Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA Narasumber Talk Show Peringatan HAKTEKNAS ke-27 Balitbangda

Sejak lama, Universitas Teknokrat Indonesia telah mendorong proses transformasi di bidang pendidikan. Pada tahun 2014, pembelajaran daring dilakukan Teknokrat, karena beberapa dosen sedang menempuh pendidikan S2 dan S3 di beberapa kampus ternama di dalam dan luar negeri. Untuk menangani pembelajaran, teknokrat telah memulai pembelajaran daring melalui berbagai aplikasi.

Teknokrat Terdepan tentang inovasi Teknologi

rektor uti narasumber hakteknas

Secara umum, sejak tahun 2020, perguruan tinggi di Indonesia baru memulai pembelajaran daring akibat pandemi COVID-19. Teknokrat sudah memulai dari awal dan siap saat Indonesia memasuki pandemi.

Juga dalam pembelajaran berbasis teknologi. Kemampuan mahasiswa teknokrat dalam merakit robot telah dibuktikan dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional. Mahasiswa teknokrat sering menjadi juara nasional dan internasional di banyak kompetisi robotika.

rektor uti narasumber hakteknas
Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia ikut hadir dalam acara Talkshow tersebut

Mahasiswa Teknokrat juga memulai proyek mobil listrik sejak dini. Bahkan, keseriusan tersebut tercermin secara khusus mengirimkan beberapa mahasiswanya untuk belajar kendaraan listrik di UGM.

Juga dalam hal pemanfaatan energi matahari, Teknokrat merupakan kampus swasta pertama di Lampung yang serius dalam hal ini. Saat ini para petugas teknis sedang menyiapkan beberapa perangkat panel listrik sebagai bentuk green campus di bidang pemanfaatan energi.

Demikian intisari pidato yang disampaikan oleh Dr HM Nasrullah Yusuf, Rektor Universitas Teknik Indonesia, sebagai narasumber di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Lampung di Hotel Emersia pada Rabu, 30 November 2022 di peluncuran Transformasi Pendidikan.

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27

rektor uti narasumber hakteknas

Acara ini diadakan untuk memaknai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27.

Nasrullah mengatakan, pergeseran bentuk ini bahkan terlihat di kalangan siswa SMA dan SMK di Lampung, dalam program sekolah pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh dosen dan mahasiswa teknokrat.

Teknokrat membekali guru dan siswa dengan perakitan robot yang mudah, pengenalan dunia maya, dan pemanfaatan teknologi terapan lainnya. Apa yang dilakukan teknokrat selama ini, kata Nasrullah, merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Nasrullah mengatakan, dengan mengenalkan teknologi kepada masyarakat, implementasi publik bisa berjalan lancar.

Apresiasi Kepala Balitbangda lampung

rektor uti narasumber hakteknas

Hamartoni Ahadis, Kepala Balitbangda Lampung, menyambut baik sambutan tersebut. Ia juga mengapresiasi Universitas Teknokrat Indonesia yang telah menjadi garda terdepan dalam penerapan teknologi baru. Ia mengapresiasi kiprah dosen dan mahasiswa yang telah melakukan pengabdian masyarakat di banyak sekolah dan desa di Lampung.

Ia berharap perguruan tinggi lain menyebarkan ilmu ini kepada masyarakat. Dengan demikian, budaya pengembangan riset dan teknologi di Lampung dapat lebih ditingkatkan.