ID
EN
Torehkan Prestasi Nasional, Mahasiswi Informatika UTI Lolos Seleksi Ketat Google Indonesia dan Dipercaya Menjadi Duta Literasi Digital di Lingkungan Kampus
Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di tingkat nasional. Ni Made Ameylia Sari, mahasiswa Program Studi Informatika UTI, berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) Batch 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Google Indonesia.
Pencapaian tersebut menjadi bukti atas kompetensi, dedikasi, serta kemampuan mahasiswa UTI dalam bersaing di tingkat nasional. Ni Made berhasil melewati rangkaian proses seleksi yang kompetitif dan bersaing dengan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Terpilihnya Ni Made sebagai Google Student Ambassador menjadi capaian yang membanggakan bagi Universitas Teknokrat Indonesia. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UTI memiliki kapasitas untuk mengambil peran dalam ekosistem teknologi digital yang semakin berkembang.
Sebagai mahasiswa Informatika, Ni Made dinilai memiliki kompetensi dan potensi yang relevan dengan kebutuhan transformasi digital. Keikutsertaannya dalam program Google Student Ambassador diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi pengembangan dirinya, tetapi juga bagi lingkungan akademik di UTI.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. Ia menyampaikan rasa bangga atas kerja keras, dedikasi, dan pencapaian yang telah diraih Ni Made.
“Selamat kepada Ni Made Ameylia atas pencapaian luar biasa ini. Semoga seluruh rangkaian tugas dan amanah sebagai duta Google dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat yang menginspirasi seluruh mahasiswa Teknokrat untuk terus maju, berinovasi, dan menjadi yang terbaik,” ujar Mahathir.
Mahathir juga berpesan agar pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi Ni Made untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Menurutnya, prestasi mahasiswa tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan untuk berkontribusi dan mengembangkan pengalaman di luar ruang kelas.
“Teruslah berkiprah dan mengukir prestasi. Kami berharap Made dapat menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan nonakademik dalam setiap proses pembelajaran ke depan,” imbuhnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar Ni Made dapat memanfaatkan pengalaman sebagai Google Student Ambassador untuk memperluas wawasan, jejaring, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan digital.
Untuk memperoleh predikat sebagai Google Student Ambassador, kandidat harus melewati sejumlah tahapan seleksi yang komprehensif. Setiap tahapan dirancang untuk mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki kompetensi, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta potensi kepemimpinan di bidang teknologi.
Secara umum, proses seleksi mencakup beberapa tahapan penting.
Seleksi Administrasi dan Dokumen
Pada tahap awal, kandidat mengikuti proses penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk portofolio akademik, pengalaman organisasi, aktivitas mahasiswa, serta pemahaman dasar mengenai ekosistem teknologi Google.
Tes Video Visi dan Misi
Kandidat kemudian diminta menyusun dan mempresentasikan video profil yang menggambarkan visi, misi, komitmen, serta gagasan kreatif mereka sebagai calon duta teknologi di lingkungan perguruan tinggi.
Uji Kompetensi dan Wawancara
Tahap selanjutnya menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi. Kandidat menghadapi wawancara dan studi kasus yang menguji sejumlah kemampuan, mulai dari kepemimpinan (leadership), komunikasi publik, pemecahan masalah, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Keberhasilan Ni Made melewati rangkaian seleksi tersebut menjadi indikator atas kapasitas dan kesiapan dirinya untuk menjalankan peran sebagai bagian dari ekosistem Google Student Ambassador.
Sebagai Google Student Ambassador Batch 2 Tahun 2026, Ni Made nantinya akan mengemban peran sebagai salah satu penghubung informasi antara Google Indonesia dan lingkungan kampus Universitas Teknokrat Indonesia.
Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi mengenai berbagai perkembangan teknologi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya literasi digital di kalangan mahasiswa.
Dalam menjalankan amanahnya, Ni Made akan berperan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi digital, lokakarya produktivitas teknologi, serta pengembangan kompetensi digital mahasiswa.
Melalui peran tersebut, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh Ni Made diharapkan dapat dibagikan kepada mahasiswa lain sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi komunitas akademik UTI.
Prestasi Ni Made semakin memperkuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri teknologi dan kebutuhan dunia kerja masa depan.
Keterlibatan mahasiswa dalam program berskala nasional dan berjejaring dengan perusahaan teknologi global juga menjadi bagian dari upaya UTI membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pengalaman praktis, kepemimpinan, inovasi, dan kemampuan beradaptasi.
Pencapaian ini sekaligus mempertegas posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai PTS Terbaik Nasional yang terus mendorong lahirnya generasi unggul dan memiliki daya saing global.
Prestasi Ni Made sebagai Google Student Ambassador juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Peran tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan individu mahasiswa, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap penguatan pendidikan, kesetaraan kesempatan, kesiapan kerja, serta kemitraan di bidang teknologi.
Terpilihnya Ni Made sebagai Google Student Ambassador menunjukkan adanya ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan perkembangan teknologi global.
Melalui perannya sebagai duta, Ni Made akan turut mendorong peningkatan literasi digital di lingkungan kampus melalui berbagai kegiatan berbagi pengetahuan, lokakarya, serta pengembangan keterampilan teknis (hard skills) bagi mahasiswa.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat SDGs 4 dalam mendorong pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Keberhasilan Ni Made sebagai mahasiswi Program Studi Informatika yang mampu bersaing dalam seleksi nasional juga menjadi representasi positif bagi perempuan di bidang teknologi atau Women in Tech.
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan dan kapasitas yang sama untuk berkembang, memimpin, serta berprestasi dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Keberhasilan Ni Made diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda Indonesia untuk berani mengambil peran dan berkontribusi dalam perkembangan sektor teknologi digital.
Program Google Student Ambassador juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja modern, termasuk kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi.
Penguatan kompetensi tersebut dapat meningkatkan kesiapan kerja (employability) mahasiswa. Dalam jangka panjang, peningkatan kualitas sumber daya manusia digital diharapkan turut mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi berbasis digital di Indonesia.
Keterlibatan Universitas Teknokrat Indonesia dalam ekosistem Google Student Ambassador mencerminkan pentingnya kemitraan antara perguruan tinggi dan sektor teknologi global.
Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi terjadinya transfer pengetahuan, penguatan kompetensi digital, serta perluasan akses terhadap perkembangan teknologi. Sinergi lintas sektor seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi yang inklusif sekaligus mendukung upaya mengurangi kesenjangan digital.
Keberhasilan Ni Made Ameylia Sari menjadi Google Student Ambassador Batch 2 Tahun 2026 menjadi catatan positif bagi Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus bukti bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
Lebih dari sekadar pencapaian individu, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UTI lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, berani mengikuti berbagai kompetisi, serta mengambil peran dalam perkembangan teknologi dan masyarakat.
Dengan semakin aktifnya mahasiswa dalam berbagai program nasional dan kolaborasi dengan institusi teknologi global, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing global.
Pencapaian Ni Made sekaligus memperkuat semangat UTI untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung
#KampusBerdampak
#KampusTerbaikdiLampung