TIPS TERBARU!! MENULIS ARTIKEL ILMIAH YANG BAIK UNTUK MAHASISWA

Artikel ilmiah adalah karya tulis yang menyajikan fakta-fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Artikel Ilmiah dapat berupa berupa artikel asli, mini review, review, dan shortcommunication /notes/ komentar. Secara umum karya tulis ilmiah memiliki struktur yang terdiri dari judul artikel, nama penulis dan alamat email, abstrak, pendahuluan, data, metode penulisan/penelitian, kesimpulan, pembahasan, kesimpulan, dan referensi.

Ciri-Ciri Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Karya ilmiah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Objektif, artinya adalah bahwa meskipun keberadaan fenomena yang sedang dibahas berbeda dengan salah satu bidang ilmiah, isi suatu karya ilmiah hanya dapat dikembangkan dalam kondisi keberadaannya yang sebenarnya untuk orang lain.

2. Masuk akal, hal ini penting karena berfungsi sebagai wahana untuk saling kritik terhadap apa yang sedang dibahas.

3. Berhati-hati (menahan diri dan tidak berlebihan), jujur ​​dan lugas, serta tidak melibatkan motif pribadi atau kepentingan tertentu.

4. Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa formal, sehingga hanya berfokus pada ilmu dan tidak menggunakan gaya bahasa kasual.

5. Tautan ke sumber disertai dengan identifikasi sumber yang jelas.

Terkait : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Teknokrat

7 Bagian Penting Dalam Menulis Artikel yang Harus Diperhatikan

1. Judul Artikel

Judul ini seharusnya menarik dan bersifat provokatif. Pada bagian judul sebaiknya menggambarkan sebuah isi atau temuan yang akan dibahas, tidak berupa singkatan dan tanpa nama objek atau lokasi tempat penelitian penelitian yang dilakukan.

2. Abstrak (Ringkasan Penelitian)

Intisari merupakan ikhtisar dan merupakan urain singkat yang memuat permasalahan, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. lntisari dibuat  untuk memudahkan pembaca  mengerti  secara  cepat  isi  skripsi  untuk  memutuskan apakah  perlu  membaca lebih  lanjut  atau  tidak.  Permasalahan dan  tujuan  disajikan  dalam pengantar,  metode dijelaskan dari  jalan  penelitian, hasil  penelitian, dan  kesimpulan. Karena itu intisari umumnya  terdiri  atas  3  alinea dan  panjangnya  tidak  lebih  dari  1  (satu)  halaman  (250 karakter) dan diketik 1 (satu) spasi. Intisari ditulis dalam 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

3. Keyword (Kata Kunci)

Keyword atau kata kunci merupakan hal yang penting dalam pembuatan artikel ilmiah. Konsep ini berupa kata atau frasa, disusun dari spesifik ke umum. Keyword atau kata kunci merupakan kata-kata penting dalam penelitian. Dalam keywords atau kata kunci tidak harus termuat dalam judul dan dalam abstrak.

4. Pendahuluan

Pendahuluan diharapkan dapat menarik perhatian dan meyakinkan pembaca akan pentingnya penelitian. Bagian ini berisi informasi latar belakang masalah yang diteliti, tinjauan pustaka sebagai dasar literature melakukan penelitian, dan pendahuluhan semestinya bersifat objektif.

5. Metode Penelitian

Pada bagian medote penelitian ini penulis harus menonjolkan bagaimana cara menganalisis data yang diteliti bukannya cara mengumpulkan data. Metode penelitian mengandung uraian tentang bahan atau materi penelitian, alat, jalannya penelitian, variabel, data yang akan dikumpulkan, dan analisis hasil.

6. Hasil dan Pembahasan

Hasil dan pembahasan berisi argumentasi yang kuat, ketajaman analisis, sajian data yang mendukung pembahasan, dan perbandingan kritis dengan penelitian lain.

7. Simpulan

Simpulan ini harus menjawab tujuan penelitian dan memperkuat hasil penelitan tanpa adanya pembahasan yang baru. Serta simpulan juga berisi implikasi penelitian untuk mengetahui manfaat yang telah dihasilkan dengan melakukan penelitian tersebut.

8. Daftar Pustaka

Daftar pustaka hanya memuat pustaka atau referensni yang digunakan dalam penyusunan artikel ilmiah saja. Tidak perlu sama dengan daftar pustaka atau referensi yang terdapat dalam laporan penelitian ilmiah. Bagian ini memuat pustaka yang digunakan dalam dokumen usulan penelitian. Penulisan  daftar  pustaka  mengkuti  sistem  Harvard  dan  di  urutkan  sesuai  dengan  urutan abjad nama  akhir  penulis  pertama.  Perlu diperhatikan bahwa  daftar  pustaka  berisi  daftar buku teks atau artikel ilmiah/jurnal yang mendukung penelitian.

Baca Juga : TIM DOSEN UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA GELAR PKM DI DESA MARGOSARI, METRO KIBANG, LAMPUNG TIMUR

Tips Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Mahasiswa

Berikut ini bebarapa tips menulis artikel yang baik dan benar yang bisa anda gunakan :

1. Menentukan Pokok Bahasan dan Cara Penulisannya

Tips yang pertama yaitu tentukan pokok bahasan dan cara penulisan terlebih dahulu. Cara membuat artikel ilmiah yang sukses dan bermakna tentunya dimulai dengan mengidentifikasi topik dan memilih metode penulisan yang sesuai dan tepat untuk pokok bahasan. Akan lebih baik jika subjek dan metode yang dipilih cukup dikuasai oleh penulis yang diklaim sendiri dari artikel ilmiah ini untuk memudahkannya di kemudian hari

2. Siapkan gambar dan tabel.

Jangan biakan artikel ilmiah menyajikan informasi dan presentasi ilmiah semata-mata untuk konten deskriptif. Anda juga dapat menambahkan gambar dan tabel atau bagan untuk mendukung model presentasi Anda, membuat informasi lebih efisien dan lebih mudah dibaca. Cara membuat makalah penelitian dengan presentasi model interaktif ini akan membuat makalah penelitian Anda jelas dan mudah dipahami.

3. Tulis temuan Anda

Bagian ini menjawab pertanyaan “Apa yang Anda temukan?” Oleh karena itu, hanya hasil penelitian yang representatif yang harus disajikan. Dan itu akan dimasukkan ke dalam bagian “diskusi” nanti. Yang terpenting, jangan sertakan tautan di bagian ini. Kami mengumumkan hasil kami, jadi kami tidak dapat mengirim orang lain ke sini. Rekomendasi kepada orang lain harus dimasukkan dalam bagian diskusi, karena kita sedang mendiskusikan konsekuensinya.

4. Penyajian Hasil Diskusi

Bagian ini menjelaskan apa yang telah dipelajari dalam penelitian. Anda harus menulis diskusi penelitian, tetapi Anda tidak boleh menulis ulang temuan Anda. Di sini Anda harus membandingkan hasil yang dipublikasikan di tautan jurnal dengan milik Anda sendiri (menggunakan beberapa tautan yang disertakan dalam pendahuluan).

5. Jelaskan dengan jelas temuan penelitian Anda

Bagian ini menunjukkan bagaimana penelitian Anda berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan modern. Pada beberapa jurnal, bagian ini merupakan bagian tersendiri. Kesimpulan, di sisi lain, ada di paragraf terakhir diskusi. Tanpa kesimpulan yang jelas, akan sulit bagi pembaca untuk menentukan apakah karya ilmiah dan jurnal Anda layak untuk dipublikasikan. Kesimpulan dapat ditarik secara umum atau khusus berkenaan dengan tujuan yang terkandung dalam pendahuluan.

6. Tulislah pendahuluan yang persuasif

Ini adalah kesempatan untuk meyakinkan pembaca tentang manfaat penelitian ini. Anda harus mengutip karya asli dan signifikan, termasuk makalah penelitian terbaru.

Translate »