PENDAFTARAN

Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Intan Hamzah Berbagi Praktik Pembelajaran Membaca dan Menulis pada Pelatihan Pengajar BIPA di Lampung

Dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Intan Hamzah, S.Pd., M.Pd., turut berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Ia hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Fasilitasi Ke-BIPA-an: Peningkatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI yang digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung di BPMP Provinsi Lampung pada 28–30 Juli 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas para pengajar BIPA agar sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Selama tiga hari, pelatihan ini diikuti puluhan pengajar BIPA dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Lampung, dengan menghadirkan para ahli di bidang pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing.

Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan Teknologi Otomatisasi di Perkebunan Dewa Melon Pringsewu

Fokus Materi: Pembelajaran Membaca dan Menulis dalam Konteks BIPA

Dalam sesi pemaparannya, Intan Hamzah menyampaikan materi bertajuk “Praktik Baik Pembelajaran Membaca dan Menulis”, yang menyoroti pentingnya dua keterampilan dasar ini dalam pengajaran BIPA.

“Membaca dan menulis adalah kunci untuk membuka pemahaman budaya dan struktur bahasa Indonesia bagi penutur asing. Pengajaran harus berbasis konteks dan pengalaman mereka agar lebih bermakna dan komunikatif,” jelas Intan.

Ia menekankan pentingnya penggunaan teks otentik seperti artikel berita, cerita pendek, dan teks populer sebagai bahan ajar. Untuk meningkatkan keterampilan menulis, Intan mendorong pengajar untuk mengajak peserta BIPA menulis refleksi pribadi tentang pengalaman mereka di Indonesia, sehingga kegiatan belajar juga menjadi sarana mengenal budaya Indonesia lebih dalam.

Apresiasi dan Dampak Positif bagi Pengajar BIPA

Materi yang disampaikan oleh Intan mendapatkan respons positif dari para peserta. Beberapa pengajar mengaku mendapat perspektif baru dalam menyusun metode pengajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan.

“Saya jadi terinspirasi untuk menerapkan pendekatan berbasis teks dalam kelas BIPA. Selama ini kami fokus pada tata bahasa, padahal membaca dan menulis juga penting dan bisa diajarkan secara menarik,” ujar salah satu peserta.

Selain sesi presentasi, kegiatan fasilitasi juga dilengkapi dengan workshop praktik, diskusi kelompok, dan simulasi pengajaran. Dengan demikian, para peserta dapat langsung mencoba metode dan pendekatan yang disarankan dalam kelas nyata.

Komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam Diplomasi Kebahasaan

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi atas kontribusi dosennya dalam forum bergengsi ini.

“Kami bangga Bu Intan dapat mewakili Universitas Teknokrat Indonesia dalam forum pengajar BIPA ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Teknokrat tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pengembangan bahasa dan budaya Indonesia di tingkat global,” ungkap Nasrullah.

Sebagai kampus berkelas internasional, Universitas Teknokrat Indonesia secara aktif mendorong dosen untuk terlibat dalam kegiatan yang mendukung diplomasi kebahasaan dan memperkuat posisi Bahasa Indonesia di mata dunia.

Profil Narasumber: Intan Hamzah, Pengajar BIPA Berpengalaman

Intan Hamzah dikenal sebagai dosen yang aktif dalam pengajaran BIPA, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ia telah berpartisipasi dalam berbagai program internasional dan menjadi narasumber dalam pelatihan pengajar BIPA di berbagai daerah.

Partisipasinya dalam kegiatan ini semakin menegaskan kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pengajar BIPA dan memperluas jangkauan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.