MAHASISWA S1 TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA RELAWAN PASCA BENCANA GUNUNG SEMERU

Indonesia menangis lagi, peristiwa erupsi gunung semeru yang terjadi di awal Desember lalu berdampak terhadap setidaknya 5.205 jiwa. Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Semeru merupakan gunung

tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut. Gunung ini terbentuk akibat subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia.

Peristiwa Erupsi Yang Terjadi di Kabupaten Lumajang

Peristiwa erupsi yang terjadi di Kabupaten Lumajang ini mengundang empati dan menggerakkan banyak orang untuk dapat andil memberikan bantuan demi meringankan beban korban terdampak. Sebagai perwujudan mahasiswa yang sigap dan tanggap bencana. Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) turut menjadi bagian menjadi relawan bencana dalam peristiwa erupsi gunung semeru tersebut.

Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UTI menjadi Relawan

Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia ini telah menjadi menjadi relawan bencana erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang kurang lebih selama satu minggu. Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia yang menjadi relawan tersebut dari 18-26 Desember 2021. Dua Mahasiswa Program Studi  S1 Teknik Sipil tersebut yang mewakili mahasiswa lain untuk menjadi bagian dari relawan erupsi gunung semeru yakni Leonard Rachmad Danu dan Yoga Kaharudin Bahri.

Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UTI, Rasa Kemanusiaan Terhadap Korban Terdampak Erupsi Semeru

Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia tersebut tergerak menjadi relawan karena rasa kemanusiaan terhadap korban terdampak erupsi Semeru. Leo sebagai Ketua Divisi Sosial Masyarakat pada Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia, menyatakan bahwa “Indonesia adalah negara yang rawan terhadap bencana, sebagai perwujudan mahasiswa yang sigap dan tanggap terhadap bencana, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan membantu mereka yang terdampak. Mereka yang terdampak pasti sangat membutuhkan bantuan baik secara material maupun spiritual. Inilah suatu bentuk kepedulian yang bisa dilakukan sebagai seorang mahasiswa” tuturnya.

Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UTI dalam Kegiatan Sosial Pasca Bencana Gunung Semeru

Selama satu minggu menjadi relawan di kawasan sekitar gunung semeru yang terdampak banyak kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan sosial yang dilakukan dengan meninjau langsung lokasi pengungsian diantaranya adalah membantu mendistribusikan kebutuhan korban di pengungsian, relawan mahasiswa UTI  juga bekerja sama dengan BPBD setempat dalam penyediaan air bersih untuk kebutuhan korban erupsi. Selain sebagai relawan mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil UTI  juga  menyerahkan dana sebesar 5 juta rupiah kepada para pengungsi yang ada di daerah Lumajang. Dana tersebut merupakan hasil penggalangan dana, yang dilakukan selama 3 hari sejak tanggal 14 – 16 Desember 2021 yang merupakan kegiatan penggalangan dana antara HIMA S1 Teknik Sipil dengan HIMA di Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Sastra dan Ilmu pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Fakultas dan Universitas serta Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil UTI Dian Pratiwi, S.T., M.Eng. melakukan pelepasan dan pemantauan secara rutin dilakukan setiap harinya oleh Dian pada malam hari melalui daring, kepada relawan mahasiswa UTI Pasca Bencana Semeru.                    

Berdasarkan informasi dari 2 mahasiswa UTI tersebut tidak hanya materi saja yang diperlukan oleh masyarakat sekitar pasca bencana, tetapi masyarakat yang terdampak bencana tersebut sangat membutuhkan relawan untuk pembangunan infrastur dan juga pengobatan dari segi psikologis bagi para korban bencana tersebut, ungkap dian pratiwi.

Wakil Rektor III Universitas Teknokrat Indonesia

Wakil Rektor III Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T. mengapresiasi pengalangan dana ini sekaligus penyaluran bantuan langsung pada korban erupsi.  Semoga yang telah dilakukan Mahasiswa  S1 Teknik Sipil UTI sebagai relawan bencana alam dapat meningkatkan rasa kemanusian bagi mahasiswa lainnya. Korban erupsi bencana alam ini masih sangat membutuhkan uluran tangan dari kita sebagai insan yang sosial. (teknokrat).

Translate »