PENDAFTARAN

Inovatif! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kembangkan Riset Madu Trigona

Universitas Teknokrat Indonesia mengembangkan riset madu trigona untuk mendukung peningkatan Sustainable Development Goals (SDGs) Center kampus setempat.

Dalam pengembangannya, riset ini dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dalam proses teknik budidaya hingga kebijakan pelestarian alam.

Pengembangan ini dilakukan untuk mengungkap rahasia di balik keberhasilan dalam mendukung kehidupan koloni lebah madu trigona.

Baca juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Lolos Kampus Mengajar 7, Siap Kontribusi Terbaik

Tak hanya itu, dosen dan mahasiswa juga melakukan riset bagaimana menelisik kehidupan koloni lebah hingga dapat menghasilkan madu berkualitas tinggi.

Selain berfokus kepada hasil madu yang dihasilkan oleh lebah, dosen dan mahasiswa juga menyiapkan bunga-bunga terbaik yang disukai dan menjadi pilihan bagi si lebah trigona.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM. mengatakan, penangkaran lebah teknoBee ini disiapkan untuk dosen dan mahasiswa melakukan penelitian juga dalam melestarikan keberlangsungan sekaligus memproduksi madu yang berkualitas.

“Keberhasilan dosen mahasiswa Teknokrat dalam meneliti penangkaran lebah trigona yang sudah berlangsung selama satu tahun ini, alhamdulillah hasilnya pun sudah dipasarkan di E-commerce dan beberapa outlet di Bandar Lampung,” kata Mahathir kepada wartalampung.id, Rabu, 10/1/2024.

Mahathir menambahkan, ke depan, riset semacam ini akan terus dikembangkan. Dengan demikian, dosen dan mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman empirik yang berkualitas. Selain itu, menjadikan Teknokrat sebagai salah satu pihak yang mendukung ketercapaian SDGs.

Baca juga : Riset di Prancis, Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Syaiful Ahdan Hasilkan Jurnal Reputasi Internasional

Mahathir juga ingin agar laboratorium mereka bisa semakin komprehensif dalam melakukan riset dan pengembangan teknologi. Ia meyakini, pengembangan madu trigona ini ke depan akan sukses. Ia juga mendorong mahasiswa juga rajin dalam melakukan riset berbasis teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Mahathir mengatakan, kemampuan mahasiswanya dalam melakukan riset memang terus berkembang. Meskipun tidak spesifik menguasai dari sisi pertanian dan peternakan, banyak inovasi Teknokrat yang sukses dalam bidang ini.

Apalagi didukung oleh ketersediaan laboratorium di alam terbuka pada Technopark di Gedongmeneng yang selama ini menjadi tempat persemaian teknologi kampus ini.