuti 25 Tim dari Berbagai Daerah

TechTonic Expo 2026 menjadi salah satu ajang yang memberikan ruang bagi peserta untuk menguji kemampuan di bidang teknologi, khususnya keamanan siber.

Kompetisi cabang Cyber Security tersebut diikuti oleh 25 tim dari berbagai daerah di Indonesia. Berbeda dengan kompetisi yang secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa, ajang ini terbuka untuk peserta umum.

Kondisi tersebut membuat persaingan berlangsung semakin kompetitif karena peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, komunitas teknologi, hingga individu yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang keamanan siber.

Dalam persaingan tersebut, Tim Cyber Security PROTEK Universitas Teknokrat Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik hingga berhasil mengamankan posisi Juara 3 Nasional.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan kompetensi teknologi di lingkungan UTI mampu memberikan pengalaman kompetitif yang relevan dengan kebutuhan perkembangan industri digital.

Tiga Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi di Balik Prestasi

Tim Universitas Teknokrat Indonesia yang berhasil meraih Juara 3 Nasional tersebut terdiri atas tiga mahasiswa yang berasal dari bidang keilmuan teknologi informasi.

Ketiganya adalah:

  • Erwin Wijaya – Program Studi Informatika
  • Rizki Dwi Saputra – Program Studi Informatika
  • Angelica Christiani Susanto – Program Studi Sistem Informasi

Tim tersebut mendapatkan bimbingan dari Yuri Rahmanto, M.Kom., selaku Pembina UKM Programming Teknokrat (PROTEK).

Kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Informatika dan Sistem Informasi menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan kompetensi keamanan siber. Perpaduan kemampuan teknis, analisis sistem, pemecahan masalah, serta pemahaman terhadap teknologi informasi menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan kompetisi cyber security.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Alifia, Terpilih Menjadi Top Model Putri Hijabfluencer Indonesia 2026

Keamanan Siber Menjadi Kompetensi Strategis di Era Digital

Prestasi yang diraih Tim Cyber Security PROTEK tidak hanya menjadi pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga memperlihatkan pentingnya penguasaan keamanan siber di tengah pesatnya transformasi digital.

Semakin banyak aktivitas masyarakat, pemerintahan, pendidikan, bisnis, dan industri yang bergantung pada sistem digital. Kondisi tersebut sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang mampu memahami risiko keamanan, melindungi sistem, serta merespons berbagai ancaman siber.

Karena itu, pengembangan kompetensi keamanan siber sejak mahasiswa menjadi langkah penting dalam menyiapkan talenta digital yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Melalui UKM Programming Teknokrat, mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan teknologi melalui aktivitas pembelajaran, latihan, diskusi, pengembangan keterampilan teknis, hingga keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.

Yuri Rahmanto: Prestasi Jadi Motivasi untuk Mendalami Cyber Security

Pembina UKM Programming Teknokrat, Yuri Rahmanto, M.Kom., menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras Erwin Wijaya, Rizki Dwi Saputra, dan Angelica Christiani Susanto dalam mengikuti kompetisi nasional tersebut.

Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 3 Nasional menjadi kebanggaan bagi UKM Programming Teknokrat sekaligus Universitas Teknokrat Indonesia.

“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UKM Programming Teknokrat dan Universitas Teknokrat Indonesia. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki kemampuan dan semangat untuk bersaing di tingkat nasional, bahkan dalam kompetisi yang terbuka bagi peserta umum dengan tingkat persaingan yang sangat kompetitif,” ujar Yuri.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani menguji kemampuan melalui berbagai kompetisi.

“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan meraih prestasi. Kami juga mendorong mahasiswa untuk semakin mendalami bidang keamanan siber karena bidang ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital,” tambahnya.

Yuri menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang semakin cepat harus diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia yang memahami aspek keamanan digital.

“Keamanan siber merupakan bidang yang terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu aktif mengikuti kompetisi, mengasah kemampuan teknis, serta membangun pengalaman melalui berbagai kegiatan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, serta jajaran Wakil Rektor yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi tersebut.

Mahathir: Prestasi Cyber Security Bukti Kualitas Talenta Teknokrat

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tim Cyber Security PROTEK meraih Juara 3 Nasional TechTonic Expo 2026.

Menurut Mahathir, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UTI memiliki kemampuan yang kompetitif dalam bidang teknologi, khususnya keamanan siber yang semakin dibutuhkan di era transformasi digital.

“Selamat dan sukses kepada Tim Cyber Security PROTEK, Erwin, Rizki, dan Angelica, yang berhasil meraih Juara 3 Nasional pada TechTonic Expo 2026. Mereka mampu bersaing dengan 25 tim dari berbagai daerah dan kalangan umum di Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi dan daya saing yang baik di bidang keamanan siber,” ujar Mahathir.

Ia menilai cyber security merupakan salah satu kompetensi strategis yang memiliki prospek luas seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital di berbagai sektor.

“Keamanan siber merupakan kompetensi masa depan yang sangat strategis. Dunia usaha, industri, pemerintahan, dan berbagai sektor lainnya membutuhkan talenta yang mampu menjaga keamanan sistem digital. Karena itu, kami akan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknologi dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Mahathir juga menyampaikan apresiasi kepada dosen pembina yang telah memberikan pendampingan kepada mahasiswa hingga mampu meraih prestasi nasional.

“Terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor, jajaran pimpinan, serta dosen pembina yang terus mendukung mahasiswa untuk berprestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia,” tuturnya.

PROTEK Jadi Wadah Pengembangan Talenta Digital

Keberhasilan Tim Cyber Security PROTEK semakin memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa di luar perkuliahan.

Melalui UKM Programming Teknokrat, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan pemrograman, teknologi informasi, keamanan siber, pemecahan masalah, dan berbagai keterampilan digital lainnya.

Pengalaman mengikuti kompetisi juga memberikan manfaat tambahan bagi mahasiswa karena mereka dapat menguji kemampuan secara langsung dalam lingkungan yang kompetitif.

Tidak hanya kemampuan teknis, kompetisi juga melatih mahasiswa untuk bekerja dalam tim, menyusun strategi, mengambil keputusan, mengelola tekanan, serta menyelesaikan persoalan secara sistematis.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan adaptasi.

Baca Juga:

Prestasi Nasional Perkuat Budaya Kompetisi di UTI

Prestasi Tim Cyber Security PROTEK di TechTonic Expo 2026 diharapkan semakin memperkuat budaya berprestasi di lingkungan Universitas Teknokrat Indonesia.

Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional memberikan kesempatan bagi mereka untuk membawa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi yang lebih aplikatif.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa dapat dilakukan melalui berbagai jalur, baik pembelajaran akademik maupun aktivitas organisasi dan kompetisi.

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri agar mampu menghasilkan prestasi yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, almamater, dan masyarakat.

Selaras dengan Sustainable Development Goals

Prestasi Juara 3 Nasional Cyber Security yang diraih Tim PROTEK juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pembinaan mahasiswa melalui UKM Programming Teknokrat dengan pendampingan dosen menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pengalaman. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga mengembangkan kompetensi melalui latihan dan kompetisi nyata.

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Kompetensi keamanan siber memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital yang aman dan berkelanjutan. Penguasaan cyber security oleh generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital.

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Keterampilan keamanan siber merupakan salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Pembinaan talenta di bidang ini dapat membantu mempersiapkan mahasiswa menghadapi peluang kerja dan perkembangan profesi di sektor digital.

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Keikutsertaan Universitas Teknokrat Indonesia dalam TechTonic Expo 2026 yang diselenggarakan Universitas Bangka Belitung menjadi bagian dari interaksi dan kolaborasi antarkomunitas akademik serta peserta teknologi dari berbagai daerah di Indonesia.

Teknokrat Dorong Lahirnya Talenta Keamanan Siber Nasional

Keberhasilan Erwin Wijaya, Rizki Dwi Saputra, dan Angelica Christiani Susanto meraih Juara 3 Nasional TechTonic Expo 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Universitas Teknokrat Indonesia.

Prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam kompetisi keamanan siber, tetapi juga memperlihatkan pentingnya pembinaan talenta digital melalui organisasi kemahasiswaan, pendampingan dosen, serta pengalaman kompetitif.

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap keamanan infrastruktur dan layanan digital, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui pembelajaran akademik, kegiatan UKM, kompetisi, penelitian, dan berbagai program pengembangan kompetensi, UTI berkomitmen mencetak generasi muda yang mampu menjadi talenta teknologi dan keamanan siber yang kompeten, adaptif, inovatif, dan berdaya saing nasional maupun internasional.

Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara.

Baca Juga: