PENDAFTARAN

Mahasiswa Manajemen Pemasaran UTI Pamerkan Produk Totebag Painting di Teknokrat Academic Expo

Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menampilkan produk kreatif berupa totebag painting dalam kegiatan Academic Expo UTI. Pameran akademik tahunan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam karya nyata yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga: Mahasiswi S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Lulus dengan Karya Ilmiah Nasional Sinta 2

Produk totebag painting tersebut merupakan hasil proyek mata kuliah Manajemen Pemasaran yang diampu oleh dosen Fitri S.M., M.Sc. Dalam proyek ini, mahasiswa ditantang untuk merancang sebuah produk sejak tahap awal, mulai dari penggalian ide, analisis pasar, penentuan target konsumen, perhitungan biaya produksi, hingga penyusunan strategi promosi.

“Melalui proyek ini, mahasiswa belajar bahwa pemasaran tidak hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang memahami kebutuhan konsumen, membangun nilai, dan menciptakan diferensiasi,” ujar Fitri S.M., M.Sc., selaku dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran.

Totebag yang dipamerkan memiliki keunikan pada desainnya yang dilukis secara manual, sehingga setiap produk memiliki motif yang berbeda dan bersifat custom. Keunikan tersebut menjadi daya tarik utama karena memberikan kesan eksklusif dan personal bagi pengguna.

Selain mengedepankan unsur estetika, produk ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan tas kain sebagai alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai. Sasaran pasar produk ini adalah kalangan mahasiswa dan masyarakat umum yang menyukai barang fungsional dengan sentuhan seni serta memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.

Salah satu mahasiswa peserta pameran menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dalam Academic Expo memberikan pengalaman berharga dalam memperkenalkan produk kepada publik.

“Kami tidak hanya memajang produk, tetapi juga harus menjelaskan konsep, keunggulan, serta strategi pemasarannya kepada pengunjung. Dari situ kami bisa melihat langsung respon pasar dan mendapatkan masukan untuk pengembangan produk ke depan,” ujarnya.

Melalui interaksi langsung dengan pengunjung, mahasiswa belajar menghadapi berbagai karakter konsumen, menjawab pertanyaan, menangani kritik, hingga membaca minat beli masyarakat. Pengalaman ini dinilai sangat penting sebagai bekal sebelum terjun ke dunia kerja maupun dunia usaha.

Pihak Universitas Teknokrat Indonesia berharap Academic Expo dapat terus menjadi sarana pembelajaran aplikatif yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan antara dunia kampus dan dunia industri kreatif,” demikian pernyataan perwakilan pihak universitas.

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing, mampu menciptakan peluang usaha, serta berkontribusi positif bagi masyarakat melalui produk-produk kreatif yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Pamerkan Cookies Premium Bonava Karya Mahasiswa FEB di Teknokrat Academic Expo 2026